Apa Itu Ethereum? Ethereum adalah… Baca Lebih Lanjut di Sini!

Apa itu Ethereum? Markibrol (Mari kita ngobrol)

Selamat datang, kengkawan! Mungkin kamu berada disini karena pagi ini kamu terbangun dan bertanya-tanya, “apa itu Ethereum dan bagaimana cara kerjanya? Kenapa sih banyak banget orang yang ngomongin Ethereum?”

Kamu penasaran, bahkan tetanggamu yang punya kucing aja nggak tau apa itu Ethereum! Tapi jangan khawatir, panduan ini datang untuk memberimu pencerahan mengenai mata uang kripto (atau bahasa Inggrisnya, cryptocurrency) yang lagi hits, yaitu Ethereum. Siap untuk memulai petualangan kripto?

Mari kita bahas dari awal, tempat yang bagus untuk memulai...

Sekilas Sejarah Ethereum

What is Ethereum

Pada tahun 2012, di umur 17 tahun, Vitalik Buterin dikenalkan kepada Bitcoin oleh ayahnya dan dia menjadi sangat tertarik kepada hal ini. Vitalik mulai menulis untuk Bitcoin Magazine dan mengajukan ide untuk improvisasi pada platform Bitcoin. Saat ide ini tidak diwujudkan, dia memutuskan untuk membuat mata uang kriptonya sendiri.

Ethereum adalah ide Vitalik yang diluncurkan pada tahun 2015. Semenjak didirikannya, harga Ethereum sering melonjak dan sekarang mempunyai kapitalisasi pasar atau ‘market cap’ sebesar $48.7bn (hampir Rp 700 trilyun, total harga Ethereum di dunia sekarang). Jadi, kenapa harga Ethereum naik?

What is Ethereum

Catatan: Kapitalisasi pasar Ethereum adalah nilai total dari semua Ether digabung. Ether adalah mata uang Ethereum. Sedangkan Ethereum adalah platformnya.

Teknologi Ethereum mempunyai potensi nyata untuk mengubah dunia. Apa itu teknologi Ethereum dan apa yang membuatnya spesial, kamu bilang? Mari kita cari tahu...

Apa itu Ethereum? Ethereum untuk Pemula

Catatan: Kalau kamu adalah seorang pemula, kamu sebaiknya lanjut membaca ini, biar lebih greget

Akan lebih mudah untuk menjawab pertanyaan, “apa itu Ethereum?” kalau sebelumnya kita ketahui dulu, “apa yang menyebabkan kemunculan Ethereum. Dalam kata lain, apa yang Ethereum coba untuk gantikan?”

Asep menulis tutorial menggunakan Google Docs. Dia dapat mengedit pekerjaannya dan membaginya dengan siapapun yang dia mau. Suatu hari, Google Docs diretas, atau katakan pemerintah menutupnya, sehingga Asep kehilangan semua tulisannya.

Sekarang Asep memutuskan untuk hanya menggunakan perangkat lunak pengolah kata atau word processor di dalam komputernya, jadi pekerjaannya akan tersimpan dengan aman. Tapi nggak juga, ya kan? Komputer Asep bisa saja dicuri, rusak atau diretas juga.

Asep mulai putus asa, akhirnya dia memutuskan untuk menjual lap top nya dan beli pensil, buku catatan dan stempel saja. Beres! Asep.. oh, Asep..

Sebetulnya permasalahan si Asep disini adalah dia ingin kemudahan dan kecepatan yang dimiliki internet tetapi dengan kendali dan keamanan yang dimiliki seperti pensil dan kertasnya. Nah, apa hubungannya sama Ethereum?

Disini Ethereum adalah sosok yang mampu untuk menawarkan kekuatan (yaitu kemudahan dan kecepatan) internet tanpa perlu mengorbankan keamanan dengan mempercayakan informasi pribadimu kepada aplikasi seperti Facebook, Google atau bank online.

Tidak banyak orang mengerti bahwa aplikasi seperti Facebook dan Google mengumpulkan dan menyimpan berjuta-juta informasi pengguna di dalam server. Ini artinya data pengguna disimpan di beberapa lokasi tertentu (ini dinamakan sentralisasi). Kalau salah satu lokasi ini diretas, kita semua terjebak dalam masalah besar!

Nah, cara kerja Ethereum adalah menghapus keperluan untuk mempercayai aplikasi-aplikasi untuk menyimpan informasi pribadi. Ini dilakukan dengan desentralisasi menggunakan teknologi blockchain atau rantai blok.

Blockchain Dasar

Versi internet Ethereum adalah dimana server dan awan atau cloud diganti oleh jaringan sistem-sistem yang dipanggil nodes (bentuk majemuk dari node). Nodes ini menyimpan dan memelihara database yang tersebar yang dipanggil blockchain.

Ada ribuan nodes di dalam jaringan dan semua menyimpan keseluruhan blockchain. Semakin banyak nodes, semakin aman jaringan dan data yang disimpan. Informasi yang kamu masukkan ke penyimpanan ini hanya dapat dikendalikan olehmu. Simpanan ini tidak berada di dalam komputermu, atau di dalam server sentral - simpanan ini berada di dalam seluruh jaringan nodes.

Informasi yang digenggam dalam blockchain diverifikasi secara konsensus. Ini artinya lebih dari separuh nodes harus memberi persetujuan akan kebenaran sebuah informasi untuk disimpan di dalam blockchain.

Meretas sistem seperti ini hampir tidak mungkin karena seseorang harus mengendalikan lebih dari separuh jaringan untuk memaksakan sebuah konsensus. Walaupun separuh jaringan berhasil dikendalikan, prosesnya memakan banyak biaya demi menyelesaikan serangan ini sehingga tidak ada gunanya.

Seperti yang saya sebut sebelum ini, Ethereum bukan penemu teknologi blockchain, Bitcoin adalah penemunya, tetapi Ethereum menggunakan teknologi ini dan mengimprovisasinya secara luar biasa. Jadi, apa itu blockchain Ethereum?

Catatan: Baca panduan Pengertian Blockchain kami untuk memahami lebih dalam tentang teknologi blockchain.

Pengertian Ethereum: Blockchain 2.0 dan Kegunaannya

Blockchain Ethereum (atau sering juga dipanggil ‘Blockchain 2.0’) menggunakan teknologi mirip Bitcoin, tetapi lebih maju dan lebih mampu untuk melakukan banyak hal dibanding blockchain Bitcoin. Blockchain ini melakukannya dalam dua cara utama;

What is Ethereum

Smart Contract

Blockchain Ethereum dirancang sedemikian rupa sehingga transaksi hanya dapat berlangsung jika beberapa ketentuan dapat dipenuhi. Aturan-aturan yang memutuskan beberapa ketentuan inilah yang dipanggil ‘smart contract’ atau kontrak pintar. Ini adalah bagian esensial bagi menjawab pertanyaan tentang apa itu Ethereum.

Sebagai contoh, bayangkan mesin jual otomatis atau vending machine. Kalau Bambang ingin membeli permen dari sebuah vending machine, dia memerlukan uang yang cukup untuk membelinya. Kalau dia tidak memiliki cukup uang, dia tidak bisa membeli permen yang dia inginkan. Jadi sebuah smart contract mungkin terlihat seperti ini;

JIKA Bambang memasukkan Rp 2000 ke dalam vending machine MAKA vending machine tersebut akan memberikan Bambang sebuah permen.

Setelah kontrak seperti di atas ditulis, maka perubahan tidak akan dapat terjadi. Itulah kenapa hal ini dipanggil transaksi ‘tanpa kepercayaan’ atau ‘trustless’. Kamu tidak perlu untuk mempercayai individu di dalam jaringan - jika ketentuan kontrak tidak dapat dipenuhi, maka kontrak tersebut tidak akan terjadi.

Bayangkan! Jaringan global trustless yang tidak pernah offline!

Untuk belajar lebih lanjut mengenai smart contract, lihat Panduan Apa Itu Smart Contract kami.

DApp

What is Ethereum

Aplikasi terdesentralisasi (terjemahan dari ‘decentralized application’) atau ‘dApp’ adalah aplikasi yang tidak berjalan pada server sentral tradisional, melainkan berjalan pada blockchain - mereka menggunakannya untuk mendesentralisasi server mereka.

DApp adalah inti dari desain Ethereum dan juga inti dari kepercayaannya. Para pendiri Ethereum ingin pengguna untuk belajar Ethereum dan membangun di dalamnya. Jadi bagian lain dari pertanyaan tentang apa itu Ethereum pastinya adalah tentang dApp.

Ethereum mempunyai bahasa coding sendiri yang dipanggil Solidity. Solidity digunakan untuk membangun dApp. Karena Solidity mirip seperti JavaScript (salah satu bahasa pemrograman paling umum), ini mendorong para developer untuk membuat dApp yang baru dan menarik.

dApp ini mungkin sekali bersaing dengan (atau menggantikan) aplikasi tersentralisasi di dalam industri seperti media sosial, e-commerce, email dan perbankan online. Terdapat peluang tak terhingga dalam membangun dApp pada blockchain Ethereum.

Ringkasan Kilat

Mari sekilas kita ulas kembali pertanyaan yang kita tanyakan sebelumnya: apa itu Ethereum?

Apa yang kita pelajari sejauh ini…?

Secara sederhananya, kita belajar bahwa Ethereum adalah blockchain yang membolehkan pengguna untuk membangun smart contract dan dApp - ini merupakan potensi yang dapat mengubah internet untuk selamanya.

Puas, kan? Yakin? Mantab! Tanpa menunda lagi, dengan gambaran jelas tentang apa itu Ethereum, mari kita lihat lebih dalam tentang apa itu Ethereum dan bagaimana cara kerjanya?

Pengertian Lebih Lanjut: Apa itu Ethereum dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Ether adalah nama mata uang dari Ethereum. Kadang-kadang dua nama ini tertukar namun lebih mudah jika kamu ingat bahwa Ethereum adalah sistemnya dan Ether adalah nama mata uangnya.

What is Ethereum

Kalau kamu ingin melakukan apa saja di dalam sistem, kamu memerlukan Ether. Ether adalah bahan bakar sistem Ethereum, dan seringkali dipanggil ‘bensin’ karena alasan ini. Setiap transaksi pada Ethereum memerlukan sejumlah bahan bakar agar dapat dijalankan. Semakin besar kegiatannya, semakin besar bahan bakar yang diperlukan.

Pertanyaan tentang apa itu Ethereum dan bagaimana cara kerjanya seringkali diikuti dengan pertanyaan tentang Ethereum vs Bitcoin. Karena kebanyakan orang membandingkan Ether dengan Bitcoin, jadi mari kita luangkan waktu sedikit untuk membahas perbedaan-perbedaan utamanya.

Bitcoin

  • Bitcoin adalah uang digital. Blockchainnya membolehkan transfer uang digital secara manual peer-to-peer. Kalau Jupri ingin membayar Mamat 10BTC (Bitcoin) untuk mengecat rumahnya, tanpa menggunakan bank, dia dapat menggunakan Bitcoin. Ini akan terlihat seperti berikut; Jupri mengirim 10BTC (Bitcoin) kepada Mamat.
    Mudah dan sederhana! Ini adalah satu fungsi Bitcoin, dan Bitcoin melakukannya dengan sangat sukses!
  • Terdapat kapital atau batasan pada jumlah Bitcoin yang bisa dikeluarkan (21 juta), sehingga ini menjadi penyimpanan nilai yang dapat diandalkan, seperti halnya emas atau berlian.
  • Waktu rata-rata untuk sebuah transaksi Bitcoin yang telah dikonfirmasi adalah, walaupun bisa terselesaikan secepat 10 menit.
Compare Crypto Exchanges Side by Side With Others

Did you know?

Have you ever wondered which crypto exchanges are the best for your dating goals?

See & compare TOP3 crypto exchanges side by side

Ether

  • Mari kita ingat kembali apa itu Ethereum dan nama mata uangnya: Ether adalah bahan bakar digital untuk smart contract terautomasi pada jaringan Ethereum. Kalau Jono ingin membayar Kipli 10ETH untuk mengecat rumahnya, dia dapat menggunakan smart contract Ethereum. Transaksinya akan terlihat seperti ini; JIKA Kipli mengecat rumah Jono MAKA 10 ETH akan dikirim ke Kipli. Apa itu ETH? ETH adalah singkatan dari Ether. Nah, seperti yang kamu lihat di contoh tersebut, Ether dapat digunakan mirip seperti Bitcoin. Bedanya dengan teknologi smart contract adalah, Jono tidak akan membayar Kipli sampai Kipli mengecat rumah Jono. Kipli tidak akan dibayar jika dia tidak mengecat rumah Jono, jadi dia tidak bisa menipu! Sistem yang sama dapat digunakan untuk memandu transaksi jenis apapun, dari email sampai cara sebuah perusahaan menggaji karyawannya.
  • Tidak ada batasan pada jumlah Ether yang bisa dibuat. Walaupun jumlahnya tidak akan melebihi 100.000.000 untuk waktu yang amat sangat lama.
  • Transaksi Ethereum sangat cepat - transaksi pintar atau smart transaction berbahan bakar Ether mengambil masa hanya dalam beberapa detik.

Apa itu Ethereum Mining?

Nah, tadi kita sempat membahas apa itu ETH sebagai perpanjangan dari pembahasan tentang apa itu Ethereum, sekarang cara mining Ethereum atau dalam bahasa Indonesia yang komplit, cara menambang Ethereum. Dalam Bitcoin dan juga Ethereum, uang kripto baru (Bitcoin atau Ether) dibuat melalui proses yang disebut “mining” atau “menambang” (seperti menambang emas, dsb.). Nodes dalam blockchain harus memverifikasi transaksi; nodes ini diberi imbalan berupa uang baru. Sebagai contoh, node Ethereum (diketahui sebagai seorang penambang) diberi imbalan berupa Ether baru.

Ini disebut mining atau menambang karena mirip dengan penambangan emas atau berlian. Tetapi disini cara mining Ethereum bukanlah dengan menggali tanah, melainkan dengan memverifikasi transaksi.

Cara mining Ethereum seperti ini dipanggil mining ‘Proof of Work’ (PoW) karena node harus menunjukkan bukti bahwa ia telah bekerja atau work (memverifikasi transaksi) agar dapat mendapat imbalan Ether. Dampak buruk dari mining PoW adalah diperlukannya kekuatan komputer yang besar, sehingga listriknya pun besar juga, dan ini merupakan pengeluaran yang mahal dan juga buruk bagi lingkungan. Jadi, sekarang kamu mempunyai gambaran mengenai cara menambang Ethereum.

Dengan segera, para developer Ethereum berharap untuk dapat memulai metode cara menambang Ethereum yang baru, yang dipanggil ‘Proof of Stake’ (PoS). Metode ini menggunakan listrik yang jauh lebih kecil, sehingga lebih efisien dalam pengeluaran dan lebih baik untuk lingkungan!

Dalam PoS, pengguna yang mempunyai banyak Ether dipilih secara acak untuk memverifikasi transaksi. Cara mining Ethereum seperti ini akan diberi imbalan berupa biaya melainkan mata uang baru dan juga akan menggunakan kekuatan dan listrik yang jauh lebih rendah.

Tips singkat: Pengguna yang dipilih dalam PoS untuk memverifikasi transaksi dipanggil ‘Staker’ atau ‘pemegang saham’.

Apa itu Penyimpanan Ethereum?

Ether tidak pernah meninggalkan blockchain, jadi dia tidak disimpan secara fisik dimanapun. Kalau kamu ingin menggunakan Ethereum, kamu akan memerlukan ‘dompet’ (yang juga kadang-kadang dipanggil ‘alamat’ Ethereum atau Ethereum ‘address’).

Dompet Ethereum kamu tidak akan menyimpan satupun Ether, namun dia akan menyimpan kode yang diperlukan untuk mengaksesnya. Kode-kode ini dipanggil kunci pribadi. Kalau kamu kehilangan kunci pribadi, kamu akan kehilangan Ether milikmu. Jadi memilih dompet yang bagus adalah penting! Dibawah ini adalah empat jenis dompet utama;

Dompet Hardware

Ini merupakan perangkat keras penyimpanan seperti USB flashdisk. Ledger Nano S adalah salah satu dompet hardware yang mahal dengan menawarkan penyimpanan kunci secara offline yang aman. Akan tetapi, seperti rangkaian kunci yang sebenarnya, dompet hardware juga dapat hilang. Jadi berhati-hatilah ketika kamu menyimpannya!

What is Ethereum Ledger Nano S Wallet

Dompet Desktop

Menyimpan kunci publik dan kunci pribadi langsung di komputermu. Opsi ini menggunakan password atau kata kunci yang tidak boleh hilang atau kamu lupakan. Dompet ini juga memakan ruang atau space yang besar di perangkatmu. Dengan ini kami rekomendasikan dompet desktop Exodus.

What is Ethereum Exodus Wallet

Dompet Mobile

Mirip dengan dompet desktop, tapi menggunakan jauh lebih sedikit space - dompet ini cocok untuk menyimpan kunci pribadi dan publikmu dalam smartphone. Jaxx menawarkan para penggunanya untuk menyimpan kunci publik dan pribadi sampai 13 mata uang kripto yang berbeda.

What is Ethereum Jaxx Wallet

Dompet Web

Menyimpan kunci pribadimu secara online - contoh untuk dompet seperti ini adalah dompet  Coinbase.Ini adalah jenis dompet yang paling rendah keamanannya dan kami tidak merekomendasikan untuk menggunakannya bagi menyimpan Ether dalam jumlah apapun yang kamu tidak sanggup untuk menanggung resiko kehilangan.

What is Ethereum Coinbase wallet

Dompet Kertas

What is Ethereum Paper Wallet

Ini adalah opsi penyimpanan paling tua - cara ini hanyalah penggunaan beberapa helai kertas dengan kode-kode akses kamu yang ditulis diatasnya. Pasti tidak bisa diretas, namun kamu harus selalu ingat dimana meletakannya!

Sebuah dompet yang terhubung ke internet disebut ‘hot storage’. Sedangkan yang tidak terhubung dengan internet disebut ‘cold storage’. Saat menyimpan kunci-kunci pribadi, dianjurkan untuk menggunakan kombinasi dompet ‘hot’ dan ‘cold’ untuk keamanan maksimal. Setelah mengetahui apa itu ETH, bedanya dengan Bitcoin, dan lainnya, sekarang kamu juga paham tentang penyimpanan Ethereum dan dompet jenis apa yang sesuai untukmu.

Dimana Beli Ethereum

Kamu dapat membeli Ether dari tiga sumber utama;

Broker adalah tempat pertukaran coin seperti Coinmama yang menjual dan membeli Ether dengan biaya tertentu. Broker sederhana untuk digunakan tetapi juga lumayan mahal. Kamu dapat menggunakannya untuk membeli Ether dengan mata uang fiat (IDR, USD dsb.) dengan menggunakan kartu debit/kredit atau dengan transfer bank.

Platform perdagangan seperti Bitfinex menghubungkan pembeli dan penjual di dalam sebuah pertukaran dengan menggunakan orang tengah yaitu Bitfinex. Ini adalah apa yang digunakan trader untuk memperdagangkan satu mata uang kripto ke mata uang kripto lainnya. Sebagai ontoh, membeli Ether dengan Bitcoin, atau menjual NEO untuk Litecoin.

Platform Peer-to-peer seperti LocalEthereum membolehkan pembeli dan penjual untuk menghubungi satu sama lain secara langsung untuk bernegosiasi harga. Opsi ini lebih beresiko dari dua sumber sebelumnya karena kamu berjual-beli dengan seseorang yang tidak kamu ketahui. Tidak ada orang tengah, jadi kamu tidak perlu mengeluarkan biaya untuk ini, dan kamu dapat membayar secara tunai.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai cara dan tempat untuk membeli Ether, kamu dapat mengikuti panduan Cara Membeli Ethereum kami.

Apa yang Dilakukan Ethereum Sekarang?

Banyak dApp yang sedang dibuat pada blockchain Ethereum dan sejenis penggalangan dana yang disebut ICO digunakan untuk membayarnya. Jadi mengetahui apa yang sedang dilakukan Ethereum sekarang sangat berguna.

ICO (Initial Coin Offering) membolehkan para developer untuk menjual ide produk mereka untuk membayar pembuatannya - seperti Kickstarter tapi untuk dApp.

Lihatlah beberapa dApp yang sedang dikembangkan (atau yang sudah dikembangkan) pada Ethereum dengan ICO;

Golem adalah dApp yang membolehkan pengguna untuk menyewakan tenaga komputernya yang sedang menganggur kepada pengguna lain. Seperti menyewakan mobil kamu ke orang lain disaat kamu sedang tidak menggunakannya!What is Ethereum Golem

 

EtherTweet adalah platform komunikasi yang sangat mirip dengan aplikasi media sosial terkenal namun yang ini berada pada blockchain sehingga tidak ada otoritas sentral. Ya betul, ini adalah versi dApp Twitter dan sama sekali tidak ada lembaga pengontrol!

Etheroll adalah kasino online yang menggunakan blockchain Ethereum untuk membuat permainan dadu online yang adil. Walaupun, semua teknologi baru ini sudah merupakan perjudian yang cukup bagi orang banyak!

Dengan semua perkembangan ini, mudah untuk lupa bahwa Ethereum masih tergolong sangat muda dan masih memiliki beberapa kendala.

Beberapa pengkritik berpendapat bahwa platform ini terlalu rumit bagi banyak pengguna. Kerumitan ini dapat berarti bahwa pengguna berpengalaman dapat menipu para pemula kalau mereka mau. Ethereum telah dibandingkan dengan DOS, karena DOS memerlukan Windows untuk membuatnya menjadi ramah pengguna. Jadi kemungkinan nanti akan diluncurkan sesuatu yang akan membuat Ethereum lebih ramah pengguna!

Mempunyai gambaran yang jelas mengenai kegiatan Ethereum sekarang membolehkan kita untuk berlanjut ke isu berikutnya - yaitu Ethereum ‘fork’. Secara sederhananya, ini adalah sebuah perselisihan di kalangan komunitas Ethereum yang membagi platform ini menjadi dua. Kemungkinan ini merupakan kekurangan dalam cara operasi komunitas tersebut. Saat. Kamu menjalankan sesuatu dengan pemilihan suara, tidak semua akan setuju - ini adalah hal yang wajar.

Apa yang akan Dilakukan Ethereum di Masa yang akan Datang?

Bayangkan semua transaksi yang berbeda dan terjadi setiap harinya. Membeli dan menjual mobiI, menyewa rumah, membeli barang online. Ini semua melibatkan kepercayaan akan uangmu dan informasimu kepada orang lain. Ethereum memperbaiki hal ini, yang artinya ada banyak potensi di masa yang akan datang. Jadi sekarang kamu bukan hanya paham tentang apa itu Ethereum, tetapi juga cara kerjanya.

Hari demi hari semakin banyak teknologi nyata yang terhubung dengan internet - kita memanggilnya ‘Internet of Things’ atau ‘Internet untuk Segala’. Kunci pintu, kulkas, oven, bohlam lampu, kompor dan TV dapat dihubungkan dengan internet dan semua ini perlu dijalankan secara aman dengan instruksi yang jelas.

Sekarang, bayangkan sebuah dunia dimana smart contract dan dApp memandu semua transaksi dan teknologi secara otomatis, dengan rekor tak terkalahkan dalam pemeliharaan ini semua secara online terus-menerus. Keren nggak menurutmu?

Nah, kita bertanya tentang apa itu Ethereum pada permulaan panduan ini. Dan, jawaban sesungguhnya ialah, Ethereum adalah apa saja yang kamu inginkan. Jadi, ayo kita mulai, belajar Ethereum dan berpikir secara besar. Masa depan dimulai sekarang!

Leave your honest feedback

Leave your genuine opinion & help thousands of people to choose the best crypto exchange. All feedback, either positive or negative, are accepted as long as they’re honest. We do not publish biased feedback or spam. So if you want to share your experience, opinion or give advice - the scene is yours!

FAQ

How to pick the best crypto exchange for yourself?

Picking out the best crypto exchange for yourself, you should always focus on maintaining a balance between the essential features that all top crypto exchanges should have, and those that are important to you, personally. For example, all of the best exchanges should possess top-tier security features, but if you’re looking to trade only the main cryptocurrencies, you probably don’t really care too much about the variety of coins available on the exchange. It’s all a case-by-case scenario!

Which cryptocurrency exchange is best for beginners?

Reading through various best crypto exchange reviews online, you’re bound to notice that one of the things that most of these exchanges have in common is that they are very simple to use. While some are more straightforward and beginner-friendly than others, you shouldn’t encounter any difficulties with either of the top-rated exchanges. That said, many users believe that Coinbase is one of the simpler exchanges on the current market.

What is the difference between a crypto exchange and a brokerage?

In layman’s terms, a cryptocurrency exchange is a place where you meet and exchange cryptocurrencies with another person. The exchange platform (i.e. Binance) acts as a middleman - it connects you (your offer or request) with that other person (the seller or the buyer). With a brokerage, however, there is no “other person” - you come and exchange your crypto coins or fiat money with the platform in question, without the interference of any third party. When considering cryptocurrency exchange rankings, though, both of these types of businesses (exchanges and brokerages) are usually just thrown under the umbrella term - exchange. This is done for the sake of simplicity.

Are all the top cryptocurrency exchanges based in the United States?

No, definitely not! While some of the top cryptocurrency exchanges are, indeed, based in the United States (i.e. Coinbase or Kraken), there are other very well-known industry leaders that are located all over the world. For example, Binance is based in Tokyo, Japan, while Bittrex is located in Liechtenstein. While there are many reasons for why an exchange would prefer to be based in one location over another, most of them boil down to business intricacies, and usually have no effect on the user of the platform.

Days
Hours
Minutes
Seconds