Apa itu Mining Reward?
Free Airdrop Season 7 is LIVE! Answer fun questions or do simple tasks to earn rewards from the $30K BitDegree prize pool. Participate Now ! 🔥
Ayo cari tahu arti Mining Reward, definisi dalam kripto, apa itu Mining Reward, dan semua fakta detailnya.
Mining reward, atau block reward, adalah kripto yang diterima miner karena berhasil menemukan dan memvalidasi blok yang berisi data transaksi, untuk selanjutnya ditambahkan ke dalam jaringan blockchain.
Ketika Bitcoin (BTC), yaitu mata uang kripto pertama di dunia, diluncurkan di tahun 2009, mining reward-nya adalah 50 BTC per blok. Bitcoin reward diprogram untuk dilakukan halving setiap 210.000 blok, atau setiap empat tahun sekali. Saat ini, miner Bitcoin menerima 6,25 BTC per blok. Halving berikutnya diperkirakan terjadi di tahun 2024.
Saat mining reward Bitcoin mengalami penurunan, nilai kripto Bitcoin sendiri sebenarnya meningkat secara eksponensial sejak pertama kali diluncurkan. Makanya, miner yang menerima lebih sedikit kripto di tahun 2022 sebenarnya mendapatkan penghasilan yang jauh lebih banyak dibanding yang didapatkan di tahun 2012.
Pasokan keseluruhan Bitcoin bersifat terbatas. Karena jumlahnya semakin berkurang, biaya transaksi Bitcoin diharapkan menjadi sumber pendapatan lain bagi miner kripto karena biaya tersebut termasuk dalam mining reward. Imbalan tersebut ditujukan untuk memberi insentif ke miner supaya menjaga keamanan jaringan.
Sekitar 90% Bitcoin sudah ditambang dan sudah beredar. Dengan demikian, muncul perkiraan bahwa batas maksimal Bitcoin akan tercapai sekitar tahun 2140.
Satu blok Bitcoin bisa berisi sekitar 1 MB data transaksi. Informasi transaksi seperti alamat dompet yang terlibat, jumlah mata uang kripto yang ditransfer, dan tanggal terjadinya transfer disimpan di blok yang kemudian ditambahkan ke rantai.
Miner yang menemukan blok baru yang berisi informasi tentang transaksi yang belum dikonfirmasi dan menyelesaikan hash kriptografi akan menerima block reward. Sistem imbalan ini dapat bervariasi untuk semua crypto. Di banyak kasus, miner pemenang yang mengklaim hadiah blok adalah miner pertama yang menambahkan transaksi ke blok baru.
Mekanisme konsensus Proof-of-Work (PoW) yang digunakan oleh Bitcoin dan mata uang kripto lain cenderung membutuhkan sumber daya yang intensif dan tidak efisien dalam jangka panjang. Beberapa kripto baru dikembangkan dengan menggunakan algoritma konsensus alternatif, seperti Proof-of-Stake (PoS), untuk bisa menerima block reward.
Algoritma konsensus PoS memungkinkan validator blok untuk mengumpulkan uang secara bersama-sama dan mengunci sejumlah mata uang kripto dalam jaringan blockchain. Nilai total investasi nantinya akan digunakan untuk menentukan mining power.
Di beberapa kasus, validator kemungkinan dipilih secara acak untuk menerima hadiah atau imbalan. Validator biasanya diberi imbalan atas upaya mereka dalam penyediaan biaya transaksi.