Altcoin

Apa Itu Stellar Lumens? Ketahui Semua Tentang Stellar Lumens di Sini

Apa Itu Stellar Lumens? Ketahui Semua Tentang Stellar Lumens di Sini

Dalam waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu transaksi Bitcoin, koin lain yang bernama Stellar Lumens dapat melakukan antara 120 hingga 200 transaksi dalam jumlah waktu yang sama. Apa itu Stellar Lumens? Jangan kemana-mana dan lanjut baca…

Dengan membaca artikel singkat-padat-dan-jelas ini, kamu akan memahami apa itu Stellar Lumens secara menyeluruh dan bagaimana koin ini dapat digunakan. Kamu juga akan mendapatkan pemahaman yang lebih kuat tentang fitur keamanan dan potensi penggunaan koin tersebut. Nah, sebentar lagi kita akan mulai dengan berbicara tentang beberapa fitur dasar koin XLM ini, langsung cuss!

Apa Itu Stellar Lumens?

Kamu mungkin pernah mendengar namanya, tetapi sampai kamu mulai membaca artikel ini, kamu mungkin  bertanya “Apa itu Stellar Lumens?”

Jadi, pada tahun 2014, Stellar Lumens bertekad untuk mempersempit kesenjangan antara dunia crypto dan dunia keuangan. Sejak saat itu, Stellar cryptocurrency (mata uang kripto) telah membuat serangkaian kemitraan dengan beberapa perusahaan terbesar di bidang teknologi dan keuangan. Kemitraan tersebut meliputi IBM, Stripe, dan Deloitte, serta setidaknya selusin sistem proses pembayaran dan lembaga keuangan lainnya di Eropa dan Asia.

Tujuan utama Stellar Lumens adalah untuk menjadi jalur pembayaran digital di seluruh dunia dengan menghubungkan orang-orang, pihak bank, dan berbagai sistem pembayaran. Ini memungkinkan kamu untuk mentransfer uang kepada siapa pun, di mana saja, dengan cepat dan aman dengan biaya transaksi yang sangat rendah. Biaya minimal ini saja dapat membuat Western Union tersingkir.

Sebagian orang berpendapat bahwa Stellar Lumens adalah hard fork (percabangan) dari protokol Ripple. Menariknya, Jed McCaleb yang mendirikan koin Stellar Lumens adalah pendiri Ripple juga. Namun, Jed McCaleb mengatakan sendiri di halaman Twitter-nya bahwa kedua token tersebut memiliki kode yang berbeda dan BUKAN SEBUAH FORK. Ehem *batuk* (hanya untuk meluruskan saja), kamu dapat berdebat panjang tentang ini, tetapi masa lalu tidak akan memberi tahu kamu tentang masa depan mendebarkan yang dimiliki koin Stellar.

Kalau bukan fork dari Ripple, lalu?

Jadi, kalau bukan percabangan dari koin Ripple, lalu apa itu Stellar Lumens? Perbedaan utama antara Ripple dan Stellar Lumens adalah, Stellar Lumens mentarget perseorangan sementara sasaran Ripple adalah berbagai lembaga keuangan, termasuk beberapa bank terbesar di dunia. Untuk lebih jelasnya, para target pengguna Lumens adalah orang-orang biasa, seperti Islanders (para penduduk kepulauan) di Pasifik Selatan yang menggunakan mata uang kripto XLM untuk melakukan pembayaran ritel. Ripple, di sisi lain, mentarget beberapa bank terbesar di dunia, seperti Santander, Bank of America, dan HSBC.

Koin XLM juga berbeda dari Ripple karena jenis bisnis yang berjalan di balik koin tersebut, karena Stellar Foundation adalah organisasi nirlaba. Ini berarti bahwa mereka mendapat pembebasan pajak, tidak ada pemegang saham, dan tidak ada dividen – hanya gaji dan pengeluaran.

Stellar Lumens juga menggunakan protokol yang berbeda dari Ripple, yang akan saya jelaskan sedikit setelah saya berbicara tentang beberapa kesamaan antara Ripple dan Stellar, serta lebih lanjut tentang apa itu Stellar Lumens dilihat dari latar belakangnya di bawah.

Latar Belakang Stellar

Stellar Lumens

Belum lengkap pengetahuan kita tentang apa itu Stellar Lumens sebelum membahas tentang pendirinya. Co-founder Stellar Lumens yaitu Jed McCaleb, juga merupakan pendiri Ripple dan Mt. Gox, tetapi dia meninggalkan Ripple pada tahun 2015. Alasan pengunduran diri ini sulit untuk dikonfirmasi, karena sumber yang berbeda memberikan informasi yang berbeda pula.

Dalam sebuah artikel yang berjumlah 15.000-kata yang sangat dikritik di New York Observer, di situ disiratkan bahwa seolah-olah McCaleb terpaksa pergi karena reputasinya yang buruk setelah kejadian diretasnya Mt. Gox.

Kalau kamu belum tahu, peretasan Mt. Gox adalah yang terbesar dalam sejarah Bitcoin hingga tahun ini ketika Coincheck dibobol sebanyak lebih dari setengah miliar USD. Peretasan Mt. Gox menguras uang pengguna Bitcoin sebanyak lebih dari 460 juta USD.

Stellar Lumens

Pada saat itu, Mt. Gox adalah pertukaran/bursa terbesar di dunia dan menyumbang 70% dari semua transaksi Bitcoin. McCaleb mendirikan situs web ini hampir satu dekade sebelum peretasan sebagai Magic: The Gathering yaitu platform perdagangan online Gathering (Mt. Gox adalah singkatan dari Magic: The Gathering Online eXchange).

Setelah Peretasan Mt. Gox

Setelah kejadian tersebut, Wells Fargo menangguhkan semua rekening yang menyimpan dana untuk perusahaan-perusahaan crypto, serta rekening bank operasi berbagai perusahaan tersebut, yang lumayan mencekik pemilik perusahaan-perusahaan tersebut. Ini termasuk rekening Ripple Labs, yang memiliki hubungan kerja selama 20 tahun dengan bank tersebut sebelum penutupan.

Sekitar waktu yang sama, CEO Ripple Labs, Chris Larsen diberitahu bahwa McCaleb tidak boleh lagi dikaitkan dengan perusahaan. Meskipun meninggalkan Ripple untuk tetap berada dalam dewan komisaris, bahkan sedikit saja keterlibatannya sebagai anggota dewan merupakan krisis publisitas bagi Ripple karena hubungannya dengan Mt. Gox.

Setelah itu, BANYAK sekali drama yang terjadi antara CEO Ripple dan McCaleb. Pada satu titik, McCaleb telah meminta pencabutan Larsen yang menghasilkan keputusan dewan 5-1 untuk mendukung Larsen agar mempertahankan posisinya (suara yang menolak, tentu saja dari McCaleb). Permintaan itu mungkin dibuat karena obrolan yang tidak santai saat ngopi-ngopi di kantor. Seru juga kan mengetahui latar belakang tentang apa itu Stellar Lumens?

Terobosan McCaleb

Segera setelahnya, McCaleb menerima bantuan bagi Stellar Lumens melalui investasi sebesar 3 juta dolar dari Stripe, sistem proses pembayaran berbasis di Irlandia. Mengingat dekatnya jarak antara pembuatan investasi ini dengan Wells Fargo yang menutup kegiatan Bitcoin yang kita sebut di atas, Stripe secara publik harus menjaga jarak dengan Stellar Lumens karena hubungannya dengan Wells Fargo. Namun, sekarang kemitraan ini sepenuhnya terbuka pada publik.

Namun, McCaleb telah berbicara dengan Coindesk untuk menyingkirkan sebagian besar klaim di atas. Dia mengatakan bahwa cerita yang diterbitkan di New York Observer itu sepihak dan memuat banyak pernyataan yang tidak benar.Salah satunya adalah cerita tentang pada Direktur Eksekutif Stellar, Joyce Kim, yang meninggalkan Ripple untuk bekerja di Stellar bersama McCaleb.

Cerita itu membuat Kim tampak seperti kroni McCaleb, dan menuduh bahwa Kim diberi akses kepada percakapan rahasia yang seharusnya tidak dilihatnya. Tetapi seperti yang saya katakan, banyak poin dalam cerita New York Observer yang ditolak oleh McCaleb setelahnya ketika dia mengatakan poin-poin tersebut betul-betul tidak akurat dan penuh dengan bias.

Terlepas dari keraguan akan reputasi McCaleb dalam komunitas blockchain, koin XLM telah menjadi salah satu cryptocurrency yang paling terkenal, dengan kemitraan dari IBM dan raksasa teknologi lainnya!

Tim pengembangan Stellar dipenuhi dengan pemimpin-pemimpin di industri ini, termasuk para anggota dewan komisaris dan penasihat yang juga pemimpin di tempat-tempat seperti Stanford University dan WordPress. Tetapi kita akan berbicara lebih banyak tentang tim yang solid ini sebentar lagi.

Untuk saat ini, mari kita beralih ke apa itu Stellar Lumens dalam penggunaan praktis dan globalnya.

Bagaimana Stellar Lumens Dapat Digunakan?

Kamu dapat menganggap XLM coin sebagai sepupu Bitcoin yang lebih cepat dan lebih dapat diperbesar yang tidak memerlukan penambangan (mining). Lumens dapat diperdagangkan di mana saja di seluruh dunia hanya dalam 3 hingga 5 detik. Ini ideal untuk pembayaran lintas batas (contohnya, transaksi luar negeri). Transaksi di seluruh dunia, murah dan cepat dari ponsel, tablet, atau desktop kamu dapat sangat berguna kalau kamu berada di lokasi yang terpencil tanpa akses ke bank.

Dengan Stellar Lumens, kamu tidak perlu berurusan dengan biaya mahal yang dikenakan oleh perusahaan seperti Western Union. Ini berarti bahwa ketika kamu mengirim atau menerima uang dari seseorang di luar negeri, kamu tidak perlu membayar biaya sebesar 10% atau 20%. Sebagai gantinya, kamu akan membayar sekitar 0,00001, yang saat ini kurang dari $ 0,01 USD (Rp 140.85). Jadi sekarang kamu bisa menjawab pertanyaan “Apa itu Stellar Lumens?” dari aspek penggunaan di dunia nyatanya.

Stellar memiliki pertukaran di dalamnya tempat kamu dapat jual-beli (trading) koin seperti Bitcoin, Ethereum, atau Repocoin Stellar sendiri. Kamu juga dapat trading Lumens di bursa ini. Pertukaran Stellar menguntungkan kalau kamu ingin menukar mata uang kripto XLM coin ke EUR (Euro), kemudian memberikan uang kepada teman atau anggota keluarga melalui situs transfer seperti https://www.tempo.eu.com/en.

Stellar Lumens

Dari bulan Januari hingga Agustus 2017, Stellar menyaksikan Initial Coin Offering (ICO; atau Penawaran Koin Awal) menggalang lebih dari 1,3 miliar dalam waktu 8 bulan itu saja. ICO seperti Mobius (yang hanya mendapat di bawah 40 juta dolar) memilih Stellar daripada blockchain lain yang lebih populer karena skalabilitas dan protokol konsensus Stellar.

ICO pada platform Stellar Lumens dapat dikustomisasi dan dapat mencakup berbagai fitur – termasuk Lightning Network yang terkenal yang mungkin pernah kamu dengar terkait dengan Bitcoin. Kustomisasi untuk ICO menjangkau sampai beberapa sifat, termasuk escrow (rekening bersama), penerbitan dividen, ikatan, inflasi, dan hutang yang dijaminkan.

Ada banyak kegunaan yang menarik untuk XLM coin! Mari kita menggali lebih dalam tentang apa itu Stellar Lumens dan bagaimana ia dapat memproses lebih dari seribu transaksi dalam satu detik saja!

Bagaimana Cara Kerja Transaksinya?

Stellar Lumens dapat memproses hingga 1.000 transaksi per detik untuk secuil sen saja setiap transaksi. Biaya ini sebagian besar digunakan untuk mencegah jaringannya dari mengalami serangan. Kamu dapat membuat pembayaran lintas batas ke mana saja di seluruh dunia menggunakan Lumens.

Stellar Lumens

Tidak seperti Bitcoin, Stellar tidak menggunakan Proof of Work, melainkan menggunakan apa yang dinamakan dengan Stellar Consensus Protocol (SCP; atau Protokol Konsensus Stellar). SCP Stellar memungkinkan pembayaran dilakukan dengan cepat dan aman dengan siapa saja di dunia ini.

Selain itu, kode SCP Stellar memungkinkan Lumens untuk digunakan tanpa penambangan apapun baginya untuk beroperasi. Sebagian orang berpendapat bahwa tanpa penambangan, Stellar Lumens kurang terdesentralisasi dan kurang aman dibandingkan Bitcoin. Namun, Stellar memiliki node (komputer; jamaknya nodes) di seluruh dunia dan karena alasan ini, beberapa orang menganggapnya sebagai semi tersentralisasi atau semi terpusat.

Sekarang kamu sudah tahu apa itu Stellar Lumens serta cara kerja transaksinya. Terlepas dari nilainya saat ini, ada banyak arah menarik lainnya yang akan dituju Stellar Lumens dalam waktu dekat.

Potensi Stellar

Stellar Lumens sangat berguna di Pasifik Selatan di mana ia diharapkan untuk bertanggung jawab atas 60% pembayaran lintas batas di koridor perdagangan ritel. Stellar dan IBM membawa infrastruktur perbankan ke beberapa pulau paling terpencil di seluruh dunia yang tidak mempunyai akses ke layanan keuangan yang sebagian dari kita mungkin sudah terbiasa dengannya – yaitu membuka rekening bank dengan sedikit atau tanpa uang sama sekali.

Belahan dunia ini dipilih karena berada di luar koridor perdagangan utama dan mencakup campuran ekonomi berkembang dan maju, mulai dari kekuatan global Australia hingga Vanuatu. Ini merupakan inisiatif baru, sehingga dapat berkembang di luar areanya setelah mendapat lebih banyak pijakan. IBM menggunakan Lumens untuk menggerakkan inisiatif ini. Mungkin merupakan yang pertama.

Energi terbarukan adalah potensi lain cara Stellar Lumens dapat tumbuh di masa depan. Saat ini, Irene Energy mengadakan crowdsale (pendanaan dengan perilisan kripto) di pertukaran internal Stellar. Irene menggunakan blockchain dan kecerdasan buatan untuk memungkinkan pengguna bagi memilih produsen energi mana yang mereka inginkan untuk menerima energi … dan pilihannya termasuk dari tetangga kamu. Kamu dapat menganggapnya sebagai Tinder bagi Sumber Energi – kamu dapat menggeser ke kanan dan kiri untuk memilih sumber mana yang terbaik untukmu. Irene Energy juga mengembangkan fitur-fitur yang memungkinkan tingkat transparansi futuristik dalam rantai pasokan energi.

Saat dunia blockchain bersiap untuk lebih banyak pasangan trading fiat-ke-kripto, Stellar Lumens dapat menjadi yang terdepan. Contoh dari pasangan ini akan menggunakan Schilling Uganda untuk membeli XLM yang nilainya setara. FairX, pertukaran kripto misterius akan datang yang saat ini beroperasi di bawah radar, akan didukung oleh jaringan Stellar. Perusahaan ini akan membawa pasangan-pasangan trading ke jaringan Stellar.

Nah, sekarang kamu sudah tahu apa itu Stellar Lumens dan potensi-potensinya. Sekarang kita akan beralih ke aspek negatif dari Stellar.

Kekurangan Stellar

Potensi Stellar dapat terhambat jika keyakinan hilang dalam tim manajemennya; tim pengembang memegang sisa koin yang akan didistribusikan di masa yang akan datang. Katakanlah jika pendirinya, Jared McCaleb, berakhir dengan gugatan hukum lagi seperti yang dialaminya setelah ia mencoba untuk membuang koin Ripple setelah meninggalkan perusahaan. Jika kepercayaan hilang pada McCaleb, ini bisa menjadi berita buruk bagi Stellar Lumens.

Kekurangan lain adalah ukuran tim Stellar, yang hanya terdiri dari 10 karyawan, 3 anggota dewan komisaris, dan 8 penasihat. Namun, untuk menenangkan kekhawatiran tentang ukuran tim, tim ini terdiri dari para pemimpin dan pakar industri. Seperti pendiri WordPress dan Angelist, CEO Stripe, dan Presiden dari Y Combinator.

Sekali lagi, tim pengembangan ini termasuk orang yang mendirikan Mt. Gox, yang menyaksikan peretasan sebesar 460 juta dolar. Namun, reputasinya dalam bidang teknologi telah menghasilkan dukungan dari beberapa pemikir terbaik dalam komunitas blockchain dan teknologi.

Terlepas dari kenyataan bahwa ia mendirikan Mt. Gox, McCaleb dan timnya bergerak maju dan reputasinya meningkat seiring berjalannya waktu. Dan untuk nama McCaleb, ia mungkin tidak memiliki kendali atas serangan itu meskipun terkait karena ia adalah pendiri situs tersebut. Dia bahkan tidak mengoperasikan Mt. Gox pada saat serangan terjadi.

Untungnya, situs Stellar dan pertukaran internal tidak pernah diretas. Dengan berakhirnya pembahasan kita tentang apa itu Stellar Lumens dan kekurangannya, mari sekarang kita lihat lebih jauh ke dalam berbagai aspek keamanan cryptocurrency XLM.

Apakah Stellar Lumens Aman?

Stellar Lumens memiliki sejarah keamanan yang hampir bersih. Pertukaran dan jaringan Stellar tidak pernah mengalami peretasan. Namun, ada satu kejadian di mana Lumens diambil dari situs web dompet online, tetapi itu di luar kendali XLM; itu adalah hasil dari kecacatan di dalam dompetnya, bukan dalam teknologi Stellar.

BlackWallet.co adalah dompet yang dimaksud; keamanannya terbobol setelah seorang peretas menyuntikkan kode ke akun pengguna dengan mengambil lebih dari 20 XLM. Peretasan ini relatif kecil, yang menggiring pengambilan sebanyak lebih dari $400.000. Namun, sekali lagi, ini bukan kesalahan dari pihak Stellar, melainkan kecacatan keamanan dompet yang dimiliki oleh BlackWallet.co.

Biaya yang sangat kecil yang dikenakan pada setiap transaksi Stellar, (sekali lagi, kurang dari satu sen), digunakan untuk mencegah apa yang dikenal sebagai serangan Denial of Service (DDoS). Serangan tipe  ini biasanya terjadi ketika server sedang banjir. Jadi, dengan memungut sedikit biaya, membanjiri sistem menjadi terlalu mahal bagi penyerang untuk melakukannya.

Ingat, Stellar cukup aman untuk digunakan saat ini sebagai bagian dari inisiatif global blockchain IBM. Kenyataan ini sendiri menggambarkan sedikit akan tingkat keamanannya. Apakah IBM mau bermitra dengan koin penipuan tanpa jaminan?

Bisakah Stellar Disalahgunakan?

Dengan semakin banyak peraturan yang diberlakukan, menyalahgunakan cryptosystem (sistem kripto) menjadi lebih sulit. Sama seperti token atau mata uang lainnya, pelanggaran dapat terjadi dalam sistem tersebut. Perdagangan orang dalam, penipuan finansial, pencucian uang, dan penyembunyian aset dapat terjadi dengan menggunakan mata uang kripto seperti Stellar Lumens.

Tidak ada yang khusus mengenai Lumens yang menonjol sehingga menjadi rentan terhadap serangan. Tetapi hampir semua (kalau bukan semua) cryptocurrency dapat disalahgunakan dengan cara tertentu.

Sebelum kamu pergi, saya hanya punya satu hal lagi untuk dikatakan.

Apa Itu Stellar Lumens: Kesimpulan

Dari berbagai mata uang kripto yang saya pelajari dan teliti, koin ini tampaknya menerima paling sedikit kritik negatif. XLM memiliki tim yang solid di belakangnya, dan sejumlah besar keunggulan dibandingkan proyek yang serupa.

Akan tetapi, sekarang setelah kamu tahu apa itu Stellar Lumens, bagaimana pendapatmu?

Kamu tahu kisah di balik koin ini, dan bagaimana cara kerja transaksinya pada jaringan. Kamu tahu seperti apa masa depan terbentang untuk proyek ini.

Benar-benar tidak banyak kekurangan yang bisa saya katakan tentang Stellar. Apalagi dengan IBM berada di balik koin ini yang sudah menggunakannya dalam aplikasi dunia nyata di Pasifik Selatan. Sekarang waktunya tampak sempurna untuk bergabung dengan saya sebagai sesama Lumenaut.

Namun, dengan demikian, kamu perlu mengingat bahwa ini bukanlah nasehat keuangan. Selalu lakukan riset kamu sendiri sebelum melakukan investasi, konsultasikan dengan profesional, dan jangan pernah berinvestasi lebih dari jumlah yang kamu mampu untuk kehilangan.

Tambahkan Komentar

Klik di sini untuk mengirim komentar

More in Altcoin
XVG Coin: Pelajari Semua tentang Verge Coin dari A sampai Z
XVG Coin: Pelajari Semua tentang Verge Coin dari A sampai Z

Close