Apa itu Moving Average (MA)?
Airdrop Gratis Season 7 SUDAH HADIR! Jawab pertanyaan seru atau kerjakan tugas sederhana untuk menangin hadiah dari prize pool BitDegree senilai US$30K. Gabung Sekarang ! 🔥
Ayo cari tahu arti Moving Average (MA), definisi dalam kripto, apa itu Moving Average (MA), dan semua fakta detailnya.
Moving Average (MA) adalah indikator teknis yang bereaksi terhadap perubahan tren pasar keuangan. Makanya, MA digunakan oleh pemasar untuk meramalkan arah tren suatu aset. Konsep dasar MA adalah mengambil harga penutupan rata-rata aset selama periode X.
Grafik MA biasanya terdiri dari dua garis (MA jangka pendek dan MA jangka panjang). Selisih antara garis-garis ini mengindikasikan jumlah volume. Jika celahnya besar, berarti level volumenya sangat tinggi.
Ketika garis MA jangka pendek memotong garis MA jangka panjang dari bawah ke atas, kondisi tersebut dinamakan golden cross, dan menandakan adanya tren bullish (harga naik). Tapi, ketika garis MA jangka pendek memotong garis MA jangka panjang dari atas ke bawah, disebut death cross, dan hal tersebut mengindikasikan tren bearish untuk harga suatu aset (harga sedang menurun).
Mengapa Moving Average (MA) Digunakan?
Pemasar menggunakan MA untuk mengevaluasi support dan resistance aset dengan menganalisis pergerakan pasarnya. MA menggambarkan suatu aktivitas harga secara langsung yang bisa dimanfaatkan oleh investor untuk memprediksi kemungkinan tren bullish atau bearish.
Apa Pengaturan Terbaik Moving Average (MA)?
Pengaturan terbaik untuk Moving Average (MA) adalah:
- MA jangka pendek – 50 hari
- MA jangka panjang – 200 hari
Jenis Moving Average (MA)
Secara keseluruhan, ada empat jenis MA – Smoothed, Weighted, Exponential, dan Simple (atau Aritmatika). Simple Moving Average (SMA) dan Exponential Moving Average (EMA) adalah dua jenis yang paling populer di industri keuangan.
Simple Moving Average (SMA)
Untuk menghasilkan Simple Moving Average (SMA, jumlah semua poin data dalam periode waktu tertentu dibagi dengan jumlah total periode waktu
Rumus untuk menghitung SMA:
Di mana:
n = jumlah total periode waktu
A = rata-rata dalam periode 'n'
Exponential Moving Average (EMA)
Exponential Moving Average (EMA) berfokus pada data harga terbaru dengan tetap mempertahankan informasi harga sebelumnya agar trader bisa memeriksa dan membuat keputusan investasi yang tepat. Makanya, trader lebih memilih menggunakan EMA daripada SMA.
Formula untuk menghitung EMA:
Di mana:
EMA = Exponential Moving Average
Smoothing = 2 (naikkan jika kamu ingin pengamatan harga baru-baru ini berdampak lebih besar untuk EMA)
MA adalah salah satu indikator yang sangat baik untuk trader, tapi yang terbaik adalah menggunakan kombinasi berbagai indikator. Beberapa indikator berguna lainnya termasuk indikator Aroon, OBV, MACD, RSI, dan osilator stokastik.