Smart Contract adalah Pintu Masa Depan: Pahami Konsepnya di Sini

Ini tahun 2020 - bahkan mereka yang tidak terbiasa dengan teknologi blockchain kemungkinan pernah mendengar Ethereum. Ethereum adalah mata uang kripto (cryptocurrency) terbesar kedua dengan kapitalisasi pasar sebesar lebih dari $ 70 miliar (Rp 978,6 triliun). Untuk sepenuhnya memahami Ethereum, pengertian smart contract adalah sangat penting untuk diutamakan.

FAKTA MENARIK

Tapi Ethereum bukan hanya sebuah mata uang; ia juga merupakan platform yang memungkinkan aplikasi blockchain lainnya untuk dibuat di atasnya. Platform Ethereum menggunakan mata uang yang bernama Ether, yang digunakan untuk membayar transaksi.

Fungsi blockchain Ethereum sama seperti blockchain Bitcoin; sebuah jaringan komputer (atau node) menjalankan software (perangkat lunak) yang mengkonfirmasi transaksi-transaksi pada jaringan.

Ether bekerja lebih seperti bahan bakar daripada seperti mata uang kripto biasanya. Ether pada smart contract adalah seperti bensin pada mobil. Kamu perlu Ether untuk menjalankan smart contract (kontrak pintar) dan aplikasi pada blockchain Ethereum.

Saya ingin kamu mengingat semua ini karena ini akan membantu kamu memahami salah satu produk utama dari blockchain Ethereum. Smart contract adalah produk utama dari teknologi blockchain Ethereum dan sekarang digunakan oleh banyak cryptocurrency. Karena pertumbuhan popularitas yang dialami Ethereum, pertanyaan 'apa itu smart contract?' telah menjadi salah satu pertanyaan yang paling banyak diajukan di dunia kripto baru-baru ini.

Jadi, apa itu smart contract? Baiklah, mari kita melihat lebih dalam ...

Smart Contract adalah Masa Depan: Apa yang akan Kamu Temukan di Tutorial Ini

Di sini tujuan tutorial smart contract adalah untuk membantu kamu dalam memahami apa itu smart contract sebenarnya dan bagaimana cara kerja smart contract.

Latest Coinbase Coupon Found:

Saya mengerti bahwa biasanya reaksi pertama orang-orang ketika mendengar kata smart contract adalah mengerutkan dahi. Tapi begitu saya jelaskan semuanya, kamu akan menyadari bahwa topik ini lebih sederhana daripada yang kamu duga.

Efek pertama dari hasil membaca tutorial smart contract adalah kamu tidak perlu lagi mencari di Google tentang "apa itu smart contract". Kamu akan mengerti bagaimana dan mengapa ethereum smart contract dibuat, kode yang digunakan, bagaimana ia dapat digunakan dan mengapa ia bisa mengubah masyarakat untuk selamanya!

Sebelumnya, sejarah smart contract adalah penting untuk dipahami sebelum kita membahas hal-hal yang lebih teknis. Mengetahui mengapa dan bagaimana smart contract diciptakan membuat lebih mudah bagi kita untuk memahami tujuannya di dunia blockchain.

Smart Contract adalah Masa Depan: Apakah Smart Contract Ditemukan?

Pada tahun 1994, Nick Szabo (seorang ckriptografer), muncul dengan gagasan untuk dapat mencatat kontrak dalam bentuk kode komputer. Kontrak ini akan diaktifkan secara otomatis ketika kondisi atau persyaratan tertentu terpenuhi. Gagasan ini berpotensi menghilangkan kebutuhan akan perusahaan pihak ketiga yang dipercaya (seperti bank).

Tapi kenapa? Jawabannya sederhana - karenakamu tidak lagi membutuhkan pihak ketiga yang dipercaya saat melakukan transaksi. Sebagai gantinya, kontrak (atau transaksi) dijalankan secara otomatis pada jaringan terpercaya yang sepenuhnya dikendalikan oleh komputer.

Ide yang keren, kan? Szabo bekerja pada ide ini selama bertahun-tahun dan bahkan menulis sebuah buku berjudul "Smart Contracts: Building Blocks for Digital Free Markets" (Smart Contract: Blok Bangunan untuk Pasar Bebas Digital). Masalah dengan ide smart contract adalah bahwa pada tahun 1994, teknologi blockchain belum ada.

Tapi sekarang sudah ada!

Pada tahun 2009, Bitcoin memperkenalkan penggunaan pertama fungsi blockchain. Pada tahun 2015, Ethereum didirikan oleh seorang pemuda cerdas bernama Vitalik Buterin, dan memperkenalkan smart contract pertama yang bekerja.

(Untuk mempelajari lebih lanjut tentang teknologi dan fungsi blockchain, lihat tutorial Penjelasan Blockchain kami.)

Smart Contract adalah Masa Depan: Apa Itu Smart Contract?

Hanya mengajari kamu tentang smart contract adalah kurang efisien, saya ingin kamu untuk mengingatnya juga. Jadi, untuk melakukan itu, saya telah menyoroti tiga poin utama yang harus kamu baca dan cobalah untuk mengingat apa itu smart contract:

What is a Smart Contract

Smart contract adalah perjanjian antara dua orang dalam bentuk kode komputer. Ia berjalan pada blockchain, jadi kontrak ini disimpan dalam database publik dan tidak dapat dirubah.

What is a Smart Contract 2

Transaksi yang terjadi dalam smart contract adalah diproses oleh blockchainnya, yang berarti mereka dapat dikirim secara otomatis tanpa pihak ketiga. Ini berarti kita tidak perlu mengandalkan pihak manapun!

What is a Smart Contract 3

Transaksi hanya terjadi ketika persyaratan dalam perjanjian dipenuhi - tidak ada pihak ketiga, sehingga tidak ada masalah dengan kepercayaan.

Smart Contract adalah Masa Depan: Bagaimana Cara Kerja Smart Contract?

Baiklah, jadi bagaimana cara kerja smart contract adalah pertanyaan berikutnya.

Untuk menemukan jawabannya, mari kita mulai dengan melihat bagaimana smart contract dapat digunakan:

Bayangkan Joni ingin membeli rumah Mamat. Perjanjian ini dibuat pada blockchain Ethereum menggunakan smart contract. Smart contract ini berisi perjanjian antara Joni dan Mamat.

Dalam istilah yang paling sederhana, perjanjian akan terlihat seperti ini: "KETIKA Joni membayar Mamat 300 Ether, MAKA Joni akan menerima kepemilikan rumah tersebut".

Setelah perjanjian smart contract ini diberlakukan, ia tidak dapat diubah - artinya Joni dapat merasa aman untuk membayar Mamat 300 Ether untuk rumah tersebut.

Tanpa menggunakan smart contract dalam skenario ini, Mamat dan Joni harus mengeluarkan banyak biaya bagi perusahaan pihak ketiga. Termasuk bank, pengacara, dan makelar (broker) rumah.

Bagus, kan? Tidak ada lagi komisi dan tidak ada lagi penundaan untuk menunggu pengacara dan makelar untuk memproses perjanjian! Ini hanyalah salah satu dari banyak contoh dimana smart contract adalah penolong.

Smart contract secara otomatis dieksekusi setelah persyaratan perjanjian dipenuhi. Ini berarti tidak perlu pihak ketiga, seperti bank, makelar atau pemerintah.

Bagaimana ini mungkin?

Seperti yang disebutkan sebelumnya, kita harus berterima kasih kepada teknologi blockchain. Karena teknologi blockchain, kita dapat mendesentralisasikan ethereum smart contract sehingga kontrak ini adil dan kita tidak perlu meresikokan kepercayaan kepada siapapun. Maksud saya desentralisasi adalah bahwa mereka tidak dikendalikan oleh satu pihak pusat (seperti bank, broker atau pemerintah, dll.).

Blockchain adalah database bersama yang dijalankan oleh banyak komputer (disebut node untuk bentuk tunggal, dan nodes untuk jamak) milik banyak orang. Karena itu, tidak satu pun orang atau perusahaan tertentu yang mengendalikannya.

Ini berarti hampir tidak mungkin untuk meretasnya - peretas perlu meretas lebih dari setengah jumlah total node jika mereka ingin menyerang blockchain atau smart contract yang berjalan di atasnya. Oleh karena itu, smart contract dapat berjalan dengan aman dan otomatis tanpa ada seorangpun yang bisa mengubahnya! Sekarang kamu tahu lebih banyak tentang apa itu smart contract sebenarnya!

Kita akhirnya dapat merasa aman ketika kita membayar deposit untuk produk atau layanan - tidak perlu merisikokan kepercayaan.

Smart Contract adalah Masa Depan: Smart Contract pada saat ini Digunakan untuk Apa?

Seperti yang saya katakan sebelumnya, penjualan rumah Mamat & Joni bukan satu-satunya skenario di mana smart contract dapat digunakan. Smart contract dapat digunakan untuk semua jenis transaksi - tidak harus finansial.

Kemungkinan tidak terbatas bagi smart contract. Ia sudah digunakan untuk layanan perdagangan dan keuangan, asuransi, otorisasi kredit, proses hukum dan bahkan untuk perjanjian penggalangan dana (ICO).

Mari kita lihat bagaimana smart contract telah menguntungkan beberapa industri tertentu dan bagaimana ia akan menguntungkan industri-industri yang lain di masa depan ...

Perusahaan Asuransi

Dua perusahaan asuransi, Atlas Insurance di Malta dan Axa di Prancis, menguji smart contract pada 2017. Mereka memiliki prototipe yang memberi kompensasi kepada pelanggan maskapai jika penerbangan mereka tertunda.

Mari kita lihat sebuah contoh:

Joni akan terbang dari NYC ke Los Angeles. Dia mengirimkan cryptocurrency senilai $ 5 ke smart contract Axa Insurance dan memberikan nomor penerbangannya. Axa mengirimkan $ 95 ke smart contract. Jadi, ada $ 100 dalam smart contract.

Jika penerbangan Joni tepat waktu, Axa dikirim $ 100 dari smart contract. Tetapi jika pesawat terlambat, $ 100 dikirim ke Joni dari smart contract. Semuanya otomatis.

Ini menghemat banyak waktu dan uang. Ini juga berarti bahwa Joni tidak harus meletakkan kepercayaan kepada AXA bahwa dia akan dibayar jumlah yang disepakati jika penerbangannya terlambat - dia tahu bahwa jika terlambat, smart contract akan langsung mengiriminya kompensasi tersebut ($ 100).

Sistem Kesehatan

Sistem kesehatan akan menggunakan smart contract untuk merekam dan mentransfer data dengan aman.

What is a Smart Contract 4

Kita sudah dapat melihat contoh-contoh smart contract yang digunakan dalam industri medis seperti dalam Encrypgen dan lain sejenisnya. Ini adalah aplikasi yang menggunakan smart contract untuk mentransfer data pasien dengan cara yang aman dan tidak membolehkan akses dari pihak ketiga.

Dengan cara ini, pasien mengendalikan data mereka sendiri. Jika para peneliti ingin menggunakan data pasien, mereka harus membayarnya. Bukan hanya itu, tetapi pasien bisa memilih apakah mereka ingin menjual datanya kepada mereka atau tidak.

Badan Pemerintah

Bagi pemerintah, smart contract yang berjalan dalam blockchain dapat membuat sistem pemungutan suara benar-benar tidak memerlukan kepercayaan dan jauh lebih aman.

What is a Smart Contract 5

Aplikasi seperti FollowMyVote menggunakan smart contract dan teknologi blockchain untuk melindungi suara dari penipuan dan kecurangan. Ketika transaksi pemungutan suara ditulis ke dalam blockchain, ia tidak dapat diubah. Ketika pemungutan suara selesai, smart contract akan mengirimkan token ke alamat yang mewakili pemenang suara.

Dengan cara ini, pemungutan suara selalu adil, yang berarti pemilihan pemenang selalu benar.

Manajemen Bisnis

Perusahaan bisnis dapat memperoleh manfaat secara masif dari smart contract. Alih-alih membayar staf untuk mengerjakan proses penggajian, mereka dapat menggunakan smart contract.

Perusahaan hanya perlu membuat smart contract yang mengatakan KETIKA tanggal 28.03.18, Perusahaan mengirim Joni 2 ETH. Ini berarti Joni akan selalu dibayar tepat waktu, dan ia tidak akan pernah dibayar kurang. Kelebihan bagi perusahaan tersebut adalah semuanya otomatis, menghemat banyak waktu dan uang!

Pros
  • Top-notch security
  • A very well-known crypto wallet
  • Holds a huge number of cryptocurrencies
Pros
  • Super secure
  • Protection against physical damage
  • Supports more than 1500 coins and tokens
Pros
  • Can be managed from mobile device
  • Very secure
  • Supports more than 1,100 cryptocurrencies

ICO

Jika kamu ingin memulai proyek sendiri yang menggunakan blockchain, kamu dapat membangun proyek di blockchain Ethereum, seperti yang kita lihat sebelumnya. Akan tetapi, kamu akan membutuhkan sejumlah uang!

Bagaimana kamu akan mendapatkan uang yang kamu butuhkan? Selamat datang di ICO ...

ICO (Initial Coin Offering) adalah sistem crowdfunding atau penggalangan dana untuk aplikasi baru yang menggunakan teknologi blockchain. Kamu membuat smart contract dan token untuk smart contract itu. Mari andaikan kamu menamakan tokenmu sebagai token ABC.

Kamu ingin menggalang sebesar $ 10.000.000 untuk memulai proyek dan membangun aplikasi kamu - andaikan $ 10.000.000 sama dengan 10.000 Ether. Kamu memutuskan untuk menempatkan 100.000 token ABC ke dalam smart contract, dan bahwa setiap token ABC akan bernilai 0,1 Ether.

Dengan begitu, jika kamu menjual semua 100.000 token ABC, kamu akan memiliki 10.000 Eter yang kamu butuhkan, karena 100.000 x 0,1 = 10.000.

Sekarang, dalam smart contract, kamu akan menulis sesuatu seperti: JIKA 0,1 ETH dikirim ke smart contract, MAKA smart contract akan mengirim 1 ABC ke alamat yang mengirimkan 0,1 ETH. Dengan begitu, orang-orang yang berkontribusi pada ICO selalu mendapatkan jumlah token ABC yang tepat.

Kenapa orang-orang ingin membeli token ABC?

Dua alasan paling umum kenapa orang ingin membeli token dari ICO adalah:

  1. Token dapat digunakan pada aplikasi setelah ia dibangun
  2. Harga token dapat meningkat ketika proyek menjadi lebih populer

Kamu dapat menganggap ICO sebagai versi blockchain dari platform Kickstarter. Perbedaan utama adalah bahwa ia mengotomatiskan seluruh proses crowdsale (penggalangan dana) yang aman dan tidak memerlukan kepercayaan.

Smart Contract adalah Masa Depan: Bagaimana Kontrak Pintar Dibuat?

Kontrak pintar dapat dibangun pada beberapa platform blockchain, termasuk Ethereum dan NEO. Karena Ethereum adalah pilihan paling populer para pengembang, saya akan memberi tahu kamu tentang Ethereum smart contract. (Ethereum sebagai pilihan paling populer menyebabkan kamu akan sering mendengar istilah 'Ethereum smart contract' atau 'Ethereum contract' muncul di dunia kripto.)

Bahasa yang digunakan untuk membuat smart contract adalah bahasa coding asli Ethereum, yang disebut Solidity.

Kalau kamu ingin belajar Solidity, kamu dapat mencoba Solidity tutorial interaktif Space Doggos kami! Ini adalah cara yang menyenangkan dan ramah untuk mempelajari Solidity. Dengan mengikuti langkah-langkah dalam Solidity tutorial ini, kamu akan membuat game Solidity kamu sendiri. Lihat di tautan Solidity tutorial ini.

What is a Smart Contract 6

Smart Contract adalah Masa Depan: Bagaimana Smart Contract akan Mengubah Dunia (Kesimpulan)

Ini sedang terjadi. Kamu dapat melihat dari contoh yang saya berikan bahwa smart contract sudah mulai menggantikan perantara atau orang tengah. Kita juga melihat potensi ini untuk penerapan di masa depan - ingat penjualan rumah antara Joni dan Mamat? Mereka tidak membutuhkan agen real estat, pengacara atau bank, bukan?

Jadi, jika smart contract memenuhi tujuan pembuatannya, mungkin suatu hari kita akan hidup di dunia yang bebas dari orang tengah.

Lalu apa yang akan terjadi?

Hal terbaik dari tidak adanya perantara adalah kita bisa menghemat banyak uang. Bukan hanya itu, tetapi kita juga tidak perlu lagi meletakkan kepercayaan kepada siapa pun.

Namun, ada potensi kekurangan: Sebagian orang mungkin akan kehilangan pekerjaan. Perantara atau orang tengah adalah orang-orang nyata, sama seperti kamu dan saya. Mengapa perlu membayar karyawan untuk melakukan pekerjaan yang dapat dilakukan secara gratis dengan menggunakan smart contract? Mereka tidak akan melakukannya.

Tentu saja, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Yang bisa kita lakukan hanyalah menebak dan memprediksi, tetapi kita harus bersiap-siap untuk segala kemungkinan.

Jadi, seperti yang kamu lihat, smart contract dapat membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik dengan bebas dari komisi. Ini dapat mengurangi penipuan, keterlambatan dan biaya keseluruhan dari banyak hal. Namun, seiring dengan kemajuan teknologi, kita menghilangkan kebutuhan akan pekerjaan tertentu. Sekarang setelah kamu membaca tutorial ini, kamu akan merasa nyaman dalam menjawab pertanyaan emas berikut: "apa itu smart contract?"

Apa pendapat kamu tentang smart contract? Beritahu kami!

Leave your honest feedback

Leave your genuine opinion & help thousands of people to choose the best crypto exchange. All feedback, either positive or negative, are accepted as long as they’re honest. We do not publish biased feedback or spam. So if you want to share your experience, opinion or give advice - the scene is yours!

FAQ

How to pick the best crypto exchange for yourself?

Picking out the best crypto exchange for yourself, you should always focus on maintaining a balance between the essential features that all top crypto exchanges should have, and those that are important to you, personally. For example, all of the best exchanges should possess top-tier security features, but if you’re looking to trade only the main cryptocurrencies, you probably don’t really care too much about the variety of coins available on the exchange. It’s all a case-by-case scenario!

Which cryptocurrency exchange is best for beginners?

Reading through various best crypto exchange reviews online, you’re bound to notice that one of the things that most of these exchanges have in common is that they are very simple to use. While some are more straightforward and beginner-friendly than others, you shouldn’t encounter any difficulties with either of the top-rated exchanges. That said, many users believe that Coinbase is one of the simpler exchanges on the current market.

What is the difference between a crypto exchange and a brokerage?

In layman’s terms, a cryptocurrency exchange is a place where you meet and exchange cryptocurrencies with another person. The exchange platform (i.e. Binance) acts as a middleman - it connects you (your offer or request) with that other person (the seller or the buyer). With a brokerage, however, there is no “other person” - you come and exchange your crypto coins or fiat money with the platform in question, without the interference of any third party. When considering cryptocurrency exchange rankings, though, both of these types of businesses (exchanges and brokerages) are usually just thrown under the umbrella term - exchange. This is done for the sake of simplicity.

Are all the top cryptocurrency exchanges based in the United States?

No, definitely not! While some of the top cryptocurrency exchanges are, indeed, based in the United States (i.e. Coinbase or Kraken), there are other very well-known industry leaders that are located all over the world. For example, Binance is based in Tokyo, Japan, while Bittrex is located in Liechtenstein. While there are many reasons for why an exchange would prefer to be based in one location over another, most of them boil down to business intricacies, and usually have no effect on the user of the platform.

Days
Hours
Minutes
Seconds