Tron Coin: Tutorial Lengkap tentang Tron Cryptocurrency

Dari pertengahan Desember ke awal Januari, Tron (TRX) mengalami pertumbuhan sebesar 2.000% - ya, dua ribu (2.000) persen pertumbuhan dalam waktu tiga minggu saja! Hampir semua orang pernah mendengar tentang Tron coin, tapi apakah kamu tahu apa sesungguhnya Tron itu? Atau kamu masih bertanya-tanya kepada diri sendiri, tentang apa itu Tron coin?

Kalau jawabannya iya,  kamu berada di tempat yang tepat!

Di akhir panduan ini, kita akan tamat membahas semua yang perlu kamu ketahui untuk mampu menjawab secara menyeluruh pertanyaan, “Apa itu Tron coin?”. Disamping dasar-dasar TRX coin, saya juga akan memperkenalkan kamu kepada:

  • Tim pengembang TRX
  • Beberapa potensi kegunaan
  • Keuntungan dari menggunakan koin ini
  • … dan pastinya, keamanan TRX

Mari kita mulai!

Jadi, Apa itu Tron coin?

Untuk memahami apa itu Tron coin, kita perlu memulai dari yang paling bawah. Tron adalah platform hiburan terdesentralisasi dan tempat berbagi konten yang menggunakan teknologi blockchain dan peer-to-peer (P2P). Kamu bias menganggapnya sebagai outlet media sosial generasi berikutnya yang dimana kamu bias membuat dan berbagi konten dengan siapa saja dan dimana saja di dunia ini. Tronix adalah unit dasar akun di blockchain Tron. Mata uangnya yang digunakan untuk membayarmu untuk konten kamu, dan sering dipanggil seperti symbol tickernya yaitu ‘TRX’.

Orang-orang yang menikmasti media sosial, permainan online dan bentuk lain dari hiburan online, akan menyukai Tron.

Dengan menggunakan ekosistem Tron cryptocurrency, kamu bukan hanya dapat membagi konten dengan orang lain, tetapi kamu juga akan mendapat kompensasi sebagai seorang pembuat konten dan data yang kamu hasilkan. Model seperti ini bergerak sebagai oposisi langsung dari perusahaan-perusahaan media sosial tradisional, sepert Facebook yang memonetisasi data pengguna. Seringkali mereka melakukan ini tanpa sepengetahuan pengguna, meraup keuntungan hanya untuk diri mereka sendiri. Ketika kamu menggunakan Tron cryptocurrency, kamu memegang kendali atas datamu dan kamu akan diberi kompensasi atas konten kamu sendiri.

Apa itu Tron Coin: Kemitraan Tron

TRX sudah memiliki beberapa kemitraan besar, seperti yang dimiliki bersama oBike. Perusahaan berbagi-sepeda terbesar di Asia Tenggara (oBike), berbasis di luar Singapur, meluncurkan token mereka sendiri, oCoin. Token ini diluncurkan dalam tahun ini pada jaringan Tron pada Januari lalu. oCoin mempunyai kegunaan di dalam dunia nyata sebagai alat pembeli pengendaraan pada platform oBike. Perusahaan ini memberdayakan pengguna untuk mendapatkan oCoin hanya dengan memilih untuk mengendarai oBike.

Kemitraan besar lainnya termasuk dengan raksasa semi-konduktor, Bitmain, perusahaan terdepan dalam produksi dan desain chip ASIC yang digunakan untuk menambang Bitcoin.Antminer S9 Bitmain adalah salah satu produk paling terkenal yang digunakan komunitas penambang bitcoin. Jadi, jika seseorang bertanya kepadamu apa itu TRX coin, jangan lupa untuk menyebut juga jaringan besar mereka dengan mitra-mitranya.

Zag- S&W, salah satu mitra Tron, adalah firma hukum internasional terdepan yang mempunyai fokus kepada hukum korporasi dan komersial. Ini adalah mitra yang menjanjikan karena firma ini adalah bagian dari Legal 500 yang mempunyai jaringan yang lebar kepada beberapa perusahaan terbesar di dunia. Kemitraan ini akan menawarkan dukungan komprehensif dalam transaksi, operasi, manajemen resiko asset digital serta adaptasi hukum lintas jurisdiksi. Seiring dengan bertambahnya jumlah pertukaran atau exchange yang menambah Tronix ke dalam daftar merek, kebutuhan akan dukungan hukum juga ikut membesar. Sehingga kemitraan ini menjadi sangat strategis.

Ini bukanlah gerakan yang mengejutkan dari lembaga non-profit yang berada di balik Tron.

Apa itu Tron coin: Yayasan Tron

Yayasan Tron atau Tron Foundation adalah lembaga non-profit berbasis di pusat industri kuat Asia Tenggara di Singapura. Yayasan ini secara umum bergerak dalam operasi jaringan kripto Tron dengan prinsip keterbukaan, keadilan dan transparansi dalam mendukung tim pengembangan Tron.

Tim di balik Yayasan Tron memegang teguh regulasi dan kepatuhan pada hukum sebagai nilai tertinggi. Mereka mendapat persetujuan dari Otoritas Regulasi Korporat dan Akuntansi (Accounting and Corporate Regulatory Authority) dan berada di bawah supervisi Hukum Perusahaan Singapura.

Nah, masih penasaran untuk tahu lebih lanjut mengenai Tron coin, kan? Ayo kita pelajari lebih lanjut kali ini mengenai pendirinya, Justin Sun, akan membantumu dalam memahami koin ini dengan lebih baik.

Pros
  • Super secure
  • Protection against physical damage
  • Supports more than 1500 coins and tokens
Pros
  • Can be managed from mobile device
  • Very secure
  • Supports more than 1,100 cryptocurrencies
Pros
  • Easy to use
  • Free to register and keep crypto coins in
  • Decent fees

Apa itu Tron coin: Justin Sun

Pemimpin Yayasan Tron adalah seorang pemuda bernama Justin Sun, yang mempunyai latar belakang yang kerennya pecah banget untuk seseorang di umur berapapun, apalagi di umur semuda 27 tahun*. Sebagai permulaan, dia menemukan aplikasi Peiwo yang sudah mempunyai pengguna sebanyak 10 juta. Justin Sun telah membawa Peiwo menjadi aplikasi streaming pertama yang menerima mata uang kripto. Aplikasi Peiwo adalah salah satu anggota terdepan dalam komunitas konten audio online.

Forbes memasukkan Sun ke dalam daftar “30 under 30” di Asia. Jadi, kalau ada orang yang bertanya tentang Tron coin atau apa alasan untuk memilih Tron coin, jadikan kesuksesan dan latar belakang pendirinya ini sebagai salah satu faktor pendukungnya. Selain itu, Justin Sun juga merupakan anak didik Jack Ma, yang semua orang tahu bahwa beliau adalah pendiri Ali Baba group. Jack Ma memilih Justin Sun secara pribadi untuk belajar di kampus bergengsi Jack Ma Hupan University yang memiliki jumlah penerimaan yang lebih sedikit atau lebih ketat dari Princeton University. Justin Sun juga adalah lulusan dari University of Pennsylvania. Walaupun hubungan antara Ali Baba dan Tron masih belum jelas, beberapa developer kelas atas dari Ali Baba memilih untuk berpindah tempat ke Tron. Ini membuat hubungan mereka bertambah keruh.

Selain Jack Ma, Sun mengelilingi dirinya dengan lebih banyak mentor kelas atas termasuk Feng Li dan Tim Berners-Lee. Untuk kamu yang belum tahu, Feng Li adalah penasehat mata uang kripto Ripple dan memimpin investasi di Coinbase. Tim Berners-Lee dikenal karena penemuannya, apalagi kalau bukan World Wide Web.

Di luar tim mentor eksklusif ini, jumlah para influencer berbobot di dunia kripto yang percaya bahwa Tron coin akan sukses terus meningkat, termasuk Hacker Noon.

Bagaimana Cara Menggunakan TRON?

Keuntungan terbesar dari penggunaan TRX coin adalah kamu memberi kekuatan kepada pembuat konten dan seniman atau artis di seluruh dunia untuk memperoleh kepemilikan akan konten yang mereka buat.

Tron memimpin sebuah pergerakan yang dipanggil sebagian orang sebagai we generasi ketiga atau third web. Walaupun kedengarannya seperti sesuatu yang ada di masa depan, web generasi ketiga ini, atau web 3.0 dapat memberdayakan orang-orang untuk menggunakan internet seperti tujuan semula ditemukannya web ini – sebagai jaringan terbuka yang terdesentralisasi.

Selama periode gelembung dot-com atau dotcom bubble, internet telah mengambil jalan yang bertentangan dengan asalnya yang terdesentralisasi. Raksasa media sosial di Silicon Valley membangun di atas infrastruktur yang telah diberikan kepada mereka dan mengubahnya sedemikian rupa sehingga para raksasa teknologi atau Tech Giants dapat membuat uang dari data pengguna. Cambridge Analytica adalah kasusnya dan titik dari system ini. Walau bagaimanapun, Tron akan meletakkan kekuatan kembali ke genggaman tangan para pengguna, sehingga mereka dapat mengendalikan data mereka.

Dengan menggunakan kripto Tron, kamu membimbing internet kembali ke jalannya yang semula. Kamu meletakkan data kembali ke bawah kendalimu dimana kamu memiliki pilihan untuk tidak membuka atau memonetisasi data untuk kepentinganmu. Jadi, salah satu jawaban dari pertanyaan apa itu Tron coin adalah, sesuatu yang akan membawa internet ke tujuan yang aslinya.

Dari sudut pandang developer, Tron juga sesuatu yang special karena pada saat ini TRX  sedang dibangun sedemikian rupa sehingga membolehkan penggunaan Bahasa tingkat tinggi apapun untuk kontrak cerdas atau smart contracts. Ini artinya para developer di masa depan dapat menggunakan bahasa pemrograman manapun yang mereka inginkan untuk membangun di atas desain software terbuka ini.

Salah satu produk terbesar yang dikembangkan pada Tron sejauh ini adalah cryptopuppies (“puppies” yang berarti anak-anak anjing). Tidak lama setelah cryptokitties diluncurkan terlebih dulu, Tron mencoba untuk ikut memperingati tahun Anjing setelahnya dalam kalender Cina. Anjing Tron masih dijual dengan harga setaraf sekitar Rp 261.000. Ini hanyalah satu dari banyak contoh produk yang sukses dalam jaringan ini.

Bagaimana Cara Transaksinya Bekerja?

Untuk membantumu dalam memahami sepenuhnya apa itu Tron coin, saya akan memberimu sekilas pandang mengenau cara kerja transaksi TRX coin.

Seperti banyak mata uang digital lainnya, transaksi TRX coin terjadi di dalam ledger public. Dalam ledger public ini, sejarah dari setiap transaksi dapat dirunut sampai jauh ke belakang ke transaksi yang pertama. Model transaksi yang Tron coin gunakan mirip seperti model transaksi yang digunakan oleh Bitcoin. Perbedaannya hanyalah Tron telah mengimprovisasi model Bitcoin dengan menyediakan system keamanan tambahan. Model yang digunakan TRX dinamakan UTXO.

Di dalam model UTXO, terdapat output dasar yang merupakan sejumlah uang yang dikirim ke alamat TRX pengguna bersama dengan seperangkat aturan atau rules yang akan membuka jumlah spesifik tersebut. Hasil akhirnya adalah sebuah output yang dipanggil UTXO.

Tapi untuk benar-benar memahami apa itu TRX, kamu tidak perlu tahu terlalu banyak tentang model UTXO. Itu adalah untuk para developer dan kutu buku yang kemungkinan mengetahui lebih banyak daripada yang diperlukan. (Bukannya ada yang salah dengan hal tersebut!)

Kamu harus fokus ke gambaran besarnya, berpegang kepada kegunaan secara umum yang disajikan Tron untuk orang-orang yang ingin merebut kembali kendali atas data mereka dan masih menggunakan media sosial.

Apa Saja Potensi yang Dimiliki TRON?

what-is-tron-coin

Karena kamu sudah memiliki gambaran yang cukup solid tentang apa itu Tron coin, sekarang waktunya untuk membahas potensi yang dimilikinya. Hubungan Justin Sun dengan Jack Ma mengundang sebuah pertanyaan tentang apakah akan ada sebuah merger atau penggabungan dari kedua entity tersebut di masa depan. Berita kejadian seperti ini akan menjadi seusatu yang besar dan tentunya akan meluncurkan Tronix ke jalan yang jelas dan terjamin akan kesuksesannya. Tron masih tergolong baru dan masih dalam proses permulaannya. Namun tetap saja, kita tidak bias menjadi terlalu optimis.

Tron crypto mungkin akan gagal berkembang karena cara Justin Sun menangani komunikasi, yang terkadang pernah membuat geram para investor. Sun memiliki reputasi sebagai pemberi berita terkini atau update yang memberitahukan bahwa sebuah pengumuman besar akan diumumkan di masa yang akan datang. Hal ini sangat dimaklumi adalah hal yang mengesalkan. Orang-orang juga memandang Sun sebagai seorang pemuda yang terlalu bergejolak dan mungkin terlalu naif untuk menjalankan blockchain yang memiliki kekuatan sebesar Tron.

Pandangan negatif kepada reputasi Tron dan Justin Sun lainnya muncul pada awal tahun 2018, ketika berita tersebar bahwa Tron menggunakan beberapa kode Ethereum dan melanggar lisensi  hak cipta Ethereum. Sejak saat itu hal ini telah dikoreksi. Pada waktu yang sama, terdapat juga rumor mengenai Justin menarik tunai koinnya sendiri yang berharga sekitar Rp 17.38 triliun. Setelahnya, berita ini terbukti sebagai rumor juga.

Sebagian orang berpendapat bahwa terdapat kampanye hitam yang dibuat demi merusakkan reputasi Justin Sun. Reputasi Sun seringkali dibombardir ketika memulai belajar tentang Tron coin dan mengetahui bahwa koin ini baru saja berada dalam tahun pertama dari peta jalan yang terbentang sampai tahun 2023. Dalam kata lain, saat ini adalah periode yang masih muda untuk Tron, sehingga berita-berita seperti tersebut akan hilang juga seiring dengan waktu. Lihatlah Jed McCaleb dari Stellar. Orang-orang tiba-tiba lupa semua tentang Mt Gox ketika berita tentang kemitraan Stellar yang dibina dengan IBM muncul. Jadi, lagi-lagi sekarang adalah hari yang masih muda untuk Tron.

Apakah TRON Aman?

Kalau kamu menggunakan platform Tron, reputasi platform ini adalah cukup bagus sampai sekarang. Anggaran mereka sepertinya memang diprioritaskan untuk keamanan, ini yang saya lihat dari berita terkini bahwa Tron mempekerjakan seorang insinyur keamanan atau security engineer, Jorge Quo. Dia telah mendapat pengakuan dari kalangan Google, Qualcomm, Huawei atas pencapaiannya. Quo akan menangani semua riset dan development untuk keamanan Tron. Dia yang akan membantu dalam menjawab semua pertanyaan yang berpusat pada keamanan dan berhubungan dengan topik tentang apa itu Tron coin.

Ketika kita berbicara tentang penanganan TRX itu sendiri, kamu harus berpandai-pandai.

Seperti menangani kode password pengaman, kamu harus menangani apapun cara menyimpan koinmu secara sangat sensitif. Kamu dapat memilih untuk menyimpan koinmu di dalam dompet atau wallet, sepertu contohnya myetherwallet.com, tapi jika kamu memilih untuk menggunakan wallet, pastikan bahwa kamu menulis kunci pribadimu secara manual. Kalau kamu tidak menulis kunci pribadimu, kamu dapat kehilangan koin-koinmu untuk selamanya.

Karena mata uang kripto merupakan sesuatu yang terdesentralisasi, situs seprti myetherwallet.com tidak menyimpan data-datamu sama sekali. Mereka tidak mempunyai backup nama pengguna atau username kamu dan juga passwordnya. Kamu tidak bsa mendapatkan email yang dikirim kepadamu untuk mereset password ketika kamu lupa password kamu sendiri. Kamu harus mempunyai kunci pribadi yang diberikan kepadamu ketika kamu mendaftar atau sign up. Itu saja. Itu adalah satu-satunya cara untuk masuk ke dalam akunmu.

Seperti asset digital yang lain, Tron dapat dieksploitasi, dan keamanannya dapat terbobol. Ini adalah resiko yang mau tidak mau kita terima di zaman digitisasi ini. Kamu dapat mengikuti Teknik keamanan dasar seperti mengamankan kunci pribadimu menggunakan dompet hardware. Teknik seperti ini dapat meningkatkan kemampuanmu dalam melindungi dirimu sendiri.

Akan tetapi, mungkin kamu adalah musuh terbesarmu dalah hal penyalahgunaan TRX. Layakanya mata uang digital yang lain, sesorang dapat melakukan beberapa hal ilegal untuk menghindar dari pengenaan pajak atau untuk perdagangan secara ilegal. (Walaupun, perlu diketahui bahwa TRX yang dimiliki Justin Sun akan terkunci sampai 2021, sehingga dia tidak dapat menyentuh perbekalannya seperti eksekutif c-suite di Wall Street).

Bagaimana TRX Coin Dapat Disalahgunakan?

Seperto banyak koin lain atau aset secara umumnya, TRX dapat digunakan untuk menggelapkan uang atau penghindaran pajak. Bahkan kenyataannya, sebanyak 36% pemilik Bitcoin berencana untuk melakukan penipuan pajak pada tahun ini, menurut sebuah artikel yang ditulis oleh Motley Fool.

Seiring dengan meningkatnya regulasi atas mata uang kripto, ruang untuk para penjahat untuk menggunakan mata uang kripto secara ilegal semakin menyempit. Konsep seperti KYC (Know Your Customer) atau ketahui identitas pelangganmu, menjadi semakin banyak diterapkan untuk mengidentifikasi dan memverifikasi orang-orang yang menggunakan mata uang digital. KYC bagus untuk mengidentifikasi para pemilik aset, dan juga menguntungkan para pemiliknya sendiri dengan memastikan legitimasi platform yang mereka gunakan.

Trading orang dalam juga dapat terjadi di dalam Tron seperti di dalam koin-koin yang lain. Kecurigaan akan trading orang dalam banyak terdapat di kripto. Tidak ada rumor yang luar biasa mengenai Tron dan trading orang dalam yang pernah muncul melihat adanya rumor yang telah terbukti salah mengenai Justin Sun meraup TRX berharga berbiliun US Dollar untuk dirinya sendiri. Sun mengambil uang untuk dirinya sendiri seharusnya tidak membuatmu menilai bahwa Tron adalah koin yang buruk kalau kamu masih ingin kepastian mengenai Tron coin dan segala yang berhubungan dengannya.

Secara menyeluruh dan lintas aspek, TRX coin adalah solid. Teknologi dan para personal di balik Tron coin hadir dengan kekhawatiran yang kecil. Tim TRX coin sedikit demi sedikit sedang dibangun dengan developer dari Ali Baba dan tech giants lainnya. Memang Justin Sun merupakan seseorang yang masih muda, tetapi ini hanya berarti bahwa dia berada di generasi yang sama dengan mata uang kripto – dia memahami audiens yang segar lagi muda. Koin ini pastinya sangat berharga untuk diperhatikan.

Kesimpulan

what-is-tron-coin

Dengan kepemimpinan muda yang energetik di dalam diri Justin Sun, koin ini sedang melanglang buana. Pendirinya merupakan seseorang yang mempunyai koneksi yang paling bagus di dunia kripto. Kenyataan bahwa dia dapat memanggil Jack Ma, pendiri Ali Baba group, dan juga pendiri World Wide Web, sebagai orang-orang yang bergaul dengannya menunjukkan betapa kuat posisinya sekarang. Pikirkan ini ketika kamu mencoba menggambarkan tentang apa itu Tron coin.

Pernahkah kamu mendengar perkataan, tunjukkan orang-orang di sekitarmu dan saya akan menunjukkan siapa dirimu sebenarnya? Perkataan ini berlaku untuk hubungan mentor dalam dunia bisnis juga. Jariang pertama Justin Sun dan juga visinya akan masa depan merupakan aset yang kuat. Projek ini masih sangat baru, dan saya merasa berdebar untuk melihat apa yang akan disajikan masa depan untuk Tron!

*Pada tahun 2020, Justin Sun berumur 28 tahun

Leave your honest review

Leave your genuine opinion & help thousands of people to choose the best crypto exchange. All reviews, either positive or negative, are accepted as long as they’re honest. We do not publish biased reviews or spam. So if you want to share your experience, opinion or give advice - the scene is yours!

FAQ

How to pick the best crypto exchange for yourself?

Picking out the best crypto exchange for yourself, you should always focus on maintaining a balance between the essential features that all top crypto exchanges should have, and those that are important to you, personally. For example, all of the best exchanges should possess top-tier security features, but if you’re looking to trade only the main cryptocurrencies, you probably don’t really care too much about the variety of coins available on the exchange. It’s all a case-by-case scenario!

Which cryptocurrency exchange is best for beginners?

Reading through various best crypto exchange reviews online, you’re bound to notice that one of the things that most of these exchanges have in common is that they are very simple to use. While some are more straightforward and beginner-friendly than others, you shouldn’t encounter any difficulties with either of the top-rated exchanges. That said, many users believe that Coinbase is one of the simpler exchanges on the current market.

What is the difference between a crypto exchange and a brokerage?

In layman’s terms, a cryptocurrency exchange is a place where you meet and exchange cryptocurrencies with another person. The exchange platform (i.e. Binance) acts as a middleman - it connects you (your offer or request) with that other person (the seller or the buyer). With a brokerage, however, there is no “other person” - you come and exchange your crypto coins or fiat money with the platform in question, without the interference of any third party. When considering cryptocurrency exchange rankings, though, both of these types of businesses (exchanges and brokerages) are usually just thrown under the umbrella term - exchange. This is done for the sake of simplicity.

Are all the top cryptocurrency exchanges based in the United States?

No, definitely not! While some of the top cryptocurrency exchanges are, indeed, based in the United States (i.e. Coinbase or Kraken), there are other very well-known industry leaders that are located all over the world. For example, Binance is based in Tokyo, Japan, while Bittrex is located in Liechtenstein. While there are many reasons for why an exchange would prefer to be based in one location over another, most of them boil down to business intricacies, and usually have no effect on the user of the platform.