Wallet Kripto

Ulasan Exodus Wallet: Semua yang Perlu Kamu Ketahui

Ulasan Exodus Wallet: Semua yang Perlu Kamu Ketahui

Hari ini kita akan lihat salah satu software dompet cryptocurrency yang paling mudah digunakan – Exodus wallet. Pada Exodus wallet review ini, kita akan membahas dari cara memulai penggunaan software ini, koin-koin berbeda yang kamu bisa simpan di dompet, fitur keamanan yang ditawarkan dan penjelasan mengenai keuntungan dan kerugian dompet ini.

Pada akhir ulasan ini, kamu akan tahu cara mengunduh dan menginstal Exodus wallet dan cara mengirim dan menerima beragam cryptocurrency menggunakan dompet ini. Kamu juga akan tahu cara menggunakan fitur pertukarannya yang intrinsik, cara membuat backup dompet dan kasus-kasus dimana bagus untuk menggunakan dan tidak menggunakan Exodus wallet.

Jadi, mari jangan buang waktu lagi dan bergerak ke dalam Exodus wallet review!

Ulasan Exodus Wallet: Apa itu Exodus?

Exodus wallet bisa dikatakan dompet software yang masih baru. Dia dibuat oleh JP Richardson dan Daniel Castagnoli. Sebelumnya Richardson telah menulis kode bagi banyak produk mata uang kripto dan Castagnoli bekerja sebagai desainer bagi perusahaan-perusahaan besar seperti Apple, BMW dan Nike.

Exodus wallet didesain untuk menjadi dompet multi cryptocurrency yang ramah pengguna.

Kamu dapat menggunakan  banyak asset kripto dengannya. Saya telah membuat daftar koin-koin yang kamu dapat gunakan dengan dompet ini di bawah (ada banyak koin!):

0X (ZRX), Aragon (ANT), Augur (REP), Bancor (BNT), BAT (BAT), Bitcoin (BTC), Bitcoin Cash (BCH), Bitcoin Gold (BTG), Civic (CVC), Dash (DASH), Decred (DCR), District0x (DNT), Edgeless (EDG), EOS (EOS), ETH Classic (ETC), Ethereum (ETH), FirstBlood (1ST), FunFair (FUN), Gnosis (GNO), Golem (GNT), iExec RLC (RLC), Litecoin (LTC), Matchpool (GUP), Numeraire (NMR), OmiseGo (OMG), SALT (SALT), Status (SNT), WeTrust (TRST), Wings (WINGS)

Kamu juga dapat menyimpan token ERC20 yang untuk sekarang belum didukung dan custom. Yang nanti akan saya tunjukkan caranya.

Ulasan Exodus Wallet: Mengapa Exodus Dibuat?

Ada banyak software dompet cryptocurrency yang tersedia di pasaran. Beberapa dompet pesaing adalah Jaxx, Green Address dan Bread Wallet. Jadi, mengapa tim Exodus wallet ingin membuat satu lagi dompet?

Para desainer Exodus wallet ingin membuat dompet yang ramah pengguna yang dapat melakukan semua yang diinginkan oleh seorang pengguna cryptocurrency dasar. Ini, mereka harap, dapat membuat pengalaman kripto menjadi mudah untuk mereka yang tidak biasa menggunakan teknologi ini. Dan jika para pemula ini mempunyai pengalaman yang menyenangkan dalam penggunaan kripto, kemungkinan mereka akan merekomendasikan ini ke teman-teman mereka. Inilah cara terjadinya adaptasi yang berkembang luas!

Karena alasan ini, tim Exodus wallet memasukkan bagian portfolio yang mudah dibaca untuk membantu mengorganisir asset dan mengecek harganya dibandingkan mata uang fiat. Mereka juga memasukkan fungsi trading di dalamnya. Ini membolehkan pengguna menukar satu mata uang ke mata uang lainnya. Ini juga cara tim Exodus wallet memperoleh keuntungan karena software dompet multi currency ini sendiri sudah gratis untuk digunakan.

Catatan: Mata uang fiat maksudnya mata uang yang dikeluarkan bank sentral. Contohnya adalah Rupiah, US Dollar, Euro dan Won Korea.

Ulasan Exodus Wallet: Apa yang Membuat Dompet Exodus Berbeda?

Desain

Tim Exodus wallet telah bekerja keras untuk membuat sebuah software yang dapat digunakan semudah mungkin. Antarmuka penggunanya (bagian yang kamu bisa lihat) bersih dan memiliki fitur yang bahkan pengguna pemula suka menggunakannya. Ini termasuk fungsi mengirim dan menerima asset, tampilan portfolio komplit, fitur trading dan opsi back up/ recovery atau pengembalian.

Desainnya sudah pasti sangat penting bagi para pembuat dompet Bitcoin Exodus. Di dalam menu opsi, kamu dapat merubah tampilan softwarenya. Ada beberapa tema yang bisa dipilih untuk dompet cryptocurrency ini. Tidak ada yang terlalu mencolok dan semua memberikan penampilan yang profesional. Kamu juga dapat merubah warna latar dalam dompetnya. Opsi ini agak lucu karena kamu hanya bisa memilih gradasi yang berbeda dari warna biru tua, ungu tua dan hitam.

Dukungan

Satu hal yang banyak menjadi kekurangan dari kebanyakan layanan dompet dan cryptocurrency adalah layanan pelanggan yang baik. Karena kebanyakan dompet adalah bersumber terbuka dan gratis, mereka tidak dapat menyediakan dukungan karena dengan itu mereka perlu membayar orang untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan para pelanggan. Namun, Exodus wallet berbeda. Mereka memperoleh uang dengan mengambil biaya dari penghasilan pertukaran yang ada di dalam software tersebut. Ini berarti mereka dapat menyediakan dukungan email yang sesuai.

Secara pribadi saya belum pernah menggunakan layanan pelanggan pada Exodus wallet. Namun, di internet banyak sekali cerita-cerita dari orang lain yang pernah menggunakannya. Kebanyakan dari mereka sangat positif, dan kedengarannya Exodus melakukan pekerjaan yang bagus dalam membuat pelanggan senang.

Sama halnya seperti layanan pelanggan, pelanggan Exodus wallet dapat melihat lebih dari 100 artikel di dalam website. Ini menjelaskan secara penuh fitur-fitur dari dompet multi cryptocurrency ini. Exodus juga mempunyai informasi mengenai biaya dan saran untuk pengguna yang mempunyai masalah. Banyak artikel yang mempunyai video-video juga. Ini menunjukkan kamu cara menggunakan berbagai fitur di dalam Exodus wallet ini.

Trading

Exodus wallet mempunyai fitur trading yang intrinsic atau built-in. Ini disediakan oleh platform pertukaran Shapeshift. Ini membuat pertukaran antara satu mata uang dengan mata uang lainnya menjadi sangat cepat dan mudah. Mungkin harganya tidak serendah yang kamu temukan dalam CoinBase dan Bittrex, tapi ini bagus untuk trader non-profesional yang ingin membeli kripto yang berbeda-beda.

Ulasan Exodus Wallet: Apakah Exodus Aman untuk Digunakan?

Tidak ada Exodus wallet review yang lengkap tanpa melihat keamanan dari dompet software ini. Exodus memberimu dompet cryptocurrency yang aman untuk kegunaan sehari-hari. Karena ini merupakan dompet online, Exodus tidak akan bisa menjadi seaman cold storage untuk meninggalkan mata uang digital (seperti dompet kertas). Dompet ini juga kekurangan fitur yang membuatnya kurang aman dari dompet software yang lebih rumit lainnya. Tapi sebelum kita melihat dompet lain tersebut, mari kita bahas beberapa fitur yang dimiliki Exodus wallet.

Fitur Backup

Kalau perangkat (komputer) dimana kamu menyimpan dompet Bitcoin Exodus hilang, dicuri atau rusak, kamu masih bisa mengakses cryptocurrencymu. Exodus menawarkan para penggunanya dua cara bagi merestorasi dompet mereka.

Cara yang pertama adalah menggunakan 12-kata frasapass atau passphrase standar. Ini diberikan kepadamu ketika pertama kali kamu membuat akun. Sangat penting untuk menyimpan passphrase ini dengan aman. Tulis di atas kertas dan letakkan di kotak penyimpanan. Karena jika kamu kehilangan ini atau komputermu rusak, kamu tidak akan bisa mengakses mata uang kriptomu.

Fitur backup berguna lainnya adalah opsi restorasi email. Ketika kamu membuat sebuah akun, kamu akan menerima email dengan lampiran tautan backup. Dengan mengklik tautan ini, kamu akan merestorasi akunmu. Kamu hanya perlu untuk memasukkan password dan kamu akan dipersatukan dengan kriptomu yang berharga!

Kekurangan pada Aspek Keamanan

Fitur di atas membuat restorasi dompet kamu menjadi mudah, tapi ini tidak menawarkan perlindungan tingkat tinggi dari peretas dan malware. Dengan beberapa fitur tambahan, Exodus wallet dapat menawarkan keamanan yang jauh lebih baik. Akan tetapi, mungkin dengan itu kegunaannya menjadi tidak semudah sekarang.

Exodus tidak menawarkan auntentikasi dua-faktor. Ini membuat mudah bagi peretas untuk menggunakan keylogger bagi membobol sebuah dompet. Semua yang melindungi dompet adalah password tunggal. Sekali masuk, seorang peretas mempunyai akses ke mata uang kripto yang ada di dalamnya.

Catatan: Keylogger adalah sebuah malware yang merekam tombol-tombol yang diketik pada keyboard. Ini biasanya digunakan untuk menemukan alamat email dan password.

Fitur lain yang masih kurang di Exodus wallet adalah alamat-alamat multi-signature. Ide dibalik alamat-alamat multi-signature adalah seperti autentikasi dua-faktor. Ini memberikan lapisan keamanan tambahan kepada sebuah dompet. Dengan dompet multi-signature, kamu memilih berapa perangkat yang harus memberikan lampu hijau kepada jaringan sebelum uang apapun dikirim. Salah satu contohnya adalah konfirmasi email atau pesan teks.

Adalah hal yang biasa untuk mempunyai dompet multi-signature pada sebuah laptop dan sebuah smartphone. Kedua perangkat ini harus mengkonfirmasi sebuah transaksi sebelum disiarkan ke dalam jaringan. Ini membuat semakin sulit untuk para peretas untuk mencuri sejumlah uang karena mereka harus mengakses dua perangkat daripada satu.

Disebabkan dua titik lemah keamanan ini Exodus wallet tidak menganjurkan untuk menyimpan mata uang kripto dalam jumlah besar di dalam software mereka. Exodus wallet lebih sesuai untuk digunakan sebagai dompet bagi penggunaan sehari-hari

Ulasan Exodus Wallet: Bagaimana Keamanan Exodus Dibandingkan Dompet Lainnya?

Vs. Dompet Web

Exodus wallet jauh lebih aman daripada dompet web. Dompet-dompet web, seperti yang ditemukan dalam pertukaran (contohnya Coinbase), adalah tempat yang paling mudah untuk kehilangan uang. Mereka mempunyai resiko keamanan yang tidak dimiliki oleh dompet-dompet lainnya. Ini termasuk resiko diretasnya server sentral pertukaran, dan resiko perusahaan pertukaran yang menjadi bangkrut.

Karena sebab-sebab tersebut , dompet web tidak sesuai untuk digunakan sebagai penyimpanan mata uang kripto. Kalau kamu adalah seorang trader aktif, mau tidak mau kamu harus mengambil resiko. Ini karena trading membutuhkan koin-koin kamu untuk selalu tersedia dalam tenggat waktu pemberitahuan singkat, jadi kamu dapat memanfaatkan pergerakan dalam harga mata uang kripto tertentu. Namun untuk orang lain, tidak ada manfaatnya dalam penyimpanan uang dengan menggunakan layanan dompet web.

Vs. Dompet Kertas atau Hardware

Exodus wallet jauh lebih tidak aman dibandingkan dompet kertas maupun hardware. Kedua dompet ini tidak selalu terhubung dengan internet layaknya kebanyakan dompet software lainnya. Ini mengurangi peluang peretasan dompet-dompet tersebut. Kalau dompet software kamu berada di dalam komputer yang kamu gunakan setiap hari, peluang kamu mengunduh malware atau keylogger yang tersembunyi secara tidak sengaja adalah lebih tinggi.

Kalau kamu ingin menyimpan mata uang kriptomu untuk jangka waktu yang lama, dompet kertas atau hardware adalah opsi yang terbaik. Dompet seperti Exodus wallet adalah pilihan yang bagus untuk kamu yang menggunakan mata uang kripto dalam jumlah kecil bagi penggunaan reguler. Dompet ini juga bagus bagi menukar satu mata uang kripto ke yang lain. Akan tetapi, Exodus wallet bukanlah pilihan yang tepat untuk trader profesional. Biaya Exodus wallet membuatnya sulit untuk membuat trading uang, walaupun ini adalah tempat yang lebih aman untuk menyimpan uang daripada di dalam pertukaran.

Ulasan Exodus Wallet: Cara Membuat dan Menggunakan Dompet Exodus

Selanjutnya di Exodus wallet review ini, saya akan menunjukkan kepadamu cara mempunyai dompet kamu sendiri. Ini sangat mudah untuk dibuat dan disetel, lalu kamu dapat langsung menggunakan Exodus wallet, tetapi saya akan tetap menunjukkan langkah-langkahnya untukmu disini.

  • Unduh dompet dari website resminya. Waspada akan website phishing atau palsu. Cek sertifikat keamanan situs yang kamu kunjungi dengan melihat teks hijau di samping alamat website. Namanya harus berupa “secure” yang artinya aman, atau harus berupa nama dari perusahaannya.

exodus

  • Setelah kamu mengunduh softwarenya, ikuti arahan-arahan yang tampil pada layer untuk menginstalnya.
  • Saat sudah terinstal, buka dompetmu dan klik tombol “wallet” di sisi kiri layar.

exodus

  • Klik pada mata uang kripto yang ingin kamu tambah ke dalam Exodus wallet. Lalu, klik “receive”.
  • Kamu akan ditunjukkan sebuah alamat dan kode QR. Ini adalah alamat publik dompetmu dan ini yang nanti kamu berikan kepada orang yang akan mengirim sejumlah kripto kepadamu. Kamu juga dapat menggunakan alamat ini untuk mengirim kripto dari dompetmu yang lain ke dompet Exodusmu ini. Kalau kamu mengirim kripto dari perangkat lain yang memiliki pemindai kode QR, kamu dapat menggunakan kode QR nya untuk mendapatkan alamat ini.

exodus

Catatan: Website phishing adalah website yang telah didesain agar terlihat seperti website-website popular. Mereka dibuat oleh para penipu untuk mencuri informasi seperti data login. Ini kemudian digunakan untuk mencuri uang dari layanan asli yang sedang dicoba untuk diakses oleh pengguna.

Pengiriman Mata Uang Kripto Menggunakan Exodus

Untuk menggunakan dompet Exodusmu untuk mengirim mata uang kripto, ikuti langkah-langkah di bawah. Jangan khawatir, proses ini sangat mudah!

  • Klik “wallet” (dompet) di panel sebelah kiri.
  • Pilih mata uang kripto yang ingin kamu kirim.
  • Klik “send” (kirim) di tengah-tengah jendela atau window.
  • Kamu akan diberikan opsi untuk memindai kode QR menggunakan kamera perangkatmu atau untuk mengetik sebuah alamat.

exodus

  • Pindai QR nya atau ketik alamat penerima di bagian yang dilabel “send to….. address” (kirim ke alamat….).
  • Masukkan jumlah yang ingin kamu kirim.
  • Klik “send”.

Catatan: dalam Exodus wallet, setiap biaya jaringan sudah dikalkulasi untukmu. Ini bagus untuk pengguna dasar atau pemula. Akan tetapi, biayanya seringkali lebih tinggi dari sepatutnya. Biaya yang dikenakan Exodus wallet disetel untuk melakukan transfer secepat mungkin, bukan semurah mungkin.

Menggunakan Pertukarannya

Seperti fitur lain di dalam Exodus wallet, pertukaran disini sangat mudah untuk digunakan. Ikuti saja langkah-langkah di bawah. Saya akan menganggap bahwa kamu sudah memasukkan sejumlah uang ke akunmu untuk memulainya.

  • Klik “exchange” (pertukaran) di panel sebelah kiri jendela atau window.

exodus

  • Di sebelah kiri kamu akan memilih mata uang kripto yang akan kamu tukar. Di sebelah kanan kamu memilih mata uang kripto yang ingin kamu terima.
  • Klik pilihan di sebelah kiri. Ini akan menunjukkan “Bitcoin” secara default atau dari sananya. Ganti dengan mata uang yang ingin kamu tukar.
  • Ulangi ini untuk pilihan di sebelah kanan. Ini akan menjadi mata uang yang akan kamu terima.
  • Di bagian bawah halaman, kamu akan melihat nilai pertukaran saat ini antara dua asset yang kamu pilih. Ini mungkin terlihat seperti berikut: “1 BTC = 12.6092 ETH”. Ini artinya, untuk setiap Bitcoin yang kamu tukar, kamu akan menerima sedikit lebih dari 12 Ether kembali ke dompetmu.
  • Setelah kamu mengecek bahwa semua detail yang kamu masukkan adalah benar, klik tombol exchange. Kamu akan menerima asset kripto baru sekejap saja.

Cara Menambah Token Custom ke Dompet Exodus

Kamu dapat menggunakan alamat Ethereum kamu untuk menyimpan token ERC20 walaupun ini tidak masuk di daftar Exodus. Dompet Ether dan semua token ERC20 berbagi alamat yang sama. Keren, kan?

Mudah untuk menambah token ERC20 yang belum didukung dan custom ke Exodus wallet.

  1. Temukan alamat Ethereum kamu dengan mengikuti langkah-langkah di atas mengenai cara menerima mata uang kripto.
  2. Lalu, kirim token dari dompet tempat tempat penyimpanannya (biasanya MyEtherWallet kalua kamu telah membuat token custom) ke alamat Exodus Ethereum kamu.

Selesai!

Akan tetapi, karena mereka tidak didukung oleh Exodus wallet, mereka tidak akan tampil seperti koin-koin yang lain. Jadi, untuk mengecek apakah mereka sudah masuk atau belum, kamu harus mengetik alamat public Ethereum kamu ke dalam sebuah eksplorasi blockchain Ethereum.

Untuk mengirim token-token ini kembali keluar dari dompet Exodusmu adalah sedikit susah. Namun jangan khawatir. Saya akan memberitahumu langkah demi langkah!

  • Pergi ke menu “help” (bantuan) di panel sebelah kiri.
  • Scroll ke arah bawah dan klik “show developer menu” (tampilkan menu developer).
  • Opsi-opsi tambahan akan tampil di bagian atas layar.
  • Klik “developer” dan “assets”, lalu “Ethereum”.
  • Selanjutnya, klik “export private key” (ekspor kunci pribadi). Kotak pop-up akan muncul dan mengatakan kemana kunci pribadinya telah diekspor (biasanya ke desktop computer kamu).
  • Buka file ini. Terangkan atau highlight dan salin kunci pribadinya.
  • Kunjungi “MyEtherWallet” dan klik “send Ether and tokens” (kirim Ether dan token).
  • Klik “private key” (kunci pribadi) dan tempel kunci pribadimu ke dalam kotaknya.
  • Kemudian kamu akan dapat melihat ke dalam dompetmu.
  • Dengan menggunakan opsi MyEtherWallet, kirim token custom kamu dengan cara yang sama dengan dompet yang lain.

Ulasan Exodus Wallet: Keuntungan dan Kerugian Dompet Exodus

Selanjutnya di Exodus Wallet review ini, kita akan melihat keuntungan dan kerugian dalam penggunaan dompet software Exodus. Mari kita mulai dengan hal-hal yang bagus dulu sebelum bergerak ke hal-hal yang tidak begitu bagus.

Keuntungan

  • Mudah untuk digunakan. Exodus wallet adalah salah satu dompet cryptocurrency paling ramah pengguna yang pernah saya lihat.
  • Mendukung multi currency atau mata uang yang berbeda-beda. Menyimpan semua asetmu di dalam satu tempat membuat trading dan pengeluaran menjadi mudah.
  • Fungsi trading dan portfolio intrinsik atau built-in. Menukar mata uang dan memantau jalannya keuntungan atau kerugian adalah sangat mudah di dalam Exodus wallet.
  • Penyesuaian biaya otomatis. Pemula dalam cryptocurrency mungkin tidak begitu yakin dalam mengatur biaya jaringan yang tepat untuk transaksi-transaksi. Exodus mengerjakan ini untuk mereka.
  • Dukungan atau layanan pelanggan yang bagus. Ini hal yang jarang didapat di produk-produk cryptocurrency.
  • Dompet software. Lebih aman dari dompet web. Exodus adalah ideal untuk pembelian-pembelian kecil dan pengeluaran sehari-hari.

Kerugian

  • Sebagai sebuah dompet software, Exodus wallet dapat diretas. Ada kemungkinan untuk kehilangan uang jika perangkatmu terinfeksi dengan malware atau keylogger.
  • Fitur keamanan yang terbatas. Dengan tidak adanya autentikasi dua faktor atau dukungan multi-signature, kamu harus menghindari penyimpanan uang dalam jumlah besar dalam Exodus wallet ini.
  • Tidak ada aplikasi mobile. Seiring dengan bertambah banyaknya tempat yang menerima pembayaran mata uang kripto, peluang diperlukannya untuk menggunakan dompet cryptocurrency di saat kamu jauh dari komputer menjadi tinggi. Ini belum memungkinkan dengan Exodus wallet.

Ulasan Exodus Wallet: Kesimpulan

Exodus wallet adalah pilihan yang tepat untuk kamu yang baru mulai di dalam dunia cryptocurrency. Dompet ini adalah dompet yang paling mudah digunakan yang pernah saya ketahui dan penggunaannya tidak memusingkan pengguna dengan opsi tambahan yang rumit. Semua fitur Exodus wallet adalah sederhana untuk digunakan dengan peluang yang kecil untuk membuat pilihan yang salah.

Saya suka opsi layanan pelanggan Exodus wallet dan kenyataan bahwa kamu bisa menggunakan multi cryptocurrency dengannya. Akses built-in ke pertukaran Shapeshift juga merupakan fitur yang hebat untuk kamu yang ingin mencoba melakukan trading tapi tidak ingin mendapat resiko menyimpan uang di dalam Bittrex, Kraken atau layanan tersentralisasi lainnya.

Sayangnya, ada beberapa kerugian dari Exodus wallet. Ini mencegah saya dari memberikan rekomendasi ke siapa saja kecuali para pemula di dunia mata uang kripto atau kamu yang ingin dompet yang nyaman digunakan untuk jumlah uang yang sedikit. Keamanannya kurang cukup untuk menyimpan mata uang kripto yang besar jumlahnya.

Kalau kamu tertarik untuk mencari tahu lebih lanjut mengenai dompet-dompet cryptocurrency yang lain, silakan lihat panduan Cara Memilih Wallet Crypto Terbaik kami disini.

Jadi demikianlah Exodus wallet review kita. Sekarang kamu sudah memahami dompet software ini dengan lebih baik, bagaimana menurutmu? Apakah kamu akan memakainya untuk penggunaan crypto sehari-hari?

1Komentar

Klik di sini untuk mengirim komentar

More in Wallet Kripto
Trezor vs Ledger Nano S: Tutorial Perbandingan Lengkap
Trezor vs Ledger Nano S: Tutorial Perbandingan Lengkap

Close