Front End Developer Pemula: Cara Membangun Karier pada Profesi Ini

Seiring berkembangnya teknologi dan berbagai perangkat berbasis komputer, kemampuan coding dan pemrograman semakin menjadi populer setiap harinya. Tidak heran baru-baru ini banyak orang yang mencari informasi tentang front end developer pemula di Google

Banyak orang dari luar latar belakang ilmu komputer bertanya-tanya 'Apa yang sebenarnya dilakukan oleh web developer?’. Banyak juga yang tertarik untuk menguasai berbagai keahlian dari seorang developer.

Banyak pekerjaan di luar sana tersedia untuk para front end developer pemula. Hal ini tentunya menjadikan programming sebuah prospek yang menarik bagi mereka yang tertarik untuk beralih karier.

Dikarenakan banyaknya orang yang bertanya tentang pekerjaan front end developer, saya memutuskan untuk membuat panduan ini agar kamu memahami apa yang dibutuhkan untuk menjadi seorang developer. 

Kita akan memulai panduan ini dengan melihat apa yang dilakukan oleh web developer secara umum dan apa yang dilakukan oleh front end developer secara khusus. Kita akan menjawab bagaimana dan mengapa kamu layak mempertimbangkan front end web development sebagai pilihan karier. Terakhir, tentunya kita akan membahas kemampuan apa saja yang dibutuhkan seorang web developer. 

Maka dari itu, sekarang waktunya kita menjawab pertanyaan pertama: 'Apa yang dilakukan seorang web developer?'.

Pekerjaan Seorang Web Developer 

Saat ini, web development semakin menjadi bidang karier yang banyak dikenal. Web developer bertanggung jawab dalam membangun dan memelihara situs. Mereka mengatur tampilan situs, performanya, dan berbagai hal yang bisa dilakukan pengguna ketika mengunjungi si situs. 

Pada beberapa kasus, web developer bertanggung jawab untuk mengelola konten yang ada di sebuah situs, namun untuk situs-situs besar, mereka biasanya memiliki tim manajemen konten tersendiri. 

Tanggung jawab web developer berbeda-beda tergantung pada posisi dan peran yang dilekatkan ke mereka, tetapi tugas-tugas utama mereka biasanya meliputi: 

  • Bertemu dengan klien dan tim desain untuk mendiskusikan bagaimana tampilan situs mereka, bagaimana kinerja situs tersebut, dan apa saja fungsi yang harus ada di dalamnya. 
  • Memasukkan kode yang dibutuhkan untuk membangun situs tersebut. Tugas yang satu ini di antaranya mencakup penciptaan aplikasi web, statistical package (aplikasi statistik), dan algoritme pemantauan lalu lintas pengguna.
  • Mengintegrasikan berbagai video, gambar, dan konten visual lainnya ke dalam situs. Aspek yang satu ini biasanya didesain secara dinamik dan variatif sesuai dengan audiens yang mengunjungi situs tersebut.
  • Memonitor situs dan performanya, membuat beberapa penyesuaian terhadap kode yang dipakai untuk memelihara performa situs yang optimal.

Seperti yang bisa kamu perhatikan, banyak sekali yang bisa dilakukan seorang developer. Untungnya, berbagai tugas tersebut tidak harus dibebankan ke satu orang saja. Ada dua jenis web developer di luar sana.

Back end atau server-side developer bertugas untuk menciptakan kode yang dibutuhkan bagi suatu situs untuk berfungsi. Front end developer bertanggung jawab terhadap bagaimana si situs terlihat dan berinteraksi dengan pengguna. 

Pada kelanjutan artikel, kita akan berfokus pada peran seorang front end developer pemula, tapi ingat bahwa back-end development pun adalah tipe lain yang menarik dipelajari.

Apa Itu Front End Developer Tingkat Pemula?

Dengan semakin meningkatnya permintaan akan developer yang berpengalaman, banyak lowongan kerja web developer pemula bermunculan baru-baru ini. Belajar menjadi front end developer pemula lalu beralih karier adalah sesuatu yang semakin banyak dipilih oleh orang-orang di luar sana. 

Front end developer pemula: wawancara kerja.

Kalau kamu sudah bosan dengan karier kamu, punya cukup waktu untuk dihabiskan dalam belajar pemrograman, dan kamu ingin bekerja sebagai seorang developer, maka silakan terus baca. 

Pertama, kita harus mendefinisikan apa itu front end developer pemula untuk mereka yang tidak memiliki latar belakang web development. Front end developer adalah profesi yang bertanggungjawab untuk mengatur beberapa aspek tertentu dari suatu situs. 

Ketika kamu menelusuri suatu situs, kamu akan melihat teks, gambar, dan desain interaktif yang serba-serbi. Desain ini biasanya diciptakan oleh seorang web designer, tetapi front end developer-lah yang berperan untuk “menghidupkannya”.

Beberapa tugas front end developer pemula meliputi:

  • Membuat kode yang memberitahu situs konten apa yang harus ditampilkan dan di mana. Aspek satu ini mengatur tata letak situs, apa saja yang muncul di setiap halaman, dan di mana fitur-fitur tertentu muncul. 
  • Memberitahu situs bagaimana cara menampilkan berbagai elemen, seperti mengubah ukuran dan warna font, letak dan garis batas gambar, dan warna background. 
  • Mendesain elemen-elemen interaktif seperti tombol yang bisa diklik, panel gulir, dan bagian-bagian responsif lainnya dari desain situs yang akan menarik perhatian pengguna dan mendorong mereka untuk melakukan hal-hal tertentu. 

Hal-hal di atas hanyalah sebagian tugas front end developer pemula yang kemungkinan besar akan diberikan. Ada kemungkinan kamu pun akan diminta untuk melakukan tugas-tugas yang lebih sederhana seperti mengoreksi konten, memasukkan sumber file dan meletakkan gambar dan video, atau memonitor berbagai halaman yang ada di situs. 

Kenapa Saya Harus Menjadi Front End Developer?

Sekarang kamu tahu apa itu front end developer pemula dan apa yang mereka lakukan. Kamu mungkin bertanya-tanya 'mengapa saya harus menghabiskan waktu untuk mengejar karier di bidang tersebut?'. Si pekerjaan sendiri terdengar menyenangkan, tapi pastinya sulit kan untuk menguasai keahlian terkait?

Ya, tentu saja, bakal sulit – lagipula jenis pekerjaan IT apa sih yang tidak sulit? Namun, kamu patut ketahui: bekerja sebagai developer adalah pilihan karier yang sangat menarik dan menantang. Pekerjaan ini pun akan memperluas cakrawala kamu mengenai begitu banyak hal. Beberapa alasan mengapa kamu harus belajar front-end web development meliputi: 

  • Kamu Akan Lebih Mudah Mendapat Kerja 

Bahkan apabila kamu tidak pernah bekerja di bidang yang membutuhkan keahlian web development, keahlian ini akan memberikan nilai jual tambah bagi karier kamu

Sebagai contoh, bayangkan kamu bekerja di sebuah bisnis retail kecil yang menjual produk tertentu. Bisnis seperti ini akan ragu dalam menghabiskan banyak uang untuk keperluan pengembangan web dan pemeliharaan situs.

Tapi, apabila kamu kebetulan memiliki kemampuan front-end, kamu bisa mengambil alih si situs dan sekaligus meningkatkan kontribusi kamu bagi si perusahaan. 

    • Kamu Bisa Bekerja Sendiri 

Salah satu aspek paling positif dari menjadi seorang developer adalah kamu berkesempatan untuk bekerja secara mandiri di mana pun kamu berada. Sebagai front-end developer, satu-satunya perangkat fisik yang kamu butuhkan adalah komputer yang terhubung dengan listrik. 

Ini berarti kamu bisa menyesuaikan waktu kerja kamu, lokasi kamu bekerja, dan berbagai aspek kerja lainnya. Kamu bisa memilih proyek yang ingin kamu kerjakan, yang tentunya akan membuat kariermu lebih menarik dan memuaskan. 

  • Banyaknya Pekerjaan Yang Tersedia untuk Developer 

Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, terdapat kenaikan dalam kebutuhan akan web developer berpengalaman. Setelah kamu menguasai keahlian untuk menjadi seorang developer pemula, kamu akan dengan mudah menemukan lowongan di bidang terkait. 

Kamu bisa lihat ada cukup banyak alasan untuk mempertimbangkan karier sebagai front (dan juga back) end web developer. Kalau kamu benar-benar ingin mencoba karier baru, kenapa tidak? 

Bahasa Front End Apa Saja Yang Saya Harus Pelajari? 

Hal pertama yang harus kamu lakukan ketika memutuskan untuk belajar menjadi front end developer adalah mempelajari bahasa-bahasa coding tertentu. Tiga bahasa front-end yang digunakan secara universal adalah HTML, CSS, dan JavaScript.

Ketiga bahasa tersebut relatif sederhana dan mudah dipelajari oleh programmer pemula. Tidak dibutuhkan banyak waktu untuk menjadi fasih dalam ketiga bahasa tersebut. Lebih dari itu, penguasaan tiga bahasa di atas adalah hal yang tidak bisa diganggu gugat untuk mereka yang ingin bekerja di bidang front-end web development 

HTML

HTML, atau HyperText Markup Language, adalah bahasa universal dari internet. Bahasa yang satu ini digunakan oleh semua situs yang ada di internet untuk membuat konten mereka terlihat dan dapat diakses. 

Belajar HTML: kode HTML.

Kalau kamu ingin mencari pekerjaan sebagai front end developer pemula, kamu harus belajar HTML. Sebelum kita menelusuri lebih dalam apa itu HTML, saya ingin kamu melihatnya sendiri. 

Klik kanan di jendela browsermu dan klik link opsi 'view page source'. Tab baru dengan berbagai baris kode akan muncul di browser kamu – source code inilah yang memberitahu si browser apa yang harus ditampilkan di halaman situs. 

Saya tahu bahwa kodenya terlihat kompleks secara sekilas, tapi percayalah – kode ini sebenarnya sederhana. Bukan saja HTML, halaman yang kamu lihat di situs pun mengandung snippet (potongan kode) JavaScript dan CSS untuk keperluan interaktivitas dan desain situs, tapi kita akan bahas keduanya nanti. 

Mempelajari HTML akan memungkinkan kamu untuk memberitahu si halaman situs konten apa yang harus ia tampilkan dan bagaimana cara menampilkannya. Walaupun styling utamanya dilakukan melalui CSS, HTML tetap memungkinkan kita untuk memasukkan gambar, video, tabel, dan berbagai teks dengan ukuran berbeda ke dalam situs, yang tentunya memberikan kita fleksibilitas dalam hal desain. 

Kalau kamu semakin tertarik dengan karier ini dan ingin menemukan pekerjaan sebagai front end developer pemula, kamu harus belajar HTML secepat mungkin. 

BitDegree sendiri menawarkan bebagai kursus HTML yang komprehensif. Kamu bisa mencoba kursus Coding HTML untuk Pemula kalau kamu ingin mengetahui dasar-dasar HTML hanya dalam satu jam. 

Tapi kalau kamu ingin mendalami kode HTML lebih jauh dan menggunakannya bersamaan dengan CSS, kamu patut mengunjungi kursus Space Doggos di platform kami. 

CSS

Apabila kode HTML memberitahu si situs mengenai kode apa yang harus ditampilkan dan di belah mana, CSS di sisi lain memberitahu si situs mengenai tampilan seperti apa yang harus ditunjukkan. Bahasa yang satu ini adalah bahasa styling/tampilan dari internet karena ia memungkinkan developer untuk mengubah penampilan situs. 

Walaupun CSS sering disebut sebagai bahasa pemrograman yang sulit untuk dipelajari dan digunakan, hal tersebut sebenarnya tidak begitu benar kalau kamu mengakses kursus yang tepat. CSS tidak sulit sama sekali. Lagipula kalau kamu serius ingin menjadi front-end web developer, kamu tetap harus mempelajarinya, seberapa sulit sekali pun. 

Beberapa hal yang bisa kamu lakukan dengan CSS mencakup: 

  • Mengubah font. Kalau kamu menggunakan platform website building seperti WordPress, kamu akan merasa terbatas dalam jenis font apa yang kamu bisa gunakan. Tapi jangan khawatir, dengan CSS kamu dapat mengubah font dan juga menyesuaikan bagian mana saja yang menggunakan font itu.
  • Mengubah warna. CSS juga memungkinkan kamu untuk mengubah tampilan warna situs kamu. Beberapa hal yang bisa kamu lakukan adalah mengubah warna background, warna teks, dan berbagai hal seperti warna dari garis batas gambar.
  • Mengubah ukuran elemen. Setelah kamu menguasai CSS, kamu akan mampu untuk menciptakan sytlesheet yang dapat digunakan untuk mengubah ukuran berbagai elemen berbeda di halaman situs. Kamu bisa menggunakannya untuk menyesuaikan ukuran teks, judul, gambar, dan video. 

JavaScript

JavaScript adalah bahasa ketiga yang dibutuhkan oleh seorang calon front end developer pemula. Bahasa ini digunakan untuk membuat elemen interaktif yang tidak bisa dibangun melalui HTML dan CSS. Kalau kamu benar-benar serius ingin menjadi seorang front-end developer, maka kamu harus menguasai JavaScript.

JavaScript umumnya digunakan untuk keperluan front dan back end development. Hal tersebut adalah salah satu alasan mengapa bahasa pemrograman ini menjadi salah satu bahasa yang paling terkenal.

Kebutuhan akan developer JavaScript sangatlah tinggi. Ini berarti memiliki pengetahuan yang mumpuni dalam bahasa ini akan mengantarkan kamu lebih dekat ke karier web developer tingkat pemula. Beberapa yang dapat dilakukan oleh JavaScript mencakup:

  • Menciptakan elemen situs yang interaktif. Beberapa elemen tersebut meliputi tombol tekan, animasi, dan berbagai hal lainnya yang 'terlihat menarik' dan memberikan respons ketika kamu mengklik atau scroll melewatinya.
  • Menciptakan aplikasi web. Ok, ini mungkin lebih berhubungan dengan back end development dibanding front-end, tetapi masih layak disebut. JavaScript memungkinkan kamu untuk membangun aplikasi web. Hal ini bisa sangat berguna untuk progres kariermu sebagai web developer.
  • Mengundang lebih banyak orang di situsmu. Setelah kamu menguasai pengetahuan praktis JavaScript, kamu akan mampu mendesain situs yang atraktif dan responsif. Hal ini akan mengundang lebih banyak pengguna dan mendorong mereka untuk menggunakan situs sesuai yang kamu harapkan.

Intinya, kamu wajib belajar JavaScript kalau kamu ingin menjadi front end developer pemula. 

Front end developer pemula: kursus JavaScript BitDegree.

Kamu bisa mengunjungi halaman utama BitDegree dan melihat sejumlah kursus JavaScript yang bisa kamu pilih. Salah satu contohnya adalah kursus Tutorial JavaScript Interaktif yang akan mengajarkan kamu dasar-dasar mengenai JavaScript dan menyediakan kamu kesempatan untuk mempraktikkan apa yang kamu pelajari. 

Ada juga Video Tutorial JavaScript yang merupakan kursus pengantar mengenai bahasa terkait dan fungsi-fungsinya. 

Ngomong-ngomong, kalau kamu menemukan kursus front-end yang tepat di BitDegree, tetapi kamu tidak bisa membelinya sekarang (mungkin karena kondisi finansial), kami mengerti. Kamu tetap bisa mendaftarkan diri untuk beasiswa di mana biaya kursusmu akan digratiskan. 

Bagaimana Saya Bisa Mendapatkan Pekerjaan Developer Pertama Saya?

Kamu sudah tahu apa itu front end developer, apa yang mereka lakukan, dan kemampuan apa saja yang dibutuhkan dalam pekerjaan ini. Sekarang, saatnya kita membahas bagaimana kamu bisa mendapatkan pekerjaan pertama kamu sebagai front end developer pemula. 

Walaupun terdapat permintaan yang tinggi akan developer, persaingan untuk posisi entry-level bisa menjadi kompetitif – hal ini cukup bisa dipahami, bukan?

Para pencari karyawan di luar sana tidak ingin menghabiskan waktu untuk memperkerjakan seseorang yang tidak berpengalaman. 

Banyak developer pemula di luar sana yang telah memiliki portofolio kerja lepas dan mengerjakan berbagai proyek. Hal tersebut berarti kamu harus berupaya ekstra untuk menonjol dari calon karyawan lainnya.

Beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk unjuk diri di depan rekruiter dan mendapatkan pekerjaanmu sebagai front end developer pemula meliputi:

Tetap Terus Belajar dan Pastikan Kamu Menguasai Keahlian Utama

Kalau kamu berkomitmen untuk mendapatkan pekerjaan pertamamu sebagai front-end web developer, kamu perlu mengetahui sebanyak mungkin tentang HTML, CSS, dan JavaScript. Pelajari bagaimana ketiganya digunakan, perbanyak latihan, dan yang paling penting, jangan berhenti belajar!

Bangun Situs Kamu Sendiri

Front end developer bertugas membangun situs, betul? Maka dari itu, kalau kamu ingin meniti karier sebagai front end developer pemula, kamu patut membangun situsmu sendiri untuk menunjukkan keahlian kamu. 

Front end developer pemula: proses coding.

Tidak penting situs apa yang kamu buat atau apa yang kamu akan lakukan dengan situs tersebut. Yang penting adalah tampilan situs, respons situs tersebut, dan cara kamu meng-code si situs. Pastikan kamu berusaha sebaik mungkin, dan masukkan detail situs tersebut ke dalam CV kamu ketika melamar pekerjaan front-end developer.

Simpan Portofolio Kamu

Sama halnya dengan portofolio kamu. Kamu harus menyimpan catatan berbagai proyek dan pekerjaan lain yang sempat kamu selesaikan di masa lampau.

Banyak orang yang memasukkan portofolio mereka ke situs yang mereka buat – lihat di atas – namun ini bukanlah keharusan. Apa yang wajib kamu lakukan adalah memasukkan karya terbaik kamu, desain secara atraktif, dan lalu tunjukkan itu sebagai bukti keahlian developer kamu.

Menjadi Pekerja Lepas (Freelancer)

Bahkan kalau kamu tidak berniat menjadi developer lepas, proyek-proyek lepas berskala kecil dapat membantu kamu membangun portofolio yang baik. Hal ini pastinya akan membedakan kamu dengan para developer pemula di luar sana. 

Pilih pekerjaan yang kamu rasa kamu sudah punya cukup pengalaman di dalamnya. Gunakan kesempatan itu untuk membuat sesuatu yang atraktif yang bisa kamu tunjukkan. Jangan lupa juga untuk cari kesempatan yang membuat kamu senang dan tertantang. Siapa tahu – mungkin akhirnya kamu lebih memutuskan menjadi developer lepas!

Bekerja Sukarela

Kalau kamu kesulitan mencari pekerjaan lepas di luar sana untuk portofolio kamu, kamu bisa memulai dengan mengerjakan tugas-tugas sukarela. Cari organisasi nirlaba atau amal di luar sana dan tanyakan apakah mereka sedang membutuhkan orang dengan keahlian web development.

Di kebanyakan kasus, mereka akan dengan senang hati menerima bantuan kamu – bahkan apabila tugasnya sesederhana menulis buletin HTML. Ya, siapa juga yang tidak ingin mendapatkan sesuatu secara gratis? 

Udacity Review Logo
Pro
  • Desain yang sederhana (tidak ada informasi yang tidak perlu)
  • Kursus-kursus berkualitas tinggi (bahkan untuk kategori yang gratis)
  • Terdapat berbagai fitur khusus
Fitur-Fitur Utama
  • Program Nanodegree
  • Cocok untuk perusahaan/firma
  • Sertifikat kelulusan berbayar
Udemy Logo
Pro
  • Banyaknya pilihan kursus
  • Mudah untuk dinavigasi
  • Tidak ada kendala yang bersifat teknis
Fitur-Fitur Utama
  • Banyaknya variasi kursus
  • Kebijakan pengembalian dana dalam 30 hari
  • Sertifikat kelulusan gratis
Udacity Review Logo
Pro
  • Mudah digunakan
  • Menawarkan konten berkualitas
  • Harga transparan
Fitur-Fitur Utama
  • Gratis sertifikat penyelesaian
  • Fokus pada keahlian data science
  • Waktu belajar yang fleksibel

Terlibat dalam Hackathon

Kalau kamu menikmati proses pembuatan situs dan coding desain front-end yang interaktif, maka hackathon bisa dijadikan batu loncatan untuk memulai kariermu. Tidak tahu apa itu hackathon? Di kegiatan ini, kamu akan bekerja sama dengan coder lain untuk merancang berbagai kode atau program berdasarkan instruksi yang diberikan. Cari tahu lebih lanjut di sini

Front end developer pemula: tutorial HTML5 BitDegree.

Hal-hal tersebut hanyalah beberapa yang bisa kamu lakukan sebagai front-end developer yang ingin memulai karier pertamamu. Kalau kamu kesulitan mendapatkan pekerjaan pertama maka kamu harus tetap berjuang. Terus ikuti tren baru dan berbagai praktik terbaik di industri ini, tetap belajar dan berlatih. Kamu akhirnya akan mendapatkan pekerjaan pertamamu!

Kesimpulan

Front-end web development telah menjadi pilihan karier yang sangat atraktif di beberapa tahun terakhir. Kurangnya jumlah developer berpengalaman mengarah pada tingginya kebutuhan akan front end developer pemula. Sekarang adalah waktu yang terbaik bagi kamu belajar keahlian coding. 

Terdapat ratusan kursus online dan sumber daya lain yang bisa membantu perjalanan kamu menjadi developer profesional. Kalau kamu ragu dari mana kamu harus mulai, kamu bisa mengunjungi edX, Udacity, dan Coursera dan mengecek berbagai kursus HTML, CSS, dan JavaScript yang tersedia. 

Kalau kamu sedang malas gerak dan tidak ingin mencari secara manual – tenang, kami sudah menyertakan tautan ini: Front-end Developer’s learning path. Ketika kamu mengklik tautan tersebut, kamu akan menemukan informasi tentang berbagai kursus yang bisa membantu perjalanan belajar kamu.

Setelah kamu menguasai dasar-dasar front-end development, hal yang tersisa adalah latihan dan latihan. Coba mencari pekerjaan lepas di luar sana dan kerjakan berbagai proyek skala kecil. Berpartisipasi secara sukarela untuk membangun portofolio kamu, ciptakan situs pribadi, dan yang paling penting, jangan gampang menyerah!

Berikan feedback Anda pribadi

Berikan opini pribadi Anda & bantu ribuan orang untuk memilih situs belajar online yang terbaik. Semua feedback, baik itu yang positif atau negatif, akan diterima selama Anda bersikap jujur. Kami tidak akan mempublikasikan feedback yang bias atau spam. Jadi, kalau Anda ingin membagikan pengalaman, opini atau bahkan saran pribadi - tempat ini ada untuk Anda!

FAQ

Bagaimana cara menjadi seorang front end developer pemula?

Untuk mendapatkan pengalaman sebagai front end developer, kamu bisa berlatih dan mendapatkan sertifikat kursus online. Lebih dari itu, kamu pun bisa menyelesaikan proyek freelance, atau bahkan bekerja secara sukarela dan membangun situs kamu sendiri. Jangan lupa pula untuk menyimpan portofolio pekerjaaanmu.

Apa yang harus saya kuasai untuk menjadi front-end developer?

Untuk menjadi front-end developer, direkomendasikan bagi kamu untuk menguasai bahasa-bahasa pemrograman seperti HTML, JavaScript, dan CSS. Untuk membuat pekerjaan kamu lebih mudah, kamu juga bisa pelajari framework dan library seperti Angular,js, React.js, atau BootStrap.

Bagaimana Anda memilih situs kursus online mana yang patut diulas?

Kami memilih daftar situs belajar online berdasarkan ukuran pasar, popularitas, dan yang paling utama, permintaan pengguna situs kami dan ketertarikan mereka untuk membaca ulasan MOOC mengenai situs-situs belajar online tertentu.

Seberapa banyak riset yang Anda lakukan untuk menulis berbagai ulasan e-learning yang ada?

Tim ahli MOOC kami mendedikasikan waktu selama berminggu-minggu untuk melakukan riset - dengan begitulah mereka bisa yakin bahwa penilaian mereka sudah lengkap. Melalui riset mendalam, kami dapat memastikan semua fitur utama dari situs belajar online telah kami coba dan uji, dan penilaian kami didasarkan pada data yang akurat.

Aspek apa yang paling penting ketika memilih situs belajar online yang terbaik?

Sulit untuk memilih satu aspek utama sebagai jawaban: prioritas orang berbeda-beda tergantung pada preferensi dan harapan mereka. Satu fitur bisa jadi penting buat satu orang tetapi tidak untuk yang lainnya. Tapi, semua pengguna akan setuju bahwa kualitas materi belajar yang baik adalah hal yang wajib ada di setiap situs belajar online.

Apa perbedaan antara platform ulasan e-learning kami dengan platform yang lainnya?

Setiap jenis situs penyedia ulasan MOOC memiliki keunikan masing-masing. Ulasan e-learning kami ditulis secara profesional melalui analisis yang mendalam. Banyak situs ulasan e-learning kurang menyediakan hal tersebut, sehingga inilah keunggulan situs kami!