Pengembangan Web Pertanyaan Wawancara

Selenium Tutorial: Kuasai 30 Pertanyaan Wawancara Selenium

Selenium Tutorial: Kuasai 30 Pertanyaan Wawancara Selenium

selenium-interview-questions

Jika kamu tertarik pada pemrograman, kemungkinan besar kamu mungkin pernah mendengar tentang Selenium. Selain itu, kalau kamu sedang mencari Selenium tutorial untuk pertanyaan-pertanyaan wawancara bagi lowongan kerja programmer, kamu mungkin sudah cukup akrab dengan kerangka kerja (framework) ini. Banyak pengusaha saat ini mencari programmer dan developer (pengembang) yang ahli dan setidaknya berpengalaman dengan webdriver (alat untuk mengotomasi pengujian aplikasi web) ini. Tidak cukup hanya mengetahui apa itu Selenium dan bagaimana penggunaannya – kamu harus dapat menunjukkan keahlianmu juga.

Kita akan memulai Selenium tutorial ini dari awal dan berbicara tentang beberapa pertanyaan dan jawaban dasar. Setelah itu, saya akan memberi kamu contoh dari beberapa pertanyaan tingkat lanjut yang mungkin ditanyakan pewawancara kamu. Terakhir dalam proses belajar Selenium ini, kita akan melihat beberapa tips umum yang dapat kamu gunakan saat berlatih untuk wawancara kamu.

Daftar Isi

Selenium Tutorial: Pengenalan & Pertanyaan Dasar

Untuk memulai proses belajar Selenium untuk wawancara, saya akan memberikan beberapa pertanyaan yang lebih mendasar yang mungkin kamu hadapi selama seleksi pengisi lowongan kerja programmer ini. Dengan “dasar”, maksud saya bahwa ini adalah jenis pertanyaan yang cenderung diajukan di awal wawancara. Mereka ingin menguji pengetahuan umum kamu tentang framework ini, dan jika mereka melihat kalau kamu cukup berpengetahuan, mereka akan beralih ke beberapa hal yang lebih sulit (yang juga akan kami bahas nanti). Jadi, tanpa basa-basi lagi, mari mulai belajar Selenium untuk persiapan wawancara kerja ini.

Sebelumnya – Apa itu Selenium?

Selenium adalah framework pengujian aplikasi web sumber terbuka (open-source) yang gratis. Semua developer (pengembang) dapat mengunduh Selenium dan membuat perubahan dan penyesuaian yang diinginkan – ini adalah framework pengujian software web yang banyak dicari dan disukai.

Itu juga menjawab pertanyaan “untuk apa Selenium digunakan?” dan ini mungkin salah satu pertanyaan wawancara lowongan kerja programmer pertama yang akan kamu dapatkan berkaitan dengan Selenium. Ia memberikan para pengguna sebuah kemampuan pengujian aplikasi web yang lengkap. Namun, salah satu fitur utama yang membuatnya populer justru terletak pada kesederhanaan framework ini. Selenium tidak memerlukan pengetahuan bahasa scripting untuk dapat menggunakannya. Ia juga mendukung sebagian besar bahasa pemrograman populer yang ada di luar sana (C#, Java, Python, PHP, dll.).

Pertanyaan 1: Apa itu pengujian otomasi?

Pengujian otomasi adalah subjek yang sangat populer, dan ia juga disediakan oleh Selenium.

Pengujian otomasi membolehkan programmer (pemrogram) untuk menguji software (perangkat lunak) yang dikode dengan alat pengujian otomatis (seperti Selenium). Ini menghilangkan kebutuhan untuk pengujian manual – tidak diragukan lagi, akan dianggap sebagai keuntungan besar jika kamu dapat menggunakan program pengujian otomasi.

Salah satu pertanyaan paling sering mengikuti setelah pertanyaan di atas dalam wawancara lowongan kerja programmer tentang Selenium adalah – apa manfaat dari pengujian otomasi? Dan, jujur ​​saja, ada banyak. Tetapi hanya untuk memberi kamu beberapa contoh yang lebih nyata: manfaatnya adalah jauh lebih dapat diandalkan daripada pengujian manual (tidak ada ruang untuk kesalahan manusia), menghemat banyak waktu dan bahkan menghemat lebih banyak uang , lebih murah dari pengujian manual, dll.

Pertanyaan 2: Apakah dua jenis pengujian yang didukung oleh Selenium?

Uji fungsional dan regresi.

Pertanyaan 3: Apa itu Selenium webdriver?

Selain apa itu Selenium, kamu kemungkinan besar akan mendapatkan pertanyaan wawancara tentang webdriver Selenium – ini adalah bagian penting dari Selenium.

Selenium webdriver memungkinkan programmer menguji berbagai aplikasi web baik yang lokal maupun jarak jauh sebagai pengguna – ini adalah lompatan besar dalam kemajuan framework.

Pertanyaan 4: Apa tiga versi utama Selenium?

Pertanyaan selanjutnya di Selenium tutorial ini adalah tentang versi Selenium. Penting untuk diketahui bahwa terdapat versi Selenium IDE, Selenium RC, dan Selenium Webdriver.

Pertanyaan 5: Apa itu ‘selenese’?

Selenese adalah bahasa yang digunakan untuk menulis script bagi Selenium IDE.

Pertanyaan 6: Peramban apa yang didukung Selenium?

Itu tergantung pada versi Selenium mana yang sedang kita bicarakan. Selenium IDE hanya mendukung satu peramban (browser) – Firefox. Selenium RC mendukung Chrome, Explorer, Firefox dan Opera, sementara Selenium Webdriver, di sisi lain, mendukung sebagian besar browser web utama di pasaran.

Pertanyaan 7: Apa itu ‘element’?

Setiap objek yang ada di halaman web disebut element (elemen).

Pertanyaan 8: Kenapa ada orang yang menggunakan Selenium IDE sementara ada versi yang lebih bagus?

Meskipun mungkin tampak seperti sebuah pertanyaan wawancara yang asing, Selenium tutorial ini menyiapkan kamu untuk hal yang juga tidak terduga. Sebenarnya ada alasan yang sah untuk menggunakan Selenium IDE – kesederhanaan.

Framework versi IDE sangat mudah digunakan dan memiliki tingkat kesulitan belajar yang sangat rendah. Ini sangat cocok untuk orang-orang yang baru menceburi dunia pemrograman dan belum benar-benar memiliki pemahaman yang solid tentang pekerjaan mereka.

Pertanyaan 9: ‘Selenium Grid’ digunakan untuk apa?

Selenium Grid memungkinkan kamu untuk menguji beberapa halaman web (aplikasi web) secara bersamaan dan kemudian membandingkan timeframe (rentang waktu) sesudahnya. Ini bisa menjadi indikasi seberapa baik situs web kamu dalam melakukan pemeliharaan.

Pertanyaan 10: Sistem operasi apa yang mendukung Selenium?

Semua dari tiga sistem operasi utama – Windows, Apple dan Linux.

Pertanyaan 11: Apakah perbedaan utama dari perintah ‘assert’ dan ‘verify’?

Assert akan menghentikan proses pengujian halaman jika mendapatkan bahwa beberapa elemen tidak ada, sementara verify akan melanjutkan proses pengujian apa pun yang terjadi.

Pertanyaan 12: Apa perbedaan antara ‘soft asset’ dan ‘hard asset’?

Soft assert akan menjalankan tes dan tidak mengeluarkan pengecualian (exception) jika asset nya gagal, sedangkan hard assert akan langsung membuang pengecualian, dan kemudian melanjutkan dengan proses pengujian.

Pertanyaan 13: Menurutmu, apakah kelemahan utama dari Selenium?

Di Selenium tutorial ini kita juga membahas pertanyaan yang sepenuhnya tergantung pada kamu sebagai pribadi – beberapa orang mungkin merasa terganggu dengan kenyataan bahwa Selenium hanya mendukung aplikasi web, sebagian orang yang lain – kesulitan untuk mempertahankan objek. Tidak banyak dari pertanyaan wawancara framework Selenium ini membolehkan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat kamu, tetapi ini adalah salah satunya.

Pertanyaan 14: Apa kelebihan utama dari POM (Page Object Model)?

Ada dua kelebihan yang paling nyata – memudahkan kode untuk dibaca dan membuatnya dapat digunakan ulang.

Pertanyaan 15: Sebutkan jenis-jenis locator (pembuat lokasi) di Selenium.

Ada banyak jenis locator di dalam framework Selenium, beberapa jenis yang utama adalah: ID, Name, Xpath, LinkText, DOM, dll.

Selanjutnya di Selenium tutorial ini kita akan bergerak ke pertanyaan dan jawaban wawancara lowongan kerja programmer dengan kesulitan tingkat lanjut.

Pertanyaan dan Jawaban Tingkat Lanjut

Jadi – demikianlah 15 contoh pertanyaan wawancara Selenium yang paling dasar. Seperti yang saya sebutkan, kamu dapat memperkirakan pertanyaan-pertanyaan seperti di atas atau yang mirip dengannya diajukan pada awal wawancara.

selenium-interview-questions

Sekarang, mari kita beralih ke pertanyaan wawancara lebih lanjut di Selenium tutorial ini. Setelah calon atasan kamu melihat bahwa kamu mengetahui beberapa hal tentang Selenium dan bagaimana cara kerjanya, mereka mungkin ingin menguji tingkat keterampilan kamu dengan framework ini – ini mungkin melibatkan pertanyaan yang lebih mendalam, contoh penulisan kode, dll.

Pertanyaan 16: Bagaimana kamu mengambil beberapa properti elemen tertentu dari CSS ke Selenium?

Kamu dapat mengambil properti elemen dengan get().

Pertanyaan 17: Bagaimana kamu menggulir ke bawah (scroll down) halaman menggunakan JavaScript?

Untuk melakukan ini, kamu harus mengeksekusi fungsi window.scrollBy() function.

Contoh:

((JavascriptExecutor) driver).executeScript(“window.scrollBy(0,750)”);

Pertanyaan 18: Bagaimana kamu menangkap layar dengan Selenium Webdriver?

Di Selenium tutorial ini kita juga mengulas pertanyaan-pertanyaan praktek.

Untuk mengambil tangkapan layar, kamu harus menggunakan fungsi TakeScreenshot. Setelah itu, kamu dapat menyimpan tangkapan layar dengan menggunakan perintah getScreenshotAs ().

Contoh:

from selenium import webdriver browser = webdriver.Firefox() browser.get(‘http://www.bitdegree.org/’) browser.save_screenshot(‘courses.png’) browser.quit()

Pertanyaan 19: Bagaimana kamu mengunggah file melalui Selenium Webdriver?

Sebuah contoh cara melakukan ini tersedia di bawah. Ingat bahwa kamu harus menyertakan tag input dan file.

element = driver.find_element_by_id(”uploaded_file”)

element.send_keys(“C:\pictures.png”)

Pertanyaan 20: Apa itu Junit?

Selenium tutorial bagian tingkat lanjut ini mempunyai pertanyaan yang lebih sulit dari yang lain. Namun, ternyata jawabannya cukup sederhana dan mudah. Pertanyaan ini dikategorikan lebih sulit karena tidak banyak orang tahu tentangnya.

Junit adalah Java-based framework designed for unit testing (Framework berbasis Java yang dirancang untuk uji unit).

Pertanyaan 21: Berapa banyak parameter yang harus dipenuhi agar Selenium dapat lulus ujian? Apa saja parameter ini?

Ini yang saya maksud dengan pertanyaan beranak – bukan hanya kamu perlu tahu berapa jumlah parameter tersebut, namun kamu juga perlu tahu apa saja parameternya. Tenang, Selenium tutorial ini mempunyai semua jawabannya.

Secara total, ada empat  syarat (parameter) bagi Selenium untuk lulus ujian. Mereka adalah: URL, host, browser dan port number.

Pertanyaan 22: Bagaimana kamu mengidentifikasi sebuah objek dengan Selenium?

Kamu dapat melakukan ini dengan menggunakan fungsi String Locator.

Pertanyaan 23: Bagaimana kamu menemukan tautan yang rusak pada halaman web dengan Webdriver?

Selenium tutorial ini juga membahas pertanyaan wawancara yang lebih rumit – pewawancara kamu mungkin memberi beberapa tautan acak dan meminta kamu untuk memberi tahu mereka tautan mana yang berfungsi dengan baik, dan mana yang rusak.

Untuk melakukan ini, kamu harus menggunakan fungsi driver.get (). Kamu harus menyiratkan tag <a>, dan untuk setiap <a> yang muncul, jalankan saja fungsi yang disebutkan sebelumnya sebagai pengujian. Tautan yang tidak kembali sebagai “200 – OK” berarti rusak.

Pertanyaan 24: Apa perbedaan antara “/” dan “//”?

“/” dan “//” keduanya digunakan dalam XPath. “/” Digunakan untuk membuat apa yang disebut “absolute path” (jalur absolut) – seleksi dimulai dari node (simpul) pertama. “//” menciptakan “relative path” (jalur relatif), di mana seleksi dapat dimulai dari titik mana pun di dalam dokumen.

Pertanyaan 25: Apa perbedaan antara ‘Implicit wait’ dan ‘Explicit wait’?

Selain pertanyaan dengan jawaban yang praktis, di Selenium tutorial ini ada juga pertanyaan wawancara untuk lowongan kerja programmer yang paling baik dijawab dengan sesederhana mungkin. Seperti pertanyaan ini.

Implicit wait melakukan pencarian yang sedang berlangsung dan berulang-ulang untuk suatu elemen, sedangkan explicit wait adalah jenis pencarian untuk satu kali.

Pertanyaan 26: Bagaimana cara melompati metode uji di TestNG?

Jika kamu ingin melewati metode pengujian tertentu dalam TestNG, kamu harus mengatur parameter ujian tersebut menjadi “false” di area anotasi.

Pertanyaan 27: Apa saja batas otomasi di dalam Selenium?

Satu lagi pertanyaan wawancara rumit di Selenium tutorial karena di sini akan tampak apakah kamu benar-benar tahu atau tidak sama sekali – sedikit ruang untuk mengarang.

Untungnya, jawabannya cukup sederhana – captcha dan barcode adalah dua hal yang tidak dapat diotomatisasi menggunakan Selenium.

Pertanyaan 28: Sebutkan setidaknya dua jenis file yang dapat digunakan sebagai sumber bagi sebuah framework.

File Excel dan text adalah pilihan paling umum bagi menjawab pertanyaan selenium webdriver seperti ini.

Pertanyaan 29: Apakah dua jenis cara untuk membuka Selenium IDE?

Selenium IDE dapat dibuka baik dalam mode jendela maupun mode sidebar.

Pertanyaan 30: Bagaimana kamu memasukkan sebuah dokumen ke dalam dokumen yang lain?

Untuk melakukan ini, kamu harus menggunakan perintah iframe.

Selenium Tutorial: Beberapa Tips

Jadi – kita telah membahas pertanyaan dan jawaban wawancara Selenium tingkat dasar, dan saya juga telah menunjukkan kepada kamu versi pertanyaan wawancara yang lebih canggih tentang Selenium yang mungkin akan ditanyakan oleh calon atasan kepada kamu selama wawancara. Sekarang, sebelum kita akhiri Selenium tutorial ini, saya ingin menawarkan beberapa saran secara umum yang dapat kamu manfaatkan dalam wawancara kerja, baik tentang Selenium atau apa saja.

selenium-interview-questions

Sebelum

Ada banyak hal yang dapat kamu lakukan sebelum wawancara untuk memaksimalkan peluang kamu untuk tampil dengan baik. Belajar dengan tekun, tidur, merevisi pertanyaan yang mungkin muncul – semua yang akan membantu kamu mendapatkan kesempatan yang lebih baik untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. Namun, kamu mungkin sudah tahu apa yang harus kamu lakukan … Tapi apakah kamu tahu apa yang tidak boleh kamu lakukan?

Kamu tidak boleh berlebihan. “Berlebihan” maksudnya dalam proses persiapan menuju wawancara. Tentu, kamu harus mempersiapkan diri sehingga kamu bisa memberikan yang terbaik, tetapi jika wawancaranya adalah hari ini dan kamu belum tidur dalam tiga hari, apa manfaatnya? Cobalah untuk rileks dan terapkan strategi – buat suatu jadwal, luangkan waktu istirahat dan cobalah untuk tidak memikirkan pertanyaan dan jawaban wawancara di waktu istirahat ini.

Selama

Selama wawancara, tujuan utama kamu adalah menunjukkan kepada calon atasan apa keahlian yang bisa kamu berikan dan tidak membiarkan stres menghalangi penampilanmu yang lancar. Jangan hanya menjawab dengan satu kata saja dan berharap si pewawancara puas – jelaskan kapan pun kamu bisa, tunjukkan bahwa kamu memiliki pengetahuan tentang topik tersebut, tetap rendah hati dan biarkan hasil belajar Selenium kamu dalam persiapan wawancara ini melakukan sisanya!

Setelah

Setelah wawancara selesai, kamu kemungkinan besar akan merasa lega. Sebagian besar perusahaan memberi kabar dalam beberapa hari – dalam periode ini kadangkala bisa membuat stres, tetapi patut ditunggu. Tidak disarankan (sama sekali) untuk membombardir perusahaan tempat kamu diwawancarai dengan pesan dan panggilan telepon lima kali sehari untuk bertanya “apakah saya sudah mendapatkan pekerjaannya?!”. Tetap sabar dan tenang – mereka akan memberi kamu jawabannya (banyak perusahaan saat ini memberi kabar bahkan jika mereka tidak berencana untuk mempekerjakan si pelamar kerja, hanya untuk memberi tahu dan tidak membuat si pelamar menunggu).

Selenium Tutorial: Kesimpulan

Pada titik akhir Selenium tutorial ini, kamu bukan hanya tahu untuk apa Selenium digunakan tetapi juga tahu semua pertanyaan wawancara Selenium yang beragam yang mungkin akan kamu dapatkan selama wawancara untuk mengisi lowongan kerja programmer.

Ingat – percaya diri, kerja keras dan yakin akan dirimu sendiri! Jika kamu belajar dengan giat, pertanyaan seperti “untuk apa Selenium digunakan?” Dan “apa batas otomasi dalam Selenium?” akan terasa sama mudahnya.

Saya berharap yang terbaik dalam wawancara kerja kamu!

1Komentar

Klik di sini untuk mengirim komentar

  • Hi, I am QA HR. I will share what questions we often ask in interview.

    1. What is Explicit wait and Implicit wait?
    2. What is a headless browser?
    3. How to get a screenshot in Selenium? Can you write the syntax?
    4. What are the different type of Locators in Selenium?
    5. What is the best way to locate a web element if there is no unique XPath?
    6. What is StaleElementReference Exception? Have you encountered it ever and how you handled it?
    7. Do you run test cases in parallel with TestNG? If yes how many threads and does it cause any problem?
    8. What is the most common locator you use in your project?
    9. Have you ever done profiling of a web page?
    10. How frequently you use Thread.Sleep()?
    11. Suppose there are two elements on a web page with same ids, how will you handle it?
    12. Can we create an object for an interface?

More in Pengembangan Web, Pertanyaan Wawancara
Belajar CSS untuk Persiapan Wawancara Lowongan Web Developer
Belajar CSS untuk Persiapan Wawancara Lowongan Web Developer

Close