Gaji Lainnya Perbandingan Piranti Lunak

Panduan Lengkap Cara Menjadi Ahli Software Engineering

Panduan Lengkap Cara Menjadi Ahli Software Engineering

how-to-become-a-software-engineerSelama beberapa waktu terakhir ini, software engineering telah menjadi salah satu profesi yang paling populer dan dicari di bidang IT. Seiring berjalannya waktu, ada semakin banyak orang yang bertanya-tanya – bagaimana cara menjadi seorang ahli software engineering (software engineer) ? Pekerjaan ini menawarkan jalur karier dengan gaji dan stabilitas yang luar biasa besar. Sangat mudah dimengerti mengapa menjadi seorang software engineer adalah sebuah konsep yang menarik bagi banyak anak muda di luar sana. Jika anda adalah salah satu dari mereka yang tertarik dengan profesi ini, dan sedang bertanya-tanya bagaimana anda dapat menjadi seorang software engineer dan berapa banyak waktu yang anda butuhkan, maka anda sudah datang ke tempat yang tepat!

Dalam tutorial ini, kita akan membahas aspek-aspek paling penting dari bagaimana cara menjadi seorang ahli software engineering. Kita akan memulai tulisan ini dengan mendeskripsikan terlebih dulu apa itu profesi software engineer (dan apa perbedaannya dengan profesi software developer – kedua profesi ini sering disalahpahami sebagai profesi yang sama). Setelah itu, kita akan membahas semua poin utama yang perlu anda ketahui tentang bagaimana cara menjadi seorang software engineer. Terakhir, pada bagian penutup, kami akan membahas berbagai macam alasan motivasi yang dimiliki oleh kebanyakan orang yang masuk dalam jalur karier profesi ini.

Pengantar

Akan sulit untuk membahas segala sesuatu tentang topik ini tanpa pertama-tama memiliki gambaran yang jelas tentang apa itu software engineering. Ayo kita kupas tuntas sekarang juga. Bahkan jika anda mungkin sudah punya gambaran yang jelas tentang profesi ini, anda mungkin saja masih dapat belajar sesuatu yang baru. Siapa yang tahu? Saya akan memberikan kepada anda cara paling efektif dan sederhana agar anda dapat membedakan dengan baik antara software engineer dengan software developer.

Software engineer adalah orang-orang yang membuat platform di mana software yang berkaitan akan dibuat. Biarpun deskripsi ini terdengar membingungkan awalnya, saya rasa anda dapat memahaminya dengan cara sebagai berikut: Bayangkan sebuah bagian spesifik dari sebuah software adalah sebuah rumah, maka para software engineer bertugas untuk membangun fondasi di mana rumah tersebut akan dibangun. Memang sebuah proses yang sangat rumit!

Kalau begitu, lalu apa bedanya antara software engineer dengan software developer? Ya, jawaban praktis untuk menjawab pertanyaan ini adalah dengan cara memahami bahwa software engineer DAPAT menjadi seorang software developer, tetapi sebaliknya software developer TIDAK DAPAT menjadi software engineer (biasanya). Software developer bertugas membuat software dan segala sesuatu yang terkait, sementara para software engineer bertanggung jawab untuk membuat inti aktual dari sebuah program.

Dengan begitu, anda mungkin dapat memahami bahwa jalur karier seorang software engineer sangatlah penuh dengan berbagai macam tugas dan kejutan. Para engineer ini memang harus menguasai beberapa topik berbeda dalam bidang IT. Tidak cukup hanya dengan memenuhi syarat deskripsi pekerjaan mereka saja.

Setelah saya menjabarkan pengantar singkat soal profesi ini, anda sudah dapat membedakan antara software engineer dengan software developer. Sebagai lanjutan dari tutorial ini, sekarang kita akan membahas soal bagaimana caranya anda dapat menjadi seorang software engineer.

Bagaimana Cara Menjadi Seorang Ahli Software Engineering?

Karena profesi ini membutuhkan berbagai macam ketrampilan, maka mungkin tidak mengejutkan jika pekerjaan ini juga membutuhkan berbagai macam persyaratan. Kami tidak akan membahas semuanya. Kami hanya akan berfokus pada tiga faktor paling penting yang akan menentukan kesuksesan anda dalam bidang software engineer. Ketiga faktor ini adalah pendidikanpengalaman, dan motivasi.

Pendidikan

Pendidikan mungkin saja adalah aspek paling penting ketika kita bicara soal pekerjaan di bidang software engineering. Jika anda mau tahu bagaimana cara menjadi seorang software engineer, maka selalu ingat baik-baik dalam kepala anda bahwa pendidikan yang cukup dan memadai adalah tujuan paling utama anda untuk mempersiapkan diri sebagai software engineer.

Setelah anda menamatkan sekolah, anda sebenarnya bisa memiliki beberapa jalur pilihan yang berbeda. Pertama-tama, rute yang paling umum adalah dengan masuk ke universitas atau perguruan tinggi. Anda dapat memilih program jurusan yang paling berkaitan dengan software engineering, seperti misalnya computer science, matematika atau bahkan jurusan software engineering itu sendiri (tentunya jika anda dapat menemukan institusi yang menyediakan jurusan ini). Selama anda belajar di universitas, anda harus memfokuskan seluruh energi anda untuk mendapatkan nilai setinggi mungkin, mulai dari hari pertama berkuliah. Alasannya sebenarnya sederhana. Ada begitu banyak orang yang sangat ingin menjadi software engineer pada saat ini. Karena persaingannya sangatlah ketat, maka seluruh aspek hidup anda yang berkaitan dengan software engineering akan menjadi sangat penting juga. Jika anda menunjukkan hasil yang bagus mulai dari hari pertama anda belajar, maka anda dapat memaksimalkan kesempatan anda untuk menjadi seorang software engineer dalam waktu singkat.

Bicara soal waktu, ada begitu banyak orang juga yang bertanya-tanya berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menjadi seorang software engineer. Sebagai jawaban yang jujur, semua itu tergantung pada usaha yang anda berikan DAN juga bergantung pada rute yang anda pilih untuk menapaki jalur karier software engineer. Jika anda memilih jalur tradisional dan menghabiskan waktu tiga sampai empat tahun di universitas dan perguruan tinggi, maka anda mungkin bisa mendapatkan pekerjaan tingkat awal begitu anda lulus (dengan asumsi anda bisa bekerja keras dan memiliki reputasi yang bagus). Hanya saja, ada juga alternatif yang lain, yaitu dengan menjadi software engineer otodidak.

how-to-become-a-software-engineer

Jika anda tidak berencana untuk mendaftar ke universitas atau perguruan tinggi, maka anda dapat mencoba untuk belajar dari sumber-sumber pelajaran yang dapat anda temukan secara online. Ada kursus, tutorial, les privat, dll. Ada begitu banyak metode berbeda yang dapat anda coba! Anda harus ingat, biarpun metode-metode pelajaran seperti ini mulai semakin populer, hanya saja kondisinya berbeda jika anda ingin menjadi seorang software engineer. Kondisi yang berbeda ini dikarenakan bidang software engineering membutuhkan begitu banyak keahlian yang berbeda. Ada begitu banyak ketrampilan yang harus anda kuasai sebelum anda bisa disebut sebagai seorang software engineer pemula. Tentu saja ini adalah tugas yang sangat sulit. Tugas ini menjadi semakin sulit dan rumit jika anda memutuskan untuk belajar secara otodidak. Kebanyakan perusahaan lebih memilih untuk memperkerjakan orang-orang yang memiliki gelar diploma ketimbang orang yang belajar otodidak karena mereka tidak mau mengambil resiko. Jika anda bisa menemukan program kursus online yang menawarkan sertifikat, maka anda dapat meningkatkan kesempatan anda lebih besar untuk dapat menapaki jalur karier software engineer dengan sukses.

Sebagai kesimpulan, pendidikan yang tepat sangatlah penting bagi orang-orang yang ingin belajar cara menjadi seorang software engineer. Sangat disarankan bagi anda untuk mempelajari topik ini (atau segala sesuatu yang terkait) di perguruan tinggi atau universitas. Lebih lagi, jika anda memiliki kesempatan untuk bisa mendapatkan gelar master setelah anda menamatkan gelar sarjana anda, maka bagus sekali! Gelar tersebut bisa menjadi tambahan yang besar untuk CV anda!

Pengalaman

Jika anda baru saja menyelesaikan sekolah, maka besar kemungkinannya jika anda belum punya pengalaman sama sekali di bidang ini. Lagi pula, anda mungkin tidak akan mencari-cari artikel soal bagaimana cara menjadi seorang software engineer jika anda sendiri sudah menjadi seorang software engineer berpengalaman, kan?

Pengalaman adalah sebuah bagian penting dari bidang software engineering. Secara alami, pengalaman adalah elemen yang berlaku untuk semua orang yang menginginkan pekerjaan dengan penghasilan besar mulai dari awal. Jika anda baru saja memulai, maka anda mungkin tidak akan mendapatkan pekerjaan yang membutuhkan pengalaman. Itu berarti, anda dapat kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan software engineering tingkat pemula karena adanya persaingan yang sangat ketat di dalam bidang ini.

Salah satu hal yang harus anda ingat ketika anda belajar untuk menjadi seorang software engineer adalah bahwa ada begitu banyak cara yang berbeda bagi anda untuk bisa mendapatkan pengalaman yang relevan. Ingat kita sudah membahas tentang sebuah keharusan bagi anda untuk bisa mendapatkan nilai terbaik sejak hari pertama belajar di universitas? Prinsip ini juga berlaku ketika kita bicara soal berbagai macam seminar, lokakarya dan proyek individu. Jika anda adalah seorang anggota aktif dari sebuah komunitas software engineering, maka tidak dipungkiri lagi anda akan mendapatkan reputasi yang bagus di dalam komunitas tersebut. Proyek individu biasanya adalah metode yang bagus untuk melatih keahlian anda dan juga membuat portofolio yang dapat ditambahkan ke dalam CV anda ketika anda melakukan wawancara kerja.

Biarpun begitu, saya juga harus mengatakan bahwa ada banyak perusahaan pada hari ini yang sudah jauh lebih fleksibel ketika bicara soal memperkerjakan orang-orang yang memiliki pengalaman sedikit di bidang software engineering. Ada banyak perusahaan yang menyediakan program pelatihan untuk para pendatang baru. Perusahaan-perusahaan ini juga turut memperhatikan karakter dari seseorang selain keahlian mereka. Namun, jika anda benar-benar ingin belajar untuk menjadi seorang software engineer, maka anda harus mendapatkan pengalaman sebanyak mungkin, tidak peduli pengalaman seperti apapun itu.

Motivasi

Terakhir, motivasi juga akan memainkan peran yang penting bagi anda untuk bisa mendapatkan pekerjaan sebagai seorang software engineer. Motivasi juga adalah salah satu faktor penentu yang dapat menjawab seberapa lama waktu yang anda butuhkan untuk dapat menjadi seorang software engineer? Mari saya jelaskan.

Kebanyakan orang cenderung berpikir bahwa motivasi hanyalah relevan ketika anda harus mengikuti sebuah wawancara kerja. Tentu saja ini tidak terlalu benar! Motivasi adalah sesuatu yang harus anda aplikasikan setiap hari, entah dalam tugas kampus, proyek pribadi ataupun pekerjaan nyata. Motivasi yang anda salurkan akan benar-benar terlihat! Jika anda sangat termotivasi untuk menjadi seorang software engineer, maka motivasi tersebut akan terlihat dari hasil kerja yang anda lakukan.

Lebih lagi, motivasi juga menunjukkan bahwa anda benar-benar menyediakan waktu dan usaha untuk melakukan sebuah riset biarpun anda “sebenarnya tidak memerlukannya”. Jika kehidupan software engineering anda dimulai dan diakhiri pada jam kantor dan juga pada waktu anda masuk atau pulang dari kantor, maka anda sebenarnya tidak memiliki motivasi atau semangat dalam bidang ini. Untuk dapat menonjol dari kerumunan orang banyak yang juga turut mencari pekerjaan sebagai software engineer, maka anda harus menyediakan waktu untuk belajar juga pada akhir minggu, hari libur dan waktu-waktu kosong yang anda miliki sehari-hari. Jika anda tidak termotivasi, maka anda benar-benar akan merasa berat untuk dapat belajar dan menyediakan waktu.

Anda mungkin merasa bahwa apa yang saya katakan tersebut bersifat subyektif. Percayalah pada saya, motivasi sangatlah penting. Seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, jalur karier ini sangatlah kompetitif. Ada begitu banyak orang yang berusaha untuk mendapatkan posisi pekerjaan yang anda lamar. Jika anda tidak memiliki *sesuatu* yang membuat anda menonjol dari kebanyakan orang, maka anda akan kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan tersebut.

Lebih lagi, ketika anda mulai bekerja dengan pekerjaan software engineer tingkat pemula, motivasi yang anda miliki (dan juga beberapa faktor lainnya) akan menentukan seberapa cepat anda bisa menapaki tangga karier tersebut.

Apa Untungnya Menjadi Ahli Software Engineering?

Setelah kita membahas aspek-aspek utama cara menjadi seorang software engineer, mari kita mengambil langkah mundur sejenak dan bicara soal alasan kebanyakan orang ingin masuk ke jalur karier ini.

Pertama-tama, karena stabilitas pekerjaan. Jika anda berhasil untuk mendapatkan posisi sebagai seorang software engineer di dalam sebuah perusahaan yang berkembang, maka anda bisa menjamin diri anda sendiri bahwa anda bisa membangun sebuah karier yang solid di sana. Para software engineer sangat jarang untuk berpindah pekerjaan. Posisi ini adalah sebuah pekerjaan yang stabil, sehingga bagus untuk siapapun yang ingin bekerja di sebuah perusahan dan mendedikasikan seluruh waktu dan energi mereka untuk menyempurnakan keahlian software engineering mereka di dalam perusahaan tersebut.

how-to-become-a-software-engineer

Salah satu alasan besar lainnya soal mengapa banyak orang yang tertarik dengan pekerjaan ini adalah soal gaji. Menurut Glassdoor.com, para software engineer di Amerika Serikat diestimasikan mendapat $103,000 USD per tahun atau sekitar $8580 USD per bulan. Angka tersebut adalah gaji yang fantastis! Faktanya, jalur karier ini memang membutuhkan banyak sekali waktu dan tenaga untuk bisa mempelajarinya. Tetapi, (seperti yang telah anda lihat sendiri) upah yang didapatkan benar-benar sangat patut untuk diperjuangkan.

Kesimpulan

Jadi kita telah mencapai bagian akhir dari artikel “Bagaimana Cara Menjadi Seorang Software Engineer” ini. Pada titik ini, anda sudah tahu beberapa aspek utama yang harus anda penuhi untuk bisa menjadi software developer dan juga anda punya gambaran singkat mengenai pekerjaan itu sendiri dan juga anda bisa membedakan antara software developer dan software engineer.

Saya harap informasi yang disediakan dalam artikel ini bisa berguna untuk anda dan anda menemukan apa yang anda cari dalam artikel ini. Saya harap anda bisa beruntung dalam jalur karier anda sebagai software engineer!

Tambahkan Komentar

Klik di sini untuk mengirim komentar

More in Gaji, Lainnya, Perbandingan, Piranti Lunak
Git VS GitHub: Apa Perbedaannya?
Git VS GitHub: Apa Perbedaannya?

Close