Lainnya Piranti Lunak

PHP VS Python: Sebuah Perbandingan Bahasa Pemrograman Komprehensif

PHP VS Python: A Comprehensive Comparison

php-vs-pythonJika anda ingin belajar bahasa pemrograman dan anda bingung bahasa pemrograman manakah yang ingin anda pelajari, maka artikel perbandingan PHP vs Python ini dapat menolong anda untuk berjalan di jalur yang benar. Dunia sains komputer dapat menjadi sebuah bidang yang sangat sulit untuk ditekuni, namun keuntungan yang akan didapatkan membuat banyak orang masih tetap terjun ke dalamnya. Dengan begitu banyak sumber yang dapat anda gunakan untuk belajar, maka anda bisa memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berhasil jika anda memulai dengan bahasa pemrograman yang memang cocok dengan anda.

Kita akan memulai perbandingan PHP vs Python dengan membahas kedua bahasa pemrograman ini secara terpisah lebih dahulu. Saya akan membahas kelebihan dan kekurangang masing-masing, serta pro dan kontra di seputar kedua bahasa ini. Setelah itu kita akan membahas perbedaan utama dari PHP dan Python. Apa itu PHP? Apa itu Python? Terakhir, kita akan menentukan kriteria spesifik untuk membandingkan keduanya, lalu barulah kita dapat menentukan bahasa pemrograman mana yang lebih baik, PHP atau Python.

Pengantar – PHP vs Python

Jadi ayo kita mulai artikel PHP vs Python ini dengan mendiskusikan latar belakang keduanya secara terpisah. Jika anda sudah tahu apa itu PHP atau apa itu Python, maka anda dapat membaca bagian ini untuk menyegarkan pengetahuan anda lagi soal beberapa informasi penting di dalamnya. Tentu saja, kita tidak dapat membandingkan dua bahasa pemrograman ini jika kita sendiri bahkan tidak tahu latar belakang mereka, kan?

PHP

PHP adalah bahasa pemrograman yang dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1994. PHP sendiri merupakan salah satu bahasa scripting paling populer di dunia. Perhatikan bahwa saya menggunakan kata scripting. Bahasa pemrograman scripting adalah bahasa yang tidak hanya dapat menggunakan coding saja, tetapi juga potongan skrip spesifik yang sudah menjadi bawaan (pre-defined). Potongan-potongan skrip ini membuat pekerjaan seorang programmer menjadi lebih mudah karena mereka dapat menjalankan suatu proses secara otomatis tanpa harus ada campur tangan orang lain secara manual.

Salah satu fitur PHP yang paling dikenal adalah soal kecepatannya. Bahasa pemrograman PHP sangat sering dipakai untuk membuat website. Tentu saja tidak heran jika salah satu aspek penting dari membuat website adalah penggunaan bahasa pemrograman yang cepat dan lancar. PHP juga memiliki proses yang cepat berkat frameworknya. Framework PHP yang didesain dengan bagus dapat menyelesaikan sebuah isu yang rumit dengan sangat cepat, sehingga efisiensi pekerjaan menjadi sangat meningkat.

php-vs-python

PHP juga dianggap sebagai sebuah bahasa pemrograman yang hebat berkat kecocokannya untuk digunakan dalam tim. Banyak perusahaan di seluruh dunia yang menggunakan PHP untuk membuat website. Karena itu, tidak heran jika ada begitu banyak kursus dan tutorial online di internet yang didedikasikan untuk mengajarkan para pemula soal apa itu PHP.

Salah satu masalah terbesar yang muncul ketika kita bicara soal perbandingan PHP vs Python adalah masalah pembaruan kualitas bahasa pemrograman. Menurut para penggunanya, belum pernah ada pembaruan sistem PHP yang tidak memunculkan masalah baru biarpun pembaruan tersebut memberikan peningkatan sistem. Biarpun masalah ini bukan masalah yang sangat merugikan (beberapa masalah tersebut langsung diselesaikan saat itu juga), anda harus mengingat-ingat masalah ini jika kita ingin membandingkan PHP dan Python.

Sekarang anda sudah tahu latar belakang dari bahasa pemrograman PHP, selanjutnya kita akan membahas soal bahasa Python. Kita juga akan membahas informasi latar belakang dari Python, lalu kita juga akan membahas pro dan kontra seputar bahasa pemrograman ini.

Python

Python adalah bahasa pemrograman yang dibuat oleh Guido van Rossum, pada tahun 1991. Python adalah sebuah bahasa yang memiliki tujuan penggunaan yang luas. Itu berarti, bahasa Python dapat digunakan untuk berbagai macak kegiatan “sehari-hari”. Bahasa ini adalah salah satu bahasa pemrograman yang paling terkenal dan paling sering dipakai di dunia, serta sangat dikenal dengan fitur keterbacaannya.

Seiring berjalannya waktu, bukan rahasia lagi jika ada semakin banyak orang yang lebih tertarik untuk belajar bahasa pemrograman yang sederhana dan mudah. Biarpun tidak semua orang seperti, anda tidak dapat menyangkal statistik yang ada. Kebanyakan orang lebih menyukai bahasa pemrograman yang dapat mereka pelajari dengan cepat. Salah satu alasan dari kecenderungan ini adalah karena adanya persaingan ketat di lapangan pekerjaan sebagai programmer. Banyak orang yang ingin segera memulai karier mereka sesegera dan semanusiawi mungkin. Jadi, semakin singkat waktu yang mereka butuhkan untuk mempelajari sebuah bahasa pemrograman, semakin cepat pula mereka dapat memulai karier di bidang pemrograman.

php-vs-python

Bahasa Python itu unik. Jika anda harus membandingkan Python dengan PHP, maka bahasa Python sebenarnya lebih mudah untuk dibaca dan dipahami dibandingkan dengan bahasa pemrograman yang lain. Python sendiri didesain sebagai sebuah bahasa pemrograman tingkat tinggi. Itu berarti, sintaks dari Python sendiri sangat mirip dengan bahasa Inggris. Anda tidak terlalu perlu banyak-banyak membuat coding. Kebanyakan dari deret Python ditulis menggunakan teks sederhana. Itulah alasan kenapa banyak pemula yang dapat langsung belajar dan menggunakan bahasa Python sesegera mungkin.

Tentu saja tidak akan ada satu orangpun yang menggunakan Python jika Python itu tidak bagus, biarpun bahasanya mudah dimengerti. Python sendiri dapat diaplikasikan ke berbagai macam platform berbeda. Inilah yang membuat Python sangat fleksibel dan berguna untuk programmer manapun.

Biarpun begitu, bahasa Python juga memiliki kekurangannya sendiri. Salah satu kekurangan Python dalam konteks PHP vs Python adalah soal kecepatan proses. Jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman populer lainnya (C, C++), maka Python sebenarnya lebih lambat. Lebih lagi, Python juga dikenal sangat memakan banyak memory. Kekurangan inilah yang membuat banyak programmer merasa jengkel dengan bahasa Python.

Dengan begitu, sekarang anda sudah tahu sedikit lebih banyak soal kedua bahasa pemrograman ini. Bagian selanjutnya dari tutorial PHP vs Python ini adalah membandingkan keduanya dengan melihat poin perbedaan dan persamaan.

Perbedaan dan Persamaan – PHP VS Python

Di dalam diskusi soal PHP vs Python, kita harus memperjelas bahwa bahasa Python merupakan bahasa pemrograman high-level dengan kegunaan luas, sementara bahasa PHP adalah bahasa scripting. Biarpun potongan skrip dapat membuat pekerjaan seorang programmer menjadi lebih mudah, ada banyak programmer yang memilih Python karena penggunaannya yang high-level.

Perbedaan besar lainnya antara kedua bahasa pemrograman ini adalah: bahasa Python sangat terorientasi obyek (OOP), sementara bahasa PHP hanya bersifat OOP parsial. OOP (Object-Oriented Programming) adalah elemen yang telah mendominasi dunia programming akhir-akhir ini. Bahasa pemrograman OOP adalah bahasa yang sangat berfokus pada obyek. Itu berarti, bahasa tersebut dapat mencapai efisiensi tertinggi dan memiliki proses yang lebih cepat jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman non-OOP.

Satu-satunya persamaan yang dapat ditemukan dari kedua bahasa pemrograman ini adalah soal paradigma programming. Selain itu, bahasa Python sangatlah berbeda dari bahasa PHP, dan juga sebaliknya.

Dengan begitu, ada pertanyaan terakhir yang masih belum kita jawab, “PHP atau Python?”. Sebelumnya mari kita susun terlebih dahulu kriteria perbandingan.

Kriteria Perbandingan

Biarpun ada berbagai macam pendekatan yang dapat kita lakukan untuk membahas topik PHP vs Python, ada beberapa poin kunci yang dapat kita gunakan untuk menganalisis kualitas sebuah bahasa pemrograman. Saya telah memilih tiga kriteria berbeda yang dapat memperlihatkan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing bahasa pemrograman. Kita juga akan menggunakan kriteria ini untuk analisis lebih lanjut.

Tiga poin kriteria tersebut adalah soal kesederhanaan, popularitas, dan gaji programmer. Sebelum kita membahas lebih lanjut soal analisis PHP vs Python, mari kita bahas secara singkat masing-masing dari ketiga poin ini agar kita dapat menggunakannya.

Kesederhanaan

Saya telah menyebutkan di bagian awal bahwa kesederhanaan adalah sebuah topik kontroversial di dalam dunia programming. Anda mungkin berpikir kenapa bisa begitu? Bukankah semakin sederhana maka semakin bagus dan mudah? Biarpun logika ini benar secara permukaan, ada banyak programmer veteran yang akan tidak setuju. Menurut mereka, mengambil jalan yang paling mudah untuk belajar bahasa pemrograman yang sederhana akan membuat anda gagal untuk memahami filosofi pemrograman secara lengkap. Anda akan kehilangan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis anda, serta tidak mendapatkan kesempatan untuk belajar pemrograman “secara benar”.

Biarpun opini ini ada benarnya, opini ini sendiri tidak didukung oleh statistik yang ada. Ada peningkatan jumlah angka dari orang-orang yang memilih untuk belajar bahasa pemrograman seperti Python atau HTML. Mereka juga mencari pekerjaan yang lebih membutuhkan ketrampilan dan pengetahuan dari kedua bahasa itu. Ketersediaan lapangan kerja akan menentukan tren dan ritme persaingan, sehingga biasanya orang akan lebih memilih bahasa pemrograman yang lebih mudah untuk dipelajari.

Popularitas

Popularitas adalah poin yang sulit untuk dibahas. Biarpun poin ini terlihat subyektif dan tidak perlu, sebenarnya poin ini sangatlah krusial untuk diskusi soal PHP vs Python.

Ada dua alasan argumen kenapa anda lebih baik memilih belajar bahasa pemrograman yang populer. Pertama, karena adanya dukungan komunitas online. Jika ada bahasa pemrograman yang memiliki komunitas online yang kuat dan dinamis, maka anda tidak akan kesulitan untuk mencari bantuan. Lebih lagi, jika anda menemukan adanya bug atau kesalahan dalam bahasa pemrograman tersebut, anda dapat dengan langsung menghubungi forum online di internet untuk meminta petunjuk dan bantuan. Jika bahasa pemrograman yang anda pelajari tidaklah populer, maka tentu saja anda akan kesulitan untuk mencari bantuan ketika anda membutuhkannya.

Poin kedua saya juga berhubungan dengan poin di atas. Sebuah komunitas yang dinamis akan selalu berusaha untuk memperbaiki bahasa pemrograman favorit mereka. Bagaimana caranya? Ada beberapa cara, tapi cara yang paling mudah terlihat adalah dengan membuat sumber pembelajaran online, agar ada para pemula yang dapat dengan mudah mengakses materi untuk dapat belajar bahasa pemrograman tersebut. Bayangkan jika anda ingin belajar suatu bahasa pemrograman, namun anda tidak dapat menemukan informasi apapun soal bahasa tersebut di internet. Anda akan sangat-sangat kecewa! Tentu saja anda tidak akan menemukan masalah ini jika anda mempelajari bahasa pemrograman yang populer. Ada begitu banyak informasi yang tersedia (mulai dari forum diskusi hingga kursus online) yang dapat anda cari di internet.

Gaji/Pendapatan

Angka gaji programmer adalah sesuatu yang sangat diidam-idamkan. Fakta ini tidak dapat dipungkiri. Hanya saja, ketrampilan bahasa pemrograman tertentu juga memberikan angka gaji yang berbeda bagi programmernya, tanpa terkecuali juga debat soal PHP vs Python. Baik itu karena kompleksitas sebuah bahasa atau karena adanya tuntunan pasar yang tinggi, beberapa bahasa pemrograman memang menjanjikan pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan bahasa yang lain.

Perbandingan

Akhirnya kita mencapai perbandingan dari PHP vs Python itu sendiri. Kita telah membahas ketiga poin kriteria di atas, dan akhirnya kita akan melihat apakah kita dapat menemukan bahasa pemrograman yang lebih superior dibandingkan yang satunya.

Yang Mana Yang Lebih Sederhana?

Jawabannya sangat mudah. Bahasa Python adalah bahasa pemrograman yang jauh lebih sederhana ketimbang PHP. Tentu saja tidak aneh lagi karena Python merupakan bahasa yang sangat menekankan fitur keterbacaan sebagai kekuatan utamanya.

Jawaban ini sangatlah terkait dengan tujuan pembuatan kedua bahasa ini. Biarpun bahasa Python adalah bahasa yang memiliki tujuan penggunaan yang luas, PHP sendiri dibuat untuk tujuan sebaliknya. Bahasa PHP dipakai khusus untuk membuat website. Biarpun begitu, bahasa Python sendiri dapat digunakan untuk berbagai macam proyek.

Yang Mana Yang Lebih Populer?

Dalam diskusi soal PHP vs Python, kedua bahasa ini sangatlah populer dan memiliki komunitas online yang dinamis. PHP sendiri pernah menjadi lebih populer daripada Python, namun sekarang Python telah masuk ke dalam pusaran mainstream karena penggunaannya dalam berbagai macam pembuatan platform (YouTube, Instagram, dsb.).

Yang Mana Yang Lebih Menjanjikan Gaji Lebih Tinggi?

Glassdoor mengestimasikan bahwa gaji rata-rata dari seorang programmer Python adalah sekitar $92,000 USD per tahun atau sekitar $7660 USD per bulan. Di sisi lain, programmer PHP mendapatkan sekitar $94,000 USD per tahun, atau sekitar $7800 USD per bulan.

Seperti yang dapat anda lihat, pendapatan programmer PHP vs Python hampir kurang lebi sama, biarpun programmer PHP mendapatkan sedikit lebih banyak. Alasannya bisa jadi karena PHP sedikit lebih rumit dan spesifik dibandingkan dengan bahasa Python.

Kesimpulan

Jadi sebagai perbandingan antara PHP vs Python, bahasa pemrograman manakah yang menurut anda lebih baik? Menurut saya, bahasa Python adalah pemenangnya jika kita menggunakan kriteria perbandingan di atas. Hanya saja, jika anda ingin terjun ke dalam pekerjaan dan topik yang lebih spesifik, maka bahasa PHP adalah pilihan yang jauh lebih baik.

Entah apapun alasan anda memilih antara PHP atau Python, semuanya itu tergantung pada tujuan dan preferensi anda. Tidak ada sesuatupun yang seharusnya dapat mempengaruhi opini anda jika anda sudah menentukan pilihan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pribadi anda.

Saya harap anda menikmati artikel perbandingan ini. Semoga beruntung!

Tambahkan Komentar

Klik di sini untuk mengirim komentar

More in Lainnya, Piranti Lunak
Python VS JavaScript: Tutorial Perbandingan Bahasa Pemrograman
Python VS JavaScript: Tutorial Perbandingan Bahasa Pemrograman

Close