Lainnya

Panduan Lengkap Cara Menjadi Seorang Software Developer

Panduan Lengkap Cara Menjadi Seorang Software Developer

how-to-become-a-software-developerSoftware development adalah salah satu jalur karier dengan ranking teratas di dalam bidang IT. Entah anda berasal dari latar belakang sains komputer atau topik yang berhubungan dengan matematika, software development adalah sebuah spesialisasi yang sangat atraktif. Jika anda sedang bertanya-tanya bagaimana caranya bisa menjadi seorang software developer, maka anda harus tahu berbagai aspek penting yang dibutuhkan untuk menjadi seseorang yang tahu cara membuat software. Itulah yang akan kita bahas di dalam tutorial ini.

Sebagai awal, kita akan membahas jalur karier dari software developer itu sendiri. Anda akan mendapatkan informasi mengenai apa itu software developer, dan bagaimana cara membedakan software developer dengan software engineer. Setelah itu, kita akan membahas dan mengelaborasikan tiga aspek besar yang dibutuhkan untuk menjadi seorang software developer yang dicari oleh banyak perusahaan. Terakhir, pada bagian penutup, kita akan membahas beberapa macam alasan mengapa ada banyak orang yang ingin menjadi seorang software developer.

Pengantar

Apa itu software developer dan apa yang mereka kerjakan? Tentu saja jika anda ingin mencari tahu bagaimana cara menjadi seorang software developer, maka anda sudah memiliki sedikit gambaran mengenai aspek utama yang diasosiasikan dengan profesi tersebut. Hanya saja, untuk memastikan agar kita memiliki konsep yang sama, maka saya akan membahas poin-poin utama dari profesi ini.

Software developer adalah profesi yang terkait dengan – software development (pengembangan perangkat lunak). Hanya saja, anda mungkin tidak tahu jika sebenarnya ada beberapa tipe berbeda dari profesi software developer di luar sana. Ada software developer yang membuat program desktop, mengembangkan platform website, dan lain sebagainya. Lebih lanjut lagi, jika kita bicara soal pembuatan website, sebagai seorang software developer anda bisa mengambil spesialisasi dalam bidang front-end, back-end atau sebagai seorang full stack developer. Ada begitu banyak tipe software developer yang berbeda!

Dengan begitu, masing-masing software developer ini bekerja di dalam platform spesifik mereka dan memiliki setidaknya dua tanggung jawab besar, yaitu preservasi dan pembaruan versi dari berbagai macam platform tersebut. Sebagai seorang software developer, anda akan harus bekerja sama dengan para desainer, software engineer (insinyur perangkat lunak), spesialis marketing dan berbagai macam orang lainnya agar anda dapat membuat kemajuan proses dan menemukan perencanaan agenda kerja yang akan dikerjakan bersama.

Sebagai ringkasan, jika anda ingin belajar cara membuat software dan menjadi seorang software developer, maka langkah pertama yang harus anda lakukan adalah menentukan obyek apa yang ingin anda kembangkan (entah itu platform website, aplikasi desktop, dll.). Semua detail dari pekerjaan yang akan anda lakukan sangatlah tergantung dari keputusan yang anda ambil.

Sekarang anda sudah tahu apa itu software developer. Hanya saja, ada banyak orang yang terkadang masih mencampuradukkan apa itu software developer dengan software engineer. Tanpa membahasnya terlalu detail, anda harus ingat bahwa para software developer tersebut bekerja dengan software itu sendiri, sementara para software engineer bertanggung jawab untuk mengerjakan bagian inti dari software tersebut. Dengan kata lain, para software engineer membuat fondasi yang menjadi landasan dari software yang akan dikembangkan.

Bagaimana Cara Menjadi Seorang Software Developer?

Sekarang, anda sudah tahu bahwa ada begitu banyak detail kecil yang menjadikan seseorang sebagai seorang software developer yang dapat diandalkan. Dalam artikel “Bagaimana Cara Menjadi Seorang Software Developer” ini, kami akan berfokus untuk membahas tiga dari aspek-aspek yang sering dijadikan acuan, yaitu: pendidikanmotivasi, dan pengalaman. Jika anda sudah menguasai ketiga aspek ini, maka anda dapat menjamin bahwa diri anda sedang berada di jalur yang benar untuk menjadi seorang software developer.

Pendidikan

Pendidikan adalah pijakan utama dari sebuah karier seorang software developer yang berhasil. Pendidikan yang tepat akan menjadi sebuah faktor krusial yang menentukan apakah anda akan mendapatkan pekerjaan tersebut atau tidak, apalagi jika anda mencoba untuk melamar pekerjaan di sebuah perusahaan besar.

Setelah anda menamatkan sekolah, maka pilihan terbaik yang dapat anda lakukan adalah mencoba untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi di dalam bidang matematika atau sains komputer. Ada berbagai macam perguruan tinggi dan universitas yang menawarkan jurusan spesialisasi software development, hanya saja mungkin topik tersebut belum terlalu populer.

Ketika anda belajar, maka anda harus memiliki fokus pada dua hal, yaitu: mendapatkan nilai yang tinggi dan berpartisipasi sebanyak-banyaknya dalam berbagai macam acara yang terkait dengan software development. Bicara soal nilai tinggi, maka hal ini sudah jelas. Karena karier sebagai seorang software developer sangatlah populer, maka anda bisa yakin bahwa anda akan mendapatkan banyak persaingan untuk satu posisi saja. Itu berarti, anda benar-benar harus sangat menonjol dan juga anda harus dapat menunjukkan kepada calon bos anda bahwa anda telah bekerja dengan sangat keras sejak awal anda mempelajari bidang ini. Itulah kenapa nilai yang bagus sangatlah penting. Kebanyakan perusahaan akan menanyakan soal nilai anda, dan kemudian mengevaluasi tingkat keahlian anda berdasarkan nilai yang anda dapatkan dalam transkrip nilai.

Sebagai tambahan, jika anda berpartisipasi dalam berbagai macam acara yang terkait dengan software development (seperti misalnya seminar, lokakarya, komunitas, dll.), maka anda bisa mulai membangun reputasi yang baik bagi diri anda sendiri dan meningkatkan kesempatan agar anda bisa dikenali oleh perusahaan-perusahaan potensial.

Setelah anda selesai belajar di sebuah universitas atau perguruan tinggi dan mendapatkan gelar sarjana anda, maka saya juga sarankan agar anda bisa melanjutkan proses belajar anda ke jenjang yang lebih tinggi dan mendapatkan gelar master. Semakin tinggi gelar pendidikan yang anda miliki, maka semakin besar pula kemungkinan anda akan dipertimbangkan oleh berbagai macam perusahaan yang membaca CV anda. Anda juga tidak terlalu perlu untuk berfokus pada pelajaran anda. Ada begitu banyak orang yang memiliki gelar master juga mencoba untuk mendapatkan pekerjaan software developer tingkat pemula, atau setidaknya berusaha mendapatkan magang di sebuah perusahaan (akan saya bahas lebih lanjut di bagian selanjutnya).

Alternatif Lain..?

Bicara soal pendidikan yang memadai, maka pendidikan formal bukanlah satu-satunya pilihan yang dapat anda ambil. Ada semakin banyak orang yang semakin tertarik untuk belajar bagaimana cara membuat software dan menjadi seorang software developer dengan cara belajar secara mandiri dan otodidak.

Ada metode “e-learning” yang merupakan sebuah contoh yang sangat bagus. Banyak orang berusaha untuk mendapatkan dan mengembangkan keahlian software developer mereka dengan cara menggunakan kursus online dan mengikuti program spesial (boot camp) yang menawarkan pelatihan software development yang setara (bahkan lebih baik) dengan pendidikan formal seperti misalnya universitas.

Biarpun begitu, harus saya katakan bahwa jika anda tidak memiliki pendidikan formal, maka akan sangat sulit bagi anda untuk bisa mendapatkan pekerjaan dalam industri ini. Biarpun ada begitu banyak perusahaan yang mungin sudah lebih fleksibel dalam memperkerjakan karyawan ketimbang misalnya 10 tahun yang lalu, kebanyakan dari perusahaan tersebut masih lebih memilih untuk memperkerjakan karyawan yang mengenyam pendidikan “tradisional“. Pilihan ini muncul karena kebanyakan orang yang ingin belajar cara menjadi seorang software developer malah meremehkan betapa sulitnya pekerjaan ini sebenarnya. Apalagi, jika anda belajar secara otodidak, maka anda akan sangat kesulitan untuk bisa menemukan dan berpartisipasi dalam berbagai acara dan kesempatan magang.

Motivasi

Biarpun anda berpikir bahwa motivasi merupakan sebuah konsep yang sangat subyektif, sebenarnya aspek ini sangatlah penting untuk menjadi seorang software developer. Kebanyakan perusahaan dapat menentukan atau mengetahui apakah anda memang seorang developer yang penuh motivasi saat wawancara kerja anda berakhir. Aspek ini adalah sesuatu yang harus anda ingat baik-baik jika anda ingin menjadi seorang software developer.

Motivasi dapat termanifestasi dalam berbagai macam bentuk dan sifat. Pertama-tama, jika anda memutuskan untuk menyempurnakan keahlian software development anda melalui sebuah universitas, maka anda akan memiliki berbagai macam kesempatan untuk bisa berpartisipasi dalam aktivitas “setelah kelas”. Saya telah menyebutkan tentang ini sebelumnya. Jika anda memang sangat mencintai topik ini, maka kecintaan tersebut akan terlihat dengan sendirinya! Orang-orang yang sangat mencintai apa yang mereka lakukan akan menonjol dengan sendirinya dan calon atasan mereka akan menyadari ini dengan sendirinya.

how-to-become-a-software-developer

Salah satu cara terbaik untuk menunjukkan motivasi anda (atau untuk bisa termotivasi) adalah dengan cara mengerjakan sebuah proyek pribadi. Cara ini sangatlah bagus karena beberapa alasan. Pertama, cara ini merupakan salah satu cara terbaik untuk mengembangkan keahlian software developer anda. Anda dapat mendengarkan kuliah teori yang diberikan oleh para dosen anda, hanya saja, adalah sebuah cerita yang berbeda ketika anda harus mencari solusi atas masalah yang muncul dalam proyek pribadi anda. Anda harus dapat mengaplikasikan pengetahuan anda untuk mencari solusi atas masalah tersebut. Aplikasi ini disebut sebagai “pengalaman lapangan“, dan pengalaman ini merupakan sebuah bukti yang besar untuk membuktikan apakah anda memang sangat mencintai semua topik yang terkait dengan profesi software developer.

Pengalaman

Memang benar bahwa pengalaman mungkin adalah sebuah aspek yang aneh untuk sebutkan dalam sebuah tutorial yang berkaitan dengan bagaimana cara menjadi seorang software developer. Hanya saja, aspek ini adalah aspek yang paling sering menjatuhkan seseorang. Mereka sekedar menginterpretasi kata pengalaman terbatas pada tempat pekerjaan sebelumnya. Faktanya, aspek pengalaman tidak terbatas pada itu saja.

Anda tidak memerlukan “pengalaman kerja di tempat sebelumnya” agar anda bisa mendapatkan pekerjaan sebagai seorang software developer tingkat awal. Anda mungkin memang tidak bisa langsung bekerja di perusahaan impian anda dan mendapatkan gaji yang luar biasa besar dari awal, namun bagi anda, posisi pemula tidak akan terlalu sulit untuk didapatkan. Tentunya akan ada banyak orang yang juga berusaha untuk mendapatkan posisi yang juga anda incar, jadi sebuah perusahaan akan membutuhkan alasan khusus agar mereka mau memperkerjakan anda. Nah, itulah fungsi dari aspek pengalaman.

Dalam aspek ini, pengalaman sangatlah terkait erat dengan motivasi. Semua yang telah saya sebutkan di atas seperti misalnya konferensi, seminar akademik dan proyek pribadi dapat memperkaya CV anda dengan berbagai macam pengalaman. Bahkan jika anda tidak memiliki pengalaman bekerja sebelumnya, calon atasan anda dapat melihat bahwa anda merupakan seorang anggota aktif dari sebuah komunitas software developer, sehingga keaktifan ini dapat meningkatkan kesempatan anda untuk mendapatkan pekerjaan dengan lebih besar!

Lebih lagi, jika anda mencoba untuk belajar bagaimana cara menjadi seorang software developer, maka anda harus ingat baik-baik bahwa anda harus bisa menunjukkan motivasi yang sebesar mungkin begitu anda mendapatkan pekerjaan. Anda tidak bisa hanya termotivasi saja sebelum dan selama wawancara kerja berlangsung. Semakin anda bersemangat mengenai subyek software development, maka semakin bagus juga pekerjaan yang akan anda hasilkan. Itu berarti, semakin cepat pula anda akan menapaki tangga karier anda!

Apa Untungnya Menjadi Software Developer?

Setelah kita membahas aspek-aspek utama untuk membantu anda memahami bagaimana cara menjadi seorang software developer, sekarang kita akan beralih dan membahas mengenai alasan dari kebanyakan orang ingin menjadi seorang software developer.

Alasan pertama yang muncul dalam benak kebanyakan orang yang tertarik dengan bidang ini adalah gaji yang didapatkan seorang software developer. Bukan rahasia lagi jika para tenaga ahli di bidang IT (atau dalam bidang sains komputer) memiliki gaji rata-rata terbaik di dunia. Begitu juga dengan bidang software development. Jalur karier ini adalah jalur yang diminati banyak orang dan juga mendominasi lowongan kerja yang ada di dunia IT. Lebih lagi, bidang ini juga membutuhkan keahlian yang sangat sulit untuk dikuasai. Maka sangat masuk akal jika gaji yang ditawarkan juga sesuai dengan usaha yang dibutuhkan untuk bisa terjun ke dalam bidang ini.

how-to-become-a-software-developer

Menurut Glassdoor.com, gaji rata-rata per tahun dari seorang software developer adalah di atas dari $80,000 USD. Itu berarti sekitar $6670 USD per bulan. Angka ini tinggi, namun hanya rata-ratanya saja! Jika anda bisa bekerja dengan keras dan memberikan usaha yang besar, maka anda bisa mendapatkan gaji lebih tinggi lagi dalam waktu singkat!

Alasan lain yang membuat orang menjadi tertarik dengan jalur karier sebagai seorang software developer adalah berbagai macam kesempatan karier yang ditawarkan oleh profesi ini. Anda dapat dengan yakin bahwa dalam waktu sepuluh tahun mulai dari sekarang, para software developer akan masih dibutuhkan bahkan lebih lagi dari sekarang ini. Kebutuhan ini menjadi jaminan stabilitas kerja dan menunjukkan bahwa anda tidak memiliki batasan sejauh apa anda bisa berkembang dengan keahlian software development anda.

Singkatnya, semua detail-detail kecil ini membuat pekerjaan di bidang pembuatan software menjadi sebuah profesi yang sangat atraktif.

Kesimpulan

Jika anda adalah seseorang yang menyukai dunia pemrograman dan anda bertanya pada diri anda sendiri apakah anda ingin bekerja dalam bidang pembuatan software, maka anda harus menyediakan waktu untuk merenung apakah anda cocok untuk menjalani karier sebagai seorang software developer. Tentu saja jalur ini bukanlah jalan yang mudah untuk dijalani, namun seperti yang telah anda lihat, upah yang anda dapatkan akan sangat besar nantinya.

Dalam tutorial “Bagaimana Cara Menjadi Seorang Software Developer” ini, kita telah membahas aspek-aspek utama dari seorang software developer yang sukses, dan juga mengenai gambaran profesi itu sendiri. Lebih lagi, anda sekarang sudah paham kenapa profesi ini sangatlah populer. Profesi ini juga akan semakin dicari di kemudian hari.

Saya harap artikel ini bisa berguna bagi anda, dan anda menemukan informasi relevan yang anda cari. Semoga beruntung dengan jalur karier sebagai seorang software developer dan sampai jumpa lain waktu!

Tambahkan Komentar

Klik di sini untuk mengirim komentar

More in Lainnya
C VS C ++: Mana Yang Lebih Baik?
C VS C++: Mana Yang Lebih Baik? Ketahui Jawabannya di Bawah

Close