Gaji Web Developer: Berapa Banyak Yang Dihasilkan oleh Web Developer?

Gaji web developer - meja kerja Salah satu pertanyaan yang sering muncul di benak seseorang yang sedang mempertimbangkan karier di bidang web development adalah berapa besar gaji yang mereka dapat terima. Berapa kisaran gaji web-developer entry-level?  Bagaimana dengan gaji back end developer? Apakah berbeda dengan gaji front end developer? Bagaimana juga perbandingannya dengan gaji full-stack web developer? 

Hal yang lumrah bagi siapa pun untuk bertanya-tanya mengenai perbedaan dalam hal gaji dari beberapa tipe web developer tersebut. Terlepas dari apakah Anda sedang berencana beralih karier dan ingin mengetahui apakah bidang ini layak ditekuni, atau hanya sedang penasaran dan sekadar ingin tahu lebih jauh – topik mengenai gaji pekerjaan web developer memang hal yang menarik untuk dibahas! Hari ini, kita akan membahas berbagai perbedaan dalam kisaran gaji berbagai web developer di luar sana. Mengingat aspek gaji juga dipengaruhi oleh faktor geografis, kita pun akan memberikan analisis mengenai perbedaan geografis tersebut. 

Tipe-Tipe Web Developer 

Sebelum kita langsung berbicara tentang angka percisnya, mari kita telisik terlebih dahulu tipe-tipe developer yang banyak orang bicarakan ketika mereka bertanya tentang topik gaji web developer.

Ada yang disebut dengan entry, junior, dan juga senior-level developer. Para web developer entry-level adalah mereka yang baru saja terjun dan bekerja di dunia web development. Biasanya mereka baru saja menyelesaikan kuliah mereka dan mendapatkan pekerjaan pertama, atau mungkin mereka menyelesaikan berbagai kursus online dan mendapatkan tawaran kerja pertama. Apapun latar belakangnya, gaji entry level web developer biasanya termasuk yang paling kecil dibandingkan kategori web developer lainnya. Ini tentunya hal yang normal – seiring jam terbang mereka bertambah, gaji mereka pun akan meningkat (sama layaknya pekerjaan yang lain). 

Web developer junior adalah mereka yang telah memiliki pengalaman komersial di bidang web development. Mereka yang berada di posisi ini telah mengerjakan beberapa proyek, dan dapat menjelaskan beberapa detail terkait bagaimana industri web development bekerja. Gaji web developer junior cenderung berada di tengah-tengah – bisa dibilang gaji mereka setara dengan gaji rata-rata yang sering dijadikan acuan di berbagai artikel tentang gaji web developer. 

Terakhir, ada yang disebut sebagai web developer senior. Web developer junior akan bertransisi menjadi web developer senior setelah ia bekerja keras selama 10-15 tahun. Periode tersebut mungkin terkesan sangat lama, tapi memang itulah adanya. Gaji web developer senior berada di persentil paling atas – merekalah yang menghasilkan jumlah gaji terbesar di industri web development. 

Front End, Back End, atau Full Stack? 

Baik itu pekerjaan web developer entry-level, junior, senior, mereka dapat dikategorikan ke dalam tiga grup berbeda – front end, back end, dan full-stack developer. 

Front end developer bertanggung jawab dalam mengelola sisi visual dari halaman situs. Mereka menangani elemen-elemen grafis, antarmuka, dan berbagai hal lain di antara keduanya. Gaji front end developer biasanya sedikit lebih rendah dibanding gaji back end developer mengingat bahwa tingkat kompleksitas coding yang dibutuhkan di posisi ini sedikit lebih mudah. 

Back end developer bekerja dengan berbagai kode di balik berfungsinya suatu situs. Mereka yang ada di posisi ini bertanggung jawab atas keberlangsungan situs – walaupun mereka bekerja di balik layar dan hasilnya tidak secara langsung dilihat oleh publik, merekalah yang patut menerima ucapan terima kasih karena kontribusi mereka dalam membuat suatu situs berfungsi dengan baik. 

Terakhir, ada yang disebut dengan full-stack web developer. Developer yang satu ini disebut sebagai ahli dari semuanya – full stack developer adalah developer yang menguasai sisi back end dan juga front end dari suatu situs. Mereka di posisi ini mengerjakan sisi visual dan juga coding sisi server dari suatu situs. Dari ketiga tipe tersebut, full stack developer-lah yang menghasilkan jumlah gaji terbesar. 

Gaji Web Developer – Mari Kita Bicara tentang Jumlah Percisnya 

Kita telah mengkaji berbagai kelompok web developer yang ada. Mari kita lanjutkan ke pembahasan utama dari tutorial dan menjawab pertanyaan pokok kita – berapa banyak yang dihasilkan oleh para web developer? 

Pertama-tama, Anda harus ketahui bahwa angka yang akan saya paparkan sangatlah bergantung pada faktor geografis. Gaji web developer sangat dipengaruhi oleh variabel-variabel seperti lokasi geografis, ukuran perusahaan, tingkat kompetensi yang dibutuhkan, dsb. Selalu ingat hal-hal tersebut ya!

Untuk menjaga kemudahan dalam membaca tutorial ini, saya akan membahas daftar gaji web developer yang dibagi menjadi tiga tingkat – entry, junior, dan senior. Jadi, tanpa berlama-lama lagi, mari kita mulai. 

Berapa Banyak Yang Dihasilkan oleh Entry-Level Web Developer? 

Seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya mengenai gaji entry-level web developer, para developer di kategori ini menghasilkan jumlah gaji yang terkecil dibandingkan yang lainnya. Mengingat bahwa mereka baru saja memulai perjalanan karier di bidang web development, bukan hal yang aneh kalau informasi tersebut benar adanya. Mari kita lihat gaji rata-rata developer dari kategori ini. 

Indeed.com memperkirakan bahwa, secara rata-rata, gaji entry-level web developer bervariasi antara $19,7 per jam (data dari Januari 2021). Dengan penghitungan sederhana, dan dengan mempertimbangkan jumlah jam kerja rata-rata per minggu di AS yaitu 40 jam, kita bisa mencapai kesimpulan bahwa jumlah gaji per tahunnya adalah $38,000.

Gaji web developer - gaji rata-rata

Jumlah ini (ketika kita lihat konteks di baliknya) dapat dijelaskan melalui beberapa faktor utama. Pertama-tama, para entry-level web developer digaji lebih kecil karena mereka memiliki pengalaman yang masih minim. Seringkali, pekerjaan yang mereka lakukan membutuhkan tingkat pemahaman dan pendidikan yang lebih sedikit. Lebih dari itu, para entry-level developer seringkali dimonitor dan dibimbing oleh para developer yang lebih senior dari mereka. 

Penting juga bagi saya untuk menyebutkan bahwa tipe development yang dikerjakan oleh entry developer terkait akan sangat mempengaruhi jumlah gaji. Gaji front-end entry-level developer secara rata-rata akan berada di bawah gaji full stack developer pemula.

Sekarang Anda sudah tahu besaran gaji entry-level web developer. Mari kita berlanjut ke kategori junior developer. 

Membandingkan Situs Belajar Online Satu per Satu

Apakah kamu tahu?

Pernahkah Anda bertanya-tanya situs belajar online mana yang terbaik untuk pengembangan karier Anda?

Lihat & bandingkan 3 situs belajar online paling TOP satu per satu.

Berapa Besar Gaji Yang Dihasilkan oleh Para Junior Web Developer?

Berdasarkan data dari Glassdoor.com, gaji junior web developer berkisar sekitar $79,000 per tahun. Ya, jumlahnya sama dengan dua kali lipat gaji entry-level developer. Angka tersebut bukanlah hal yang mengejutkan tentunya! Junior web developer seringkali dianggap sebagai developer yang telah memutuskan untuk pakem dengan pilihan karier mereka dan mereka tentunya memiliki lebih banyak pengalaman. Lebih dari itu, seseorang yang dipanggil dengan label “junior web developer” memiliki tingkat pengalaman yang bervariasi, mulai dari satu tahun sampai 15 tahun. Jadi, tidak heran apabila ada perbedaan yang signifikan antara entry-level dan junior web developer. 

Gaji web developer junior

Gaji junior web developer tentunya juga bergantung pada perusahaan tempat ia bekerja. Ada perusahaan yang menjanjikan developer ini dengan gaji jauh di atas rata-rata, ada juga yang menyediakan kompensasi dalam bentuk lain seperti kesempatan mengerjakan proyek-proyek berskala besar. 

Gaji rata-rata web developer junior

Terakhir, mari kita bahas tentang gaji senior web developer. 

Pro
  • Banyaknya pilihan kursus
  • Mudah untuk dinavigasi
  • Tidak ada kendala yang bersifat teknis
Fitur-Fitur Utama
  • Banyaknya variasi kursus
  • Kebijakan pengembalian dana dalam 30 hari
  • Sertifikat kelulusan gratis
Pro
  • Desain yang sederhana (tidak ada informasi yang tidak perlu)
  • Kursus-kursus berkualitas tinggi (bahkan untuk kategori yang gratis)
  • Terdapat berbagai fitur khusus
Fitur-Fitur Utama
  • Program Nanodegree
  • Cocok untuk perusahaan/firma
  • Sertifikat kelulusan berbayar
Pro
  • Mudah digunakan
  • Menawarkan konten berkualitas
  • Harga transparan
Fitur-Fitur Utama
  • Gratis sertifikat penyelesaian
  • Fokus pada keahlian data science
  • Waktu belajar yang fleksibel

Berapa Besar Gaji Yang Dihasilkan oleh Para Senior Web Developer?

Gaji senior web developer berada di yang "paling puncak" dibandingkan web developer lain. Senior developer, tergantung pada jenis spesialisasi yang mereka pilih, akan menerima jumlah gaji terbesar. Ini tentunya masuk akal mengingat mereka menawarkan sesuatu (pengalaman dan keahlian khusus) yang banyak dicari perusahaan. Senior web developer pun biasanya bekerja di perusahaan-perusahaan tersohor yang tentunya berkontribusi terhadap besarnya gaji mereka. 

Gaji web developer senior

Gaji rata-rata dari senior web developer berada di kisaran $103,000 per tahun. Jumlah tersebut sama dengan $8,600 per bulan. Terdapat perbedaan yang begitu besar dengan gaji junior web developer namun sekali lagi, hal ini sangat bisa dimengerti.  

Jenis Spesialisasi Yang Diambil pun Berpengaruh!

Selain ketiga level developer di atas, ada juga jenis pengklasifikasian yang menentukan perbedaan dalam hal gaji web developer – spesialisasi yang dimiliki. 

Ketiga tipe web developer (front end, back end, dan full-stack) mendapatkan jumlah penghasilan yang berbeda, terlepas dari jam terbang mereka. Mengingat full-stack development adalah bidang yang membutuhkan waktu dan keahlian terbanyak, gaji full stack web developer akan lebih tinggi dibandingkan back end atau front end developer. 

Gaji front end web developer

Front end web developer menghasilkan sekitar $92,000 per tahun. Sebagai perbandingan gaji back end web developer diperkirakan berada di kisaran $93,000. Walaupun perbedaannya tidak signifikan, back end developer cenderung menghasilkan gaji yang lebih besar karena lebih besarnya jumlah coding yang mereka harus kerjakan. 

Gaji back end web developer

Gaji full-stack web developer berada di kisaran $113,600 per tahun. Walaupun hal ini merupakan loncatan yang besar dari gaji front end atau back end developer, developer kategori yang satu ini layak mendapatkan jumlah tersebut mengingat tingkat keahlian yang harus mereka punyai. 

Gaji full-stack web developer

Perbedaan Regional 

Ketika berbicara tentang gaji web developer, penting bagi kita untuk mengetahui perbedaan antara satu daerah dengan daerah lainnya. Walaupun data gaji yang disebutkan di atas sendiri berlaku untuk AS, saya rasa cukup menarik untuk membandingkannya dengan jumlah yang ada di Eropa. 

Gaji web developer berdasarkan daerah

Seperti yang Anda bisa lihat pada grafik di atas, terdapat variasi kisaran gaji yang berbeda dari satu tempat ke tempat lainnya (grafik disediakan oleh valuenomad.com). Kisarannya bisa bervariasi mulai dari $60000 di Swiss sampai $7400 di Ukraina (jumlah ini dikonversi dari EUR ke USD dengan rasio 1:1,15). Data tersebut menunjukkan bahwa gaji web developer sangatlah bergantung pada faktor geografis. 

Hal-Hal Lain di Luar Gaji 

Salah satu hal yang seringkali diabaikan ketika membahas tentang web developer adalah berbagai keuntungan menjadi web developer selain gaji yang mereka hasilkan.

Pertama-tama, web development banyak dinilai sebagai salah satu spesialisasi yang sangat menjanjikan. Teknologi terus berkembang pesat. Semakin ke sini, semakin banyak perusahaan memperkerjakan web developer untuk memperluas jangkauan mereka dan mengembangkan berbagai inovasi terkait situs dan aplikasi mereka. Sangat sulit untuk membayangkan masa depan di mana web developer akan kehilangan pekerjaan mereka. 

Mengingat karier di web development seringkali ditawarkan oleh para perusahaan yang relatif baru dan memiliki cakupan internasional, banyak keuntungan lain yang Anda dapat terima selain gaji yang besar. Perusahaan-perusahaan ini sering menyediakan para karyawan dengan kondisi kerja yang nyaman (baik itu untuk opsi bekerja di kantor atau di rumah), aktivitas tim yang menantang, biaya untuk mengikuti berbagai konferensi dan seminar, gaji lembur, pernak-pernik perusahaan, dan lain sebagainya! Walaupun hal-hal tersebut sering dilupakan dalam diskusi mengenai dunia web developer, mereka tentunya menambah poin-poin ekstra ke dalam daftar alasan mengapa Anda patut mempertimbangkan karier tersebut. 

Keuntungan menjadi web developer lainnya adalah tidak adanya batasan dalam hal seberapa jauh Anda dapat berkembang dan tumbuh sebagai ahli. Setiap hari Anda akan menerima tantangan baru! Apabila Anda terus bekerja keras, gaji Anda akan terus meningkat. Sebagai web developer, Anda pun memiliki kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan sampingan, yang dapat menambah jumlah penghasilan Anda. 

Kesimpulan 

Pada titik ini, Anda sudah mengetahui jumlah gaji yang dihasilkan oleh berbagai jenis web developer. Mari kita simpulkan tutorial hari ini. 

Dari tiga tipe web developer yang ada di luar sana, full-stack developer lah yang menghasilkan jumlah terbanyak. Ini karena mereka membutuhkan keahlian di bidang front end dan juga back end development untuk dapat bekerja. Sehingga, posisi full stack web developer adalah karier yang paling banyak diidamkan oleh orang-orang. 

Entry-level web developer menghasilkan jumlah gaji terkecil setiap tahunnya karena mereka baru saja memulai langkah pertama mereka di dunia web development. Sebaliknya, para senior web developer adalah figure-figur yang paling dinilai tinggi oleh perusahaan, terlihat jelas dari gaji yang mereka dapatkan. 

Sebenarnya, akan sulit untuk memberikan jawaban spesifik ketika berbicara tentang topik ini. Jumlah gaji akan sangat dipengaruhi oleh hal-hal seperti tingkat keahlian dan spesialisasi. Faktor lain selain kedua hal tersebut adalah negara atau daerah di mana developer bekerja. 

Saya harap artikel ini dapat membantu Anda, dan Anda berhasil menemukan informasi yang Anda perlukan!

Berikan feedback Anda pribadi

Berikan opini pribadi Anda & bantu ribuan orang untuk memilih situs belajar online yang terbaik. Semua feedback, baik itu yang positif atau negatif, akan diterima selama Anda bersikap jujur. Kami tidak akan mempublikasikan feedback yang bias atau spam. Jadi, kalau Anda ingin membagikan pengalaman, opini atau bahkan saran pribadi - tempat ini ada untuk Anda!

FAQ

Bagaimana Anda memilih situs kursus online mana yang patut diulas?

Kami memilih daftar situs belajar online berdasarkan ukuran pasar, popularitas, dan yang paling utama, permintaan pengguna situs kami dan ketertarikan mereka untuk membaca ulasan MOOC mengenai situs-situs belajar online tertentu.

Seberapa banyak riset yang Anda lakukan untuk menulis berbagai ulasan e-learning yang ada?

Tim ahli MOOC kami mendedikasikan waktu selama berminggu-minggu untuk melakukan riset - dengan begitulah mereka bisa yakin bahwa penilaian mereka sudah lengkap. Melalui riset mendalam, kami dapat memastikan semua fitur utama dari situs belajar online telah kami coba dan uji, dan penilaian kami didasarkan pada data yang akurat.

Aspek apa yang paling penting ketika memilih situs belajar online yang terbaik?

Sulit untuk memilih satu aspek utama sebagai jawaban: prioritas orang berbeda-beda tergantung pada preferensi dan harapan mereka. Satu fitur bisa jadi penting buat satu orang tetapi tidak untuk yang lainnya. Tapi, semua pengguna akan setuju bahwa kualitas materi belajar yang baik adalah hal yang wajib ada di setiap situs belajar online.

Apa perbedaan antara platform ulasan e-learning kami dengan platform yang lainnya?

Setiap jenis situs penyedia ulasan MOOC memiliki keunikan masing-masing. Ulasan e-learning kami ditulis secara profesional melalui analisis yang mendalam. Banyak situs ulasan e-learning kurang menyediakan hal tersebut, sehingga inilah keunggulan situs kami!

Hari
Jam
Menit
Detik